
Zahra yang sudah mulai jauh terdampar susah untuk di kejar karena aliran air sangat cepat, permukaan air yang Zahra lalui mulai dalam sehingga ia tidak bisa mengampung lagi air telah masuk dalam mulut hidung dan telinganya ditambah karena kepanikan nya ia sampai pingsan tak sadarkan diri lagi.
"ya Tuhan selamatkan lah kak Zahra tolong selamatkan dia" doa Nita dalam hatinya.
Ia sangat ketakutan sampai tubuhnya gemetaran dan meteskan air mata. "kalau sampai kak Zahra tak di temukan bakal tamat lah hidupku juga" batin Nita.
Orang orang disekitar mulai ribut ada yang menonton dan ada juga yang ikut mencarinya.
Pria yang pertama kali mengejarnya tadi telah melihat Zahra namun masih ia mengejar
karena aliran air yang membawa Zahra semakin cepat.
Keributan didepan Villa sampai terdengar di lantai paling atas Hengky dan Viky terbangun dari tidur mereka di susul oleh Nila yang juga mendengar keriburan itu.
"kenapa ribut sekali dibawah Vik?" tanya Hengky berlari di luar kamar.
"aku juga tak tau tuan!" jawab Viky yang menyusulnya keluar.
"ada di bawah kenapa semua pada ribut dan berlarian?" tanya Nila juga yang baru keluar dari kamarnya.
__ADS_1
Viky dan Hengky menoleh melihat Nila bersamaan.
"dimana Zahra Nil?" tanya Hengky mulai panik mendengar keributan itu.
"oh ehm, tadi mereka dibawah tuan ditemani sama Nita!" jawab Nila yang sedikit gugup dan takut.
Hengky yang mendengar jawaban Nila dengan cepat berlari menuruni anak tangga perasaannya sudah mulai tak enak, ia takut jika terjadi sesuatu kepada Zahra.
Viky dan Nila tak tinggal diam mereka juga ikut berlari kebawah dan mencari tau apa yang sedang terjadi.
Langkah kaki Hengky berlari sangat cepat sehingga dengan cepat ia sampai ditempat keramaian itu.
orang orang disekitar pinggir air terjun itu menoleh kebelakang dan memberikan jalan untuknya.
"ada yang terhanyut di air terjun ini tadi tuan, banyak yang mencari namun masih belum mereka temukan" jawaban dari seseorang yang berada disana.
Orang orang di sekitar itu juga tidak melihat siapa yang terhanyut karena mereka hanya mengetahui lewat teman teman mereka yang lain.
Viky dan Nila juga sampai di tempat keramaian mereka melihat sekeliling dan tidak terdapat Zahra dan Nita.
__ADS_1
"Vik, Nita dan Zahra kemana, disini mereka tak ada?" ucap Nila mulai panik dan bingung.
"mari kita cari mereka!" Viky segera menarik tangan Nila dan pergi di keramaian itu.
Hengky yang tidak melihat keberadaan Zahra disana dia mulai curiga dengan segera ia juga melompat kebawah dan berenang mengikuti yang lain untuk mencari.
"Nil itu Nita disana ayo kita samperi!" Viky yang terus berlari cepat.
"Nita Kau kenapa kebasahan seperti ini dan Zahra dimana?" teriakan Nila menghampiri adiknya.
Nita mendengar suara kakaknya menoleh untuk melihat, ketakutan mulai menyelimuti dirinya ia tidak tau mesti apa yang harus ia katakan jika Zahra tak bisa diselamatkan lagi.
"kak..! Nita memeluk kakaknya dan menangis.
"ada Nit, apa yang terjadi tolong jelaskan sama kakak!" tegas Nila mulai tidak tenang.
"tadi aku dan kak Zahra berenang kak, terus aku tidak melihat kapan kak Zahra terhanyut terbawa arus!" suara Nita sudah mulai serak sambil menangis ia sangat takut di marahi sama kakaknya.
DEG
__ADS_1
Jantung Nila berdetak hebat tangannya gemetar sangat kaget mendengar ucapan Nita. Pikirannya seketika kacau bercampur takut ia tidak tau apa yang terjadi setelah ini apakah di pecat dari kerjaannya atau di penjara karena kejadian ini menyangkut adiknya.