Ketika Suami Ku Mendua

Ketika Suami Ku Mendua
Menjalankan Rencana Aira


__ADS_3

Aira yang awal nya ingin membangun kan suami nya tersebut pun langsung mengabaikan pria itu dan segera pergi keluar dari kamar


Setelah itu Aira mulai mengantarkan kedua anak nya untuk berkunjung ke rumah orang tua nya,


Entah apa yang harus dia katakan di saat kedua orang tua nya menanyai keberadaan suami nya nanti


Karena Arga sudah sangat lama tidak pernah berkunjung ke rumah orang tua Aira, dia selalu sibuk dan tidak bisa menyempatkan waktu untuk berkunjung..


Tidak terasa kini mobil Aira sudah tiba di perkarangan rumah yang lumayan mewah,


Dan setelah itu Aira bersama kedua anak nya langsung turun menuju masuk ke atas teras hingga tak lama kemudian, pintu mulai terbuka dan keluar lah kedua orang tua Aira yang tersenyum bahagia menyambut kedatangan mereka...


"Kakek... nenek... Laura kangen"


Teriak Laura langsung memeluk ibu Aira dengan erat


"Iya sayang ***** dan kakek juga sangat kangen sama kamu sayang,dan sama Jason juga"


Ucap Ibu Aira yang bernama ibu Sofi, dia langy memeluk Laura dan juga Jason, begitu juga dengan ayah Aira, mantan dari tentara negara A, yang kini sudah pensiun dari pekerjaan nya..


"Ibu, apakah apakah bapak dan ibu sehat selalu? "


Tanya Aira sesudah memiliki kedua orang tua nya tersebut...


"Baik sayang, kamu sendiri bagaimana nak? kamu sehat kan sayang? "


"Aku sehat kok buk, dan aku juga sangat merindukan kalian berdua"


Ujar Aira dengan perasaan sedih dan hal itu bisa di sadari oleh ibu Sofi, karena wajah Aira tampak murung tidak bersemangat..


Setelah berpelukan mereka langsung masuk ke dalam rumah di ikuti olehnya Aira yang ada di samping ibu nya..


"Nak.. apakah suami mu sangat lah sibuk, seperti nya dia sudah lama tidak main ke rumah lo"


Ucap Ibu Sofi lembut, membuat Aira mulai diam membisu

__ADS_1


"Emm... iya ibu, ayah, mas Arga memang sedang sangat sibuk, tapi... aku belum bisa menceritakan nya kepada kalian berdua, karena aku belum mendapatkan bukti yang kuat Ayah, ibu"


Jelas Aira bersedih membuat Ayah Aira yang bernama Danu langsung menatap wajah putri nya dengan lama


"Apakah telah terjadi sesuatu dengan kalian berdua Aira? "


"Iya ayah tapi untuk saat ini aku belum bisa menceritakan nya, berikan aku waktu ya Ayah"


Ucap Aira memegang tangan pria yang sudah mulai keriput tersebut,


Ayah Danu langsung memeluk putri nya dengan erat, dia sangat mengenal bagaimana karakter Aira tersebut, dan dia sangat yakin jika Aira akan menjadi pribadi yang sangat baik dan juga dewasa dalam mengambil keputusan,


"Ayah percaya kepada mu Aira, semoga kau bisa memilih keputusan yang tepat, sekarang apakah kau akan segera pergi? "


Tanya Ayah menatap wajah Aira, membuat Aira langsung menganggukkan kepala nya..


"Pergilah, anak anak mu biar kami yang menjaga, selesai kan semua urusan mu, ayah dan ibu akan mendukung mu nak"


"Terimakasih ayah , ibu... aku benar-benar merasa kuat sekarang, Baik lah jika begitu aku pergi sekarang ya buk, karena aku akan menjemput winda terlebih dahulu"


"Iya, Hati-hati sayang, ibu akan mendoakan mu"


Setelah berpamitan kepada kedua anak nya Aira langsung keluar dari rumah menuju masuk ke dalam mobil...


