Ketika Suami Ku Mendua

Ketika Suami Ku Mendua
Putus nya urat malu Dara


__ADS_3

Suara tawa Aira , Rio dan juga Pandi benar-benar membuat seorang wanita bernama Dara itu menjadi sangat panas..


Dia baru saja keluar dari mini market yang ada di samping perusahaan tersebut, dan tanpa di sangka jika perusahaan yang dia ketahui adalah milik suami nya telah kembali ber operasi kembali, tentu saja hal itu membuat Dara senang bukan kepalang


Tidak mau tahu siapa orang yang telah membuka nya, karena yang Dara ingin kan saat ini hanyalah masuk ke dalam perusahaan tersebut dan menjadi pemilik baru nya...


Mata Dara semakin menajam saat melihat ejekan yang di lontarkan dari mereka bertiga,


Dara benar-benar marah dan juga dendam kepada wanita yang bernama Aira


"Hentikan!!.... kalian bisa bisa nya menertawakan aku, aku benar-benar marah Aira"


Teriak Dara tidak terima, membuat Aira dan yang lain nya langsung menghentikan tawa mereka..


"Sebenarnya apa mau mu Dara? apakah kau belum puas juga sudah merusak rumah tangga ku di masa lalu, bahkan karena ulah mu itu kedua anak ku harus menerima kehilangan sosok seorang ayah, dimana hati nurani mu sebagai wanita Dara, dan sekarang lihat lah perut mu itu, kau sedang hamil bukan? "


Tanya Aira menatap ke arah perut Dara yang sudah sangat membuncit..


"Iya.. aku memang sedang hamil saat ini, dan ini adalah anak kandung mas Arga, apakah kau tahu artinya Aira! itu arti nya semua harta peninggalan mas Arga, harus jatuh kepada anak ku ini "


"Cih.... aku tidak menyangka, jika semua pelakor seperti mu itu, memang sangat rakus dengan uang, sungguh menyedihkan sifat mu itu Dara, jika kau kau ingin kaya, lebih baik kau usaha sendiri, bukan malah merebut milik orang lain"


"Tutup mulut mu Aira!! aku tidak pernah merebut, aku hanya meminta hak suami ku, sekarang berikan kunci dari perusahaan ini, semua ini adalah milik suami ku, dan juga rumah yang pernah kalian tinggali berdua, cepat berikan kunci nya"


"Apa kau sudah gila Dara! apakah kau fikir semua harta yang kami dapatkan secara bersama-sama sewaktu menikah adalah milik mas Arga semua nya! kau benar-benar serakah Dara, sangat menjijikan"


"Jangan banyak bicara Aira, aku sudah tahu jika mas Arga terpaksa memberikan nya kepada mu, karena dia itu kasihan dengan mu, sekarang kembali kan milik nya kepada ku, karena aku adalah istri sah nya saat ini"


"Benarkah...!! dasar wanita tidak tahu malu, sebelum aku menyeret mu secara paksa, lebih baik kau pergi dari tempat ini, atau aku akan berbuat kasar kepada mu Dara"


"Memang nya apa yang ingin kau lakukan dengan wanita hamil seperti ku, aku yakin kau tidak akan tega, kau itu kan sok kebaikan dan juga bodoh"


"Jangan menguji kesabaran ku Dara, karena aku bukan lah Aira yang dulu, yang bisa kau tipu dengan mudah, aku bisa melakukan hal keji jika kau mau Dara"

__ADS_1


Ucap Aira dengan mata memerah, sungguh dia benar-benar merasa muak dengan wanita yang ada di depan nya saat ini


Dara telah membuktikan jika dia adalah wanita kelas rendahan, yang tidak mempunyai etika dan juga rasa malu..


Dara yang di tatap dengan sangat tajam pun langsung merasa takut, seperti nya ini bukan lah waktu yang tepat untuk melawan Aira


Karena dia sadar jika perut nya sudah mulai membesar, dengan terpaksa Dara melangkah pergi meninggalkan Aira..


Dan sebelum pergi, Dara sempat mengatakan sesuatu yang membuat seorang Aira merasa sangat marah..


