Ketika Suami Ku Mendua

Ketika Suami Ku Mendua
penyesalan Arga


__ADS_3

Malam hari nya, Nadia sudah tiba di rumah dengan membawa banyak perlengkapan untuk Aira,


Dia terpaksa berbohong kepada kedua anak Aira dengan mengatakan jika mami mereka sedang pergi untuk melakukan pekerjaan penting bersama mama nya tante Nadia, sedangkan kedua orang tua Aira sudah mengetahui tentang apa yang di lakukan oleh Arga kepada putri nya tersebut...


Bahkan Nadia memberi tahu kan video yang sempat dia rekam kepada kedua orang tua Aira, dan tentu saja hal itu membuat papa nya Aira menjadi marah besar,


Sangat ingin pria tua itu menembak menantu nya sendiri dengan senapan yang dia miliki...


Setelah menjelaskan rencana yang akan Aira buat, maka kedua orang tua Aira memutuskan untuk mendukung sepenuh nya apa yang akan Aira lakukan, dan mereka akan sangat senang karena bisa menjaga kedua cucu mereka dengan baik....


"hay Ai... Apakah kau sudah lumayan baikan sekarang? "


Tanya Nadia memeluk Aira dengan sayang,


"Sudah kok, aku sudah lebih baik sekarang, oya bagaimana dengan anak anak ku? apakah mas Arga ada mendatangi mereka? aku takut jika mas Arga mengambil mereka berdua Nad? "


Tanya Aira dengan wajah panik, sedari tadi dia terus merasa tidak tenang, karena Aira telah meninggal kan kedua anak nya di rumah kedua orang tua nya...


"Tidak Ai, dia tidak ada datang kerumah orang tua mu, karena ayah mu sudah menyiapkan senapan yang panjang untuk menghabisi nya"


"Benarkah...! aku... aku sangat berterimakasih dengan kau dan juga kak Gio, jika kalian berdua tidak ada maka aku pasti akan habis di dekap oleh suami ku sendiri"


"Aku tidak akan membiarkan itu terjadi Aira, sekarang kamu tenang kan fikiran mu untuk beberapa hari ini, karena orang tua mu akan menjaga Laura dan juga Jason, "


"Iya Nad.. oya tadi kak Gio menemui ku,kata nya dia ingin mengurus surat perceraian aku dan mas Arga, apakah kau masih menyimpan video bukti perselingkuhan itu Nad? "


Tanya Aira dengan wajah panik, entah mengapa saat ini Aira benar benar merasa takut jika harus berhadapan kembali dengan suami nya tersebut..

__ADS_1


Arga tidak pernah berlaku kasar kepada Aira, jadi saat pria itu melakukan kekerasan, maka Aira menjadi sangat trauma dan juga takut..


Aira sungguh membenci pria itu, dan Aira berdoa agar Arga bisa mendapatkan balasan yang setimpal,


"Nad... aku benar-benar membenci mas Arga dan juga wanita murahan itu, karena mereka berdua hidup ku dan kedua anak ku menjadi hancur , aku ingin sekali melihat mereka menderita Nad... memberikan pembalasan setimpal untuk mereka berdua"


Ucap Aira dengan menetes kan air mata nya, masih teringat di benak Aira saat Arga menyeret tubuh nya dengan sangat kasar, bahkan tangan Aira sangat terasa sakit akibat tarikan paksa tersebut ,


Di tambah lagi dengan tamparan Arga yang dia layang kan sebanyak dua kali benar-benar membuat diri Aira menjadi sangat trauma...


"Sabar Ai, kita pasti akan membalas perbuatan suami mu itu, bukan kah semua harta Arga sudah kau kuasai, jadi sekarang Arga tidak mempunyai apa pun lagi bukan? "


"Iya, tapi dia masih memiliki keuntungan dari perusahaan milik nya, dan keuntungan itu sangat lah besar Nad, aku yakin dengan uang tersebut mas Arga akan tetap bisa hidup mewah bersama Wanita murahan tersebut"


"Tidak... kau salah Ai, apakah kau lupa jika Rio pernah mengatakan jika Arga telah mengambil banyak uang perusahaan yang ada di bank milik keluarga kami, aku rasa kak Gio mempunyai rencana untuk mengusut nya Ai, agar pemilik perusahaan asing itu bisa mengetahui jika pemegang proyek yang mereka percaya sudah melakukan korupsi secara pribadi"


"Jangan susah susah untuk berfikir sayang ku Aira, karena semua akan di lakukan oleh kak Gio, kau istirahat lah sejenak agar tubuh dan fikiran mu biss kembali tenang dan baik Aira"


"Terimakasih Nad... aku sangat bahagia karena kalian berdua mau membantu ku, terutama kak Gio, karena aku mengira jika selama ini dia membenci ku, tapi seperti nya pemikiran ku itu salah, karena kak Gio ternyata tidak membenci ku"


Ucap Aira tersenyum.. dia mencoba melupakan sejenak rasa sakit di hati nya yang di sebab kan oleh suami nya sendiri...


"Ai... seperti nya kau belum mengerti juga dengan perasaan kak Gio, dia tidak pernah membenci mu Ai, tapi dia hanya ingin menjaga perasaan nya sendiri agar tidak menyukai wanita yang sudah ber suami, dan sekarang mungkin kak Gio akan memperjuangkan mu Ai, walaupun kau belum siap untuk membuka hati kepada pria mana pun lagi "


Gumam Nadia di dalam hati nya, Nadia berdoa semoga saja Gio dan Aira akan berjodoh di masa depan yang akan datang


*****

__ADS_1


Sedangkan di tempat lain, tepat nya di perkarangan rumah mewah milik Arga dan Aira, pria penghianat tersebut baru saja tiba di depan rumah milik nya..


Setelah kejadian keributan di dalam Apartemen nya, Arga langsung jatuh pingsan karena pukulan yang di berikan oleh Gio kepada dirinya...


Dan Arga baru saja sadar dari pingsan nya tepat pukul tujuh malam tadi, setelah sadar Arga langsung mengamuk marah kepada Dara..


Dan Dara hanya diam menerima amukan dari Kekasih nya tersebut...


Kini Arga sudah berdiri di depan pintu rumah nya, dia berharap agar istri nya Aira mau memafkan diri nya kembali,


"Sayang.... buka pintu nya, aku pulang sayang"


Ucap Arga dengan suara yang lemas tak bertenaga, sekarang rasa penyesalan mulai menyerang dirinya ,


Arga sangat takut jika Aira memilih berpisah dan pergi dari kehidupan nya, bukan hanya Aira yang akan hilang tapi harta dan juga kedua anak nya akan meninggalkan nya bersama kepergian Aira...


"Sayang.... tolong maafkan aku, aku benar-benar sudah sadar sekarang, aku menyesal Aira , aku menyesal, tolong maafkan aku Aira"


Ucap Arga di depan pintu rumah, tanpa dia tahu jika Aira dan kedua anak nya sudah tidak pulang kerumah sejak tadi siang...


Rumah Arga di kunci dengan rapat oleh Aira, jadi sudah di pastikan jika Arga tidak bisa masuk ke dalam untuk beristirahat...


Arta terus menjerit memanggil nama Aira, hingga dia ketiduran di lantai teras karena rasa sakit mulai mendera wajah nya kembali...


Gio benar-benar memberikan bogem mentah hingga berkali-kali dengan sangat kuat, membuat Arga langsung ambruk dan tak sadar kan diri...


"Aira.. maafkan aku Aira... aku benar-benar menyesal Aira"

__ADS_1


Gumam Arga di dalam tidur nya yang berada di atas lantai....


__ADS_2