
Setelah selesai membahas kamar mandi yang membuat Arga harus merasakan senam jantung,
Kini Aira kembali melangkah kan kaki nya menuju ke arah ranjang kecil milik suami nya tersebut...
Sebenarnya,saat Arga memeluk tubuh Aira dengan erat beberapa menit yang lalu, tanpa Arga sadari jika Aira telah menghirup wangi sesuatu yang membuat diri nya kembali merasa curiga..
Mungkin Arga tidak menyadari nya, tapi Aira yang sudah sangat lama mengenal bau suami nya tersebut, bisa mengetahui,
Jika di baju bagian dada Arga tercium bau seperti handbody milik seorang wanita,
Aira benar benar merasa kecewa dan kesal dengan suami nya tersebut, makan nya wanita cantik itu langsung mengarahkan kaki nya menuju ke arah kamar mandi..
Dan setiba nya di kamar mandi, Aira langsung membuka pintu yang telah terbuka karena mendengar suara seseorang yang berlari di semak belukar tepat tak jauh dari kamar suami nya..
Sungguh hati Aira benar benar merasa sangat sakit dan juga tercabik cabik...,, tapi Aira mencoba bertahan sampai akhir nya dia bisa membuktikan nya sendiri..
Arga sudah pasti tidak akan mengaku jika di tanya dengan cara memaksa, karena Aira belum menemukan bukti apa pun,
Makan nya Aira memilih berpura-pura bodoh, agar suami nya tidak semakin waspada terhadap diri nya
"Sayang, ayo duduk dulu, kamu pasti capek setelah perjalanan jauh"
Ajak Arga mendudukkan Aira di atas tempat tidur milik nya..
Saat ini Aira mencoba untuk tetap tenang, dia sebisa mungkin menahan air mata yang seakan ingin minta di keluarkan..
"Iya, mas, aku mau minum"
Ucap Aira membuat Arga langsung mengambil kan air minum yang ada di atas nakas, dan ketika akan menuangkannya ke dalam gelas, ternyata air minum itu sudah habis membuat Arga harus mengambil nya ke luar kamar..
"Sayang... minum nya habis, aku ambil sebentar ya ke dapur proyek"
"Iya.. jangan lupa bawa gelas yang baru mas, aku gak mau pakai gelas yang kamu pegang"
"Oh.. iya sayang, aku lupa jika istri ku ini sangat lah pembersih, ya udah mas tinggal sebentar"
Ucap Arga keluar dari kamar tersebut, setelah melihat kepergian Arga, Aira langsung tersenyum kecut , bukan pembersih tapi Aira sangat jijik jika dia harus meminum bekas gelas orang lain...
Aira mencoba untuk kuat, dan saat dia sedang memperhatikan kamar tersebut, Tiba-tiba saja mata Aira tertuju kepada paperbag yang tersusun rapi di atas sofa di kamar suami nya..
Tanpa sadar kini Aira sudah berjalan ke arah paperbag tersebut
__ADS_1
Untuk melihat isi di dalam nya, sungguh kali ini Aira benar-benar merasa yakin, jika suami nya memang memiliki wanita idaman lain...
Bagaimana bisa seorang suami yang setia dan baik seperti Arga , tega menduakan diri nya di saat pria itu hanya berjauhan jarak sebentar dengan dirinya..
Hati Aira benar-benar hancur, tanpa terasa, air mata Aira sudah jatuh tidak terbendung
Dia menuang isi kelima paperbag tersebut diatas ranjang suami nya..
Dan terlihat lah barang barang mahal yang masih baru di beli dengan harga fantastis, mulai dari tas , hells, baju, gaun, alat make up, parfum, serta sebuah kotak perhiasan..
Aira langsung menutup mulut nya dengan rapat..., benarkah barang barang ini adalah milik wanita simpanan suami nya,
Sungguh hati Aira tercabik cabik saat ini, Jawaban apa yang akan suami nya ucapkan jika Aira menanyakan soal barang barang mewah tersebut..
