Ketika Suami Ku Mendua

Ketika Suami Ku Mendua
Kedatangan Dara


__ADS_3

Sedangkan di tempat lain, tepat nya di semak belukar yang terlihat gelap, tampak seorang wanita muda yang berlari dengan terengah engah.


Dara terus berlari meninggal kan barak milik kekasih nya tersebut, karena sang pemilik sebenarnya sudah datang untuk mengambil apa yang memang menjadi hak nya


Dengan perasaan kesal dan juga marah, Dara terus berjalan menyusuri malam yang sangat lah sunyi, rasa takut bertemu dengan mahluk gaib sudah tidak Dara hiraukan lagi,


Karena yang dia fikirkan saat ini, jangan sampai kehadiran nya di kamar milik seorang pria yang dia anggap sebagai Kekasih nya di ketahui oleh wanita yang baru saja tiba


Bukan nya takut, tapi Dara merasa, jika belum saat nya wanita itu harus mengetahui perselingkuhan yang sedang di lakukan oleh suami dari wanita tersebut..


"Sial... sial... benar benar sial, ternyata benar tebakan ku jika mas Arga adalah pria yang memiliki seorang istri, kenapa juga mas Arga harus berbohong, apakah dia takut jika aku tidak akan menerima nya jika telah mengetik status nya itu"


Gumam Dara berbicara sendiri, kini setelah berjalan lumayan jauh, akhirnya Dara telah tiba di depan warung milik ibu nya


Dara memilih duduk di kursi agar ibu nya tidak melihat keringat yang sedang membanjiri wajah nya saat ini, dan sekalian Dara juga sedang memikirkan apa rencana yang akan di lakukan selanjutnya


"Dasar mas Arga, dia pasti saat ini sedang bermesraan dengan istri nya itu, kenapa juga aku harus menyukai suami orang, dan sekarang aku sudah tidak bisa melepaskan dirinya lagi, selain kaya aku juga sangat menyukai nya, huh... bahkan barang barang mewah ku juga ketinggalan di kamar mas Arga, pasti wanita itu akan mengambil nya, Untung saja handphone yang di belikan Mas Arga sudah aku masukkan ke dalam tas ku, baiklah... besok aku akan ke barak mas Arga untuk melihat seperti apa istri dari kekasih ku itu, aku yakin dia pasti tidak cantik seperti ku"


Ucap Dara berbicara sendiri, setelah merasa lebih tenang, wanita muda itu pun langsung melangkah kan kaki nya menuju masuk ke dalam rumah..


Sangat kebetulan karena pintu rumah tidak terkunci dengan rapat, jadi memudahkan Dara untuk segera masuk..


Dan ketika wanita itu sudah melangkah kan kaki nya masuk kedalam rumah, Tiba-tiba saja terdengar suara ibu Ningsih yang berteriak dengan nada marah..


"Dara.... kau dari mana saja hah..! apakah kau tidak mempunyai tata krama, kenapa kau baru pulang di saat sudah malam begini Dara? ".


Tanya ibu Ningsih dengan menatap tajam, membuat Dara langsung menghentikan langkah nya dan membalas tatapan ibu nya tersebut.


" Ibu... jangan ikut campur urusan aku, aku sudah dewasa saat ini, jadi ibu tidak berhak mengatur ku"


"Dara... apa maksud perkataan mu itu, aku ini ibu mu, dan kau adalah putri ku, kau pergi dengan pria dewasa itu dari pagi hari hingga malam hari seperti ini, sebenarnya apa yang kalian lakukan di luar sana, ibu mohon hentikan kelakuan kamu ini nak"

__ADS_1


"Cukup buk.....! mulai saat ini ibuk hanya boleh diam tanpa harus komentar apa pun, yang terpenting ibu mempunyai uang untuk berobat"


"Tidak... lebih baik aku berhenti berobat dari pada melihat putri ku selalu di bawa oleh pria dewasa itu, "


"Oh.. jadi ibu sudah tidak mau mendukung ku lagi, asal ibu tahu ya... aku ngelakuin ini juga karena aku sudah bosen hidup susah, aku mau merubah nasib menjadi orang kaya, dengan menikah dengan pria kaya seperti mas Arga"


"Dara..., "


"Stop buk..., kalau ibu seperti ini terus maka aku akan pergi tinggalin ibu suatu saat nanti"


Ancam Dara langsung masuk ke dalam kamar milik nya..


