Ketika Suami Ku Mendua

Ketika Suami Ku Mendua
Arga mulai di bebaskan


__ADS_3

Tidak terasa hari bergulir begitu cepat, dan hari ini tepat satu tahun lama nya Arga Sadewa berada di dalam penjara.


Dan hari ini juga, Arga akan segera di bebaskan dengan bebas bersyarat, setelah mengorbankan seluruh harta benda milik nya untuk mengganti rugi uang yang sudah dia gunakan


Akhirnya Arga mendapatkan keringanan hukum... sungguh Arga merasa sangat bahagia, setelah beberapa bulan mendekam di dalam penjara kini Arga bisa menghirup udara bebas kembali...


Sedangkan di rumah mewah milik keluarga Fernandez, hari ini Aira beserta keluarga kecil nya sudah bersiap siap untuk menyambut Arga yang akan segera keluar dari penjara..


Laura dan Jason benar-benar merasa senang, karena akhirnya papi mereka bisa bebas kembali untuk menghirup udara segar...


"Sayang, apakah kalian sudah siap untuk bertemu dengan papi? "


Tanya Aira kepada kedua anak nya,


"Sudah mami, kami sangat ingin melihat papi lagi, semoga saja setelah papi keluar nanti dia akan lebih sayang kepada kami"


Jawab Jason memasang wajah sedih, dia sangat mengerti dengan apa yang terjadi oleh papi kandung nya tersebut, dan sungguh. sangat bersyukur setelah mengetahui jika papi nya akan segera keluar dari tempat itu...


Gio yang melihat kesedihan terhadap putra nya pun langsung merangkul tubuh Jason dengan sayang, dia mengajak Jason untuk segera naik kedalam mobil mereka...


"Anak muda papa, sekarang ayo kita segera masuk ke mobil, jangan bersedih, karena seorang ksatria tidak pantas bersikap seperti itu"


Bisik Gio membuat Jason langsung tersenyum senang...


Gio adalah sosok ayah yang sangat mengerti perasaan putra nya, bahkan Gio yang selalu memberikan semangat untuk Jason agar bisa menjadi seorang pria yang bercita cita tinggi.


Setelah beberapa jam kini mereka berempat sudah berada di dalam perjalanan, Laura terus mengoceh soal adik yang di janjikan oleh Aira...


Seperti nya gadis kecil itu sudah mulai beranjak besar, karena dia telah memiliki rasa kasih sayang yang tinggi terhadap seorang adik...


Dan tidak terasa kini mobil milik Gio telah tiba di parkiran kantor polisi, Aira bersama Gio sama sama menggandeng kedua anak mereka untuk masuk ke dalam ruangan yang ada di dalam gedung,


Tepat pukul sembilan pagi, Arga Sadewa akan keluar dari masa tahanannya, dan Aira akan menjemput mantan suami nya itu bersama kedua anak dan juga suami nya..


Aira ingin membuat Arga merasa jika dia tidak lah sendiri, karena dia masih memiliki kedua anak yang sangat perduli terhadap dirinya..

__ADS_1


Setelah beberapa menit menunggu.. akhirnya yang di nanti nantikan pun telah tiba juga


Arga telah keluar dengan di antar oleh seorang penjaga lapas,


Arga sungguh bahagia ketika melihat ke arah depan, ternyata kedua anak nya telah berdiri sambil tersenyum menatap ke arah nya...


Sungguh hati Arga benar-benar merasa senang, ternyata masih ada yang memperdulikan nya saat ini, walaupun Arga tidak bisa berkumpul lagi seperti dahulu, tapi setidaknya kedekatan mereka masih terjalin dengan baik...


"Papi.... Laura kangen"


Teriak Laura berlari mendekati Arga , dengan cepat pria itu langsung berlutut untuk memeluk tubuh putri kecil nya tersebut...


"Papi juga sayang, terimakasih ya karena sudah mau menjemput kepulangan papi"


Ucap Arga meneteskan air mata...


Jason yang melihat itu pun ikut mendekati mereka berdua, dia memeluk Arga dari arah samping tubuh pria tersebut...