Hingga beberapa menit kemudian, Aira mencoba menenangkan diri nya, dia tidak boleh lemah sebelum bisa membuktikan jika suami nya memang sedang bermain api,
Percuma jika memaksa seorang maling untuk mengakui diri nya memang lah maling , karena sampai kapan pun mereka akan tetap bersikekeh jika mereka bukan maling sebelum orang lain bisa membuktikan nya dengan nyata..
Aira langsung merogoh bedak dan lipstik nya dari tas yang dia bawa,
Dan wanita itu mengoles wajah nya kembali agar tetap terlihat cantik, jangan sampai Arga mengetahui jika dia habis menangis karena merasa curiga.
Hingga tak lama kemudian, terdengar suara pintu yang di buka dari luar
Aira tersenyum saat menatap ke arah pria romantis tersebut , sungguh tidak bisa di duga jika benar suami nya ini sedang bermain api di belakang Aira..
"Mas.. kamu bawa apa? "
Tanya Aira dengan lembut, membuat Arga langsung menatap ke arah istri nya tersebut..
Degghh....
Jantung Arga kembali berdetak dengan sangat kencang, saat melihat apa yang telah berada di atas ranjang nya saat ini..
Arga langsung menatap ke arah wajah Aira yang sudah menampilkan senyuman manis nya..
"Sayang......!!
" Mas... kamu sengaja ya mau kasih aku surprise dengan membelikan barang barang mewah ini? "
Tanya Aira tersenyum menyeringai, Arga langsung menaruh nampan yang sedang dia pegang ke atas nakas jangan sampai tangan nya yang sedang bergetar terlihat oleh istri nya tersebut.
__ADS_1
"Emm.... iya. sayang, aku.... aku sengaja membelikan nya untuk mu"
Jawab Arga gagu....
"Wah... suami ku baik banget ya, mas ingat gak kalau aku tuh udah lama banget gak belanja barang mewah kayak gini, karena aku inget perkataan mas yang nyuruh aku buat berhemat untuk terus menabung"
"Iya aku ingat sayang, makan nya aku sengaja beli ini semua untuk kamu karena kamu sudah lama tidak berbelanja barang barang mewah"
"Uh... kamu romantis banget sich mas.., aku jadi makin cinta deh"
Ucap Aira sambil memeluk suami nya dengan terpaksa..
Aira dapat merasakan detak jantung Arga yang terdengar sangat kencang, bahkan tubuh pria itu juga bergetar dengan hebat
Sungguh untuk pemula seperti Arga memang belum terlalu pintar bersikap biasa biasa saja saat sedang berbohong, karena Arga masih belum ahli di bidang tersebut
Setelah puas merasakan tubuh suami nya, yang bergetar, Aira langsung mengambil kotak perhiasan yang terdapat emas permata di dalam nya,
Aira sangat ingin suami nya sendiri yang memasangkan kalung itu ke leher putih milik nya..
"Ini buat aku juga kan mas.., aku mau dong di pakaikan sama kamu mas"
Ucap Aira mengarahkan kalung berlian tersebut, dengan terpaksa Arga melakukan apa yang di perintah kan oleh istri nya tersebut,
Aira berjanji jika ini adalah awal dari perang Dingin yang akan dia lakukan bersama wanita idaman suami nya yang belum dia ketahui siapa wanita itu..
"Kalung ini sebagai pertanda jika aku menantang kamu wanita ****** "
Gumam Aira di dalam hati, setelah kalung itu terpakai dengan sempurna,
Aira langsung berbalik dan menatap ke arah suami nya kembali..
"Mas.. gimana, cocok kan sama aku? "
"Iya Ai.., kau terlihat sangat cantik, "
"Benarkah..! oya mas aku mau tanya sama kamu, tapi harus jawab jujur"
"Mau.. tanya apa sayang? "
Ucap Arga merasa tidak tenang..
__ADS_1
"Tadi waktu aku baru tiba kesini dan kamu peluk aku dengan erat, kok aku merasakan senjata kamu berdiri dengan tegak ya mas...! memang nya kamu sedang apa mas di dalam kamar ini sebelum aku datang? apakah kamu sedang melihat film yang panas..? "
Tanya Aira yang kembali membuat Arga menjadi terdiam...