Meninggal ibu Ningsih yang sudah luruh dengan mengeluarkan air mata.


"Hiks.. hiks... hiks.... kenapa kamu jadi berubah Dara, apakah karena harta kau jadi tega dengan ibu mu aku sangat takut kau akan salah jalan Dara"


Gumam Ibu Ningsih menangis pilu....


Tidak terasa pagi telah datang menyapa, dan para pekerja yang pulang ke kota A kini sudah kembali lagi untuk bekerja di proyek..


Saat ini Aira sudah mandi dan wangi, dan dia baru saja selesai membuat sarapan untuk suami nya serta para pekerja..


Kebetulan di dalam kulkas dapur proyek tersedia banyak bahan untuk memasak jadi Aira yang memang sangat pintar memasak pun langsung bergerak untuk mengolah nya menjadi makanan yang lezat..


Kini para pekerja mulai berkumpul untuk melakukan sarapan pagi, mereka dari pukul 4 pagi sudah melakukan perjalanan menuju ke tempat proyek, jadi mereka semua belum sempat untuk melakukan sarapan..


"Mas.. ayo makan sama sama bareng mereka"


Ajak Aira kepada suami nya, Arga mulai bersikap seperti biasa, dia lebih menunjukkan ke romantisan nya jika berada di depan umum,


Karena Arga adalah tipe orang yang sangat suka di puji, tak lama kemudian datang lah Rio yang baru juga tiba di Barak,..

__ADS_1


Dia yang melihat makanan sudah tersaji di meja luar pun langsung tersenyum sumringah,


"Wah.... seperti nya hari ini makan enak ni di proyek"


Ucap Rio menara ke arah Arga.


"Kau baru tiba juga ya, ya sudah ayo cepat makan, setelah itu ada yang ingin aku bicarakan dengan mu"


Tatap Arga dengan tajam, Aira juga ikut makan bersama mereka semua, dengan perasaan senang karena lagi lagi masakan nya banyak di puji oleh para karyawan suami nya,


"Nyonya bos, makasih ya karena sudah masak untuk kami semua , kami sungguh tidak tahu lo, kalau nona bos akan datang ke tempat ini, jika kami tahu pasti kami tidak akan pulang ke kota A"


Ucap salah satu pekerja,


"Eh , gak apa apa kok, lagian hari ini saya juga mau langsung balik bersama dengan suami saya , bos kalian akan kembali berada di kantor pusat karena disini sudah ada kalian yang mengurus nya"


"Benarkah bos.., Baiklah kami pasti akan bekerja dengan baik, dan kami pastikan proyek akan selesai dengan cepat"


"Tuh kamu dengar kan mas perkataan anak buah mu, mereka ini pasti bisa di andalkan , karena mereka juga tidak mau jika perusahaan kita sampai bangkrut"


Ucap Aira menyindir suami nya, Arga hanya tersenyum tipis, kali ini dia tidak bisa berkata-kata lagi,


"Iya, kau kembali saja bro, biar aku dan yang lain yang urus, perusahaan juga butuh kau disana"


Ucap Rio menimpali membuat Arga diam membisu , sedang kan Aira langsung tersenyum tipis kepada Rio,


Setelah itu mereka mulai melanjutkan sarapan pagi tersebut, hingga tak lama kemudian, datanglah seorang wanita muda yang mengenakan baju kemeja dan juga rok mengembang sebatas lutut dan membawa satu rakit rantang di tangan nya


"Selamat pagi semua nya, selamat pagi tuan Arga...! "


Sapa wanita muda itu dengan ramah, membuat Mereka semua langsung menatap ke asal suara .

__ADS_1


Degghhh.......


__ADS_2