"Selamat bertemu lagi pi, akhirnya papi bisa bebas kembali"


"Terimakasih putra ku, maaf jika aku sudah tidak bisa menjadi seorang ayah yang baik untuk mu, aku berjanji akan mengganti semua waktu yang telah terbuang di masa lalu, beri kan papi kesempatan sekali lagi ya nak"


"Iya pi... Jason sudah memaafkan semua kesalahan papi, semoga papi bisa menjadi papi yang baik untuk kami berdua"


Jawab Jason dengan tegas, kini tatapan Arga mulai mengarah ke arah Aira dan juga Gio..


Arga tersenyum manis menatap ke arah mereka berdua, rasa nya Arga sudah mengikhlaskan semua yang terjadi kepada diri nya


Dan Arga merasa bahagia ketika melihat Aira mantan istri nya bisa menemukan suami yang sangat baik seperti seorang Gio...


"Aira terimakasih karena kau sudah menjadi mantan istri yang baik, kau bisa membawa anak anak kita untuk tetap menyayangi dan menghormati ku, aku sungguh merasa berhutang budi dengan mu Aira"


Kata Arga sambil berdiri dari berlutut nya, sedangkan Laura telah berada di gendongan Arga...


Aira tersenyum ramah menatap mantan suami nya tersebut, begitu juga dengan Gio,

__ADS_1


Pria itu bersikap ramah tamah terhadap Arga yang pernah menjadi saingan nya untuk mendapatkan Aira...


"Gio... terimakasih juga karena kau sudah mengizinkan mantan istri ku bersama kedua anak ku untuk menjemput kepulangan ku dari tempat ini, sungguh kau sangat berhati besar Gio"


Ucap Arga dengan tulus..


"Sama sama Arga, sekarang kau mempunyai waktu untuk menebus kesalahan mu kepada kedua anak mu, jadi lah ayah yang baik Arga dan kau bisa memulai kehidupan mu agar lebih baik lagi"


"Pasti... aku akan melakukan apa yang kau ucapkan, "


Jawab Arga tersenyum senang, hingga beberapa menit kemudian tiba-tiba saja pintu ruangan tersebut mulai terbuka dengan sedikit kencang


Membuat mereka semua mulai menatap ke arah pintu tersebut...


"Oh... jadi sekarang kalian semua sedang berkumpul di sini, apakah kau sudah berbaikan dengan mantan istri mu itu mas Arga, "


Teriak seorang wanita yang tak lain adalah Dara..


Wanita itu datang sambil menggendong seorang bayi di tangan nya, dia sudah berpenampilan sangat cantik dan juga seksi persis seperti seorang wanita J*l*ng yang ingin mencari mangsa..


Aira sungguh muak melihat wanita tidak tahu malu tersebut, seperti nya Dara kini telah melahirkan dan kembali bersikap jahat seperti dahulu...


"Cih... apakah kau tidak malu Aira, sekarang setelah kau menceraikan suami mu dan menikah lagi dengan seorang pria kaya seperti mas Gio, kini kau berusaha untuk mendekati mas Arga kembali, apakah belum cukup pria yang telah kau dapat kan itu Aira"


"Tutup mulut mu Dara, jangan membuat aku menjadi wanita keji yang tega menyakiti mu, aku benar-benar sungguh muak dengan wajah mu itu Dara"


"Hahaha....... tentu saja kau tidak akan suka melihat ku Aira, karena aku lebih cantik di bandingkan diri mu, bukti nya....


" Diam kau Dara..., jika kedatangan mu ingin membuat keributan, lebih baik kau pergi dari sini, aku sungguh sudah tidak menganggap mu sebagai istri ku lagi Dara, karena kau sudah melupakan ku di saat aku berada di dalam penjara, kau menipu ku Dara"


"Oh... jadi sekarang kau juga sudah mulai membela wanita ini mas,.... baiklah... jika kua memang sudah tidak menganggap ku sebagai istri mu lagi, tidak apa apa, aku akan menerima nya, tapi kau harus menjaga anak yang sudah ku lahirkan ini, karena aku akan pergi jauh dari kalian semua"


"Apa maksud mu Dara? apakah kau sudah gila!"


Teriak Arga terkejut setengah mati, kini Dara sudah menaruh bayi mungil itu ke atas tangan Arga, sedangkan Laura telah berdiri di samping Aira karena merasa takut dengan wanita yang baru saja tiba saat ini...

__ADS_1


__ADS_2