Tujuan Aira saat ini adalah sebuah Cafe yang sudah menjadi tempat janjian dia dan juga Nadia, hari ini Aira ingin mengikuti kegiatan suami nya yang berencana akan menghabiskan waktu bersama selingkuhan nya tersebut..


"Hay Nad.. maaf ya jika aku lama"


Ucap Aira sambil memeluk sahabat nya tersebut,


"Gak kok, lagian aku baru saja sampai disini, oya bagaimana dengan kecurigaan kamu Ai, apakah benar jika mas Arga sedang berselingkuh?"


Tanya Nadia dengan memasang wajah sedih, membuat Aira langsung mengangguk kan kepala nya..


"Benar Nad... dan dia berselingkuh dengan seorang wanita muda bernama Dara, anak dari ibu Ningsih janda miskin yang ada di kota C"

__ADS_1


Jelas Aira membuat Nadia langsung merasa terkejut


"Apa...! jadi maksud kamu mas Arga selingkuh nya sudah lama begitu,? apakah saat dia sedang di kota C mas Arga sudah berselingkuh? "


"Sudah, dan aku juga baru mengetahui nya setelah aku pergi menyusul nya, awal nya aku tidak yakin Nad, tapi setelah Pandi memberikan video mesra mereka di bawah pohon besar aku menjadi percaya, mas Arga benar-benar sudah menghianati ku Nad"


Ucap Aira dengan meneteskan air mata, jujur hati nya benar-benar sakit saat mengetahui perselingkuhan dari suami nya sendiri, dan saat ini Aira sudah tidak bisa menahan nya lagi,


Aira harus berhasil mengumpul kan bukti bukti yang sangat kuat agar Arga tidak bisa bersilat lidah...


"Brengsek si Arga itu, rasa nya aku ingin membunuh nya sekarang juga, bagaimana mungkin dia menghianati wanita sebaik kamu Aira, bahkan kakak ku saja sampai cinta mati sama kamu,... tapi dia... cih.. benar-benar pria tidak tahu di untung"


Maki Nadia dengan sangat marah...


Tak lama kemudian, Aira mulai membuka cctv yang ada di handphone milik nya, seperti nya Arga mulai bersiap siap untuk keluar dari rumah mereka, dan Aira akan menunggu mobil suami nya itu di dekat apartemen milik Dara


"Ayo kita gerak sekarang, mas Arga udah mulai jalan Nad"


Ajak Aira kepada sahabat nya, dengan cepat mereka mulai keluar dari Cafe menuju ke arah mobil Nadia..


Aira meninggal kan mobil milik nya karena takut ketahuan oleh pria tersebut..


Hingga hampir satu jam menunggu akhirnya Arga telah tampak turun bersama Dara selingkuhan nya..


Mereka saling bereplukan dengan mesra saat akan menaiki mobil milik Arga..


"Ai... jadi itu orang nya, apakah Arga buta dia memilih wanita muda yang tidak terlalu cantik dan meninggal kan wanita seperti dirimu, aku benar-benar tidak habis fikir dengan pria bodoh itu Ai"


Ucap Nadia dengan kesal...


"Mungkin dia ingin merasakan keperawanan lagi dari seorang wanita Nad, aku dengar wanita itu adalah wanita lugu yang belum pernah berpacaran"


"Apa..! hahahaha...... apakah kau percaya Ai...? aku rasa Arga telah gila saat ini, lihat lah mereka sangat lama berada di dalam mobil, apa yang mereka lakukan Ai"


"Tentu saja meminta jatah Nad, mas Arga sudah sangat lama tidak mendapat kan sentuhan kasih sayang dari diriku, pasti nya dia akan meminta dari wanita j*l*ng itu"

__ADS_1


"Benar kah...! bagus itu Aira, jangan mau kau di sentuh oleh senjata yang bekasan dari wanita lain, aku benar-benar melaknat mereka berdua Aira"


Ujar Nadia dengan sangat kesal...


__ADS_2