"Baiklah.. aku akan pergi untuk sementara, karena aku akan kembali suatu saat nanti, untuk mengambil harta ku dan juga suami mu lagi"


Ucap Dara melangkah pergi meninggalkan Aira...


Aira sangat marah dengan perkataan dari wanita tersebut, bagaimana mungkin Dara tidak merasa jera sedikit pun


Harus kah Aira melakukan kekerasan terhadap wanita hamil yang tak tahu diri itu...


"Aaaaakhhh..... lepaskan, apa yang kau lakukan sialan"


Teriak Dara membuat semua orang mulai menatap ke arah diri nya..


Kali ini Aira telah menarik rambut Dara dari arah belakang, sehingga menimbulkan rasa sakit yang teramat sangat...


"Jangan pernah kau kembali ke hadapan ku lagi wanita murahan, karena jika sampai itu terjadi, maka aku sendiri yang akan menghabisi nyawa mu, jika kau tak percaya, lakukan saja"


Bisik Aira tepat di telinga Dara, yang sedang mendongak ke arah belakang , setelah itu Aira langsung melepaskan tarikan nya membuat Dara berlari dengan sangat kencang...


Bahkan di tengah perjalanan, Dara sempat terjatuh membuat perut buncit nya sedikit mengalami benturan..


"Aakhhh..... ini semua karena Aira, kenapa sekarang dia berubah menjadi sangat menyeramkan, bukan kah dahulu Aira terlihat lugu dan juga bodoh.., uhk... perut ku terasa sakit"


Gumam Dara sambil berusaha bangkit dari jatuh nya..

__ADS_1


Dia langsung menyetop taksi untuk mengantar nya ketempat kos san milik nya..


Sedangkan Aira, kini sudah bisa kembali tenang, membuat kedua pria yang sedang menatap Aira sedari tadi langsung berlari mendekati diri nya...


"Wah.... ibu sangat lah hebat, saya bangga dengan keberanian ibu, untuk mengusir pelakor itu"


Ucap Pandi memuji Aira,


"Iya, kau benar,Aira aku rasa Dara itu adalah wanita yang tidak tahu malu, dia akan selalu datang untuk mengusik kehidupan mu, apakah kita harus memberikan nya sebuah pelajaran berharga Aira? "


Tanya Rio dengan intens, membuat Aira membalas tatapan pria tersebut..


"Aku tidak mau berurusan lagi dengan nya, tapi jika dia masih mengusik ku juga, maka aku sendiri yang akan membuat nya menjadi jera, sekarang biarkan saja dahulu, karena dia sedang mengandung, tapi... beberapa bulan lagi jika dia masih datang mengusik, maka aku tidak akan segan segan menyuruh orang lain untuk menculik dia dan membuang nya ke tempat yang jauh"


"Wah.... mantap itu ibu, aku sangat suka dengan ide mu, aku sungguh tidak pernah menyangka jika wanita kampungan seperti dia, bisa seberani itu kepada kita"


"Dia itu sudah di butakan oleh uang dan nafsu jahat, jadi siapa pun orang nya bisa berubah dalam sekejap, sekarang ayo kita lanjutkan pekerjaan kita"


Ajak Aira kepada kedua rekan nya tersebut, hingga akhir nya mereka kembali masuk ke dalam perusahaan untuk melakukan rapat..


Aira sudah mengambil keputusan, jika dia akan mengubah nama perusahaan nya menjadi "Global Konsultan " dan mengesahkan nya secara hukum negara,dengan begitu siapa pun orang tidak akan bisa menganggu gugat apa yang akan dia berikan kepada Jason putra nya..


Begitu juga dengan rumah peninggalan pernikahan nya bersama Arga,


Aira akan mengubah nama sertifikat agar menjadi milik nama Laura secara sah di mata hukum


"Aku ingin secepatnya nya di ubah Rio, agar kejadian seperti tadi tidak dapat terulang kembali, harta ini adalah harta bersama aku dan mas Arga, jadi sudah sepantasnya jika menjadi milik kedua anak ku, bukan menjadi milik anak orang lain, "


Ucap Aira dengan tatapan serius, membuat Rio langsung menyetujui keinginan Aira..


"Baiklah.. hari ini juga aku akan mengurus nya kepada pengacara kita"


Jawab Rio tersenyum...

__ADS_1


__ADS_2