Ketika Suami Ku Mendua

Ketika Suami Ku Mendua
Kebahagiaan sesaat


__ADS_3

Sedangkan di tempat lain, tepat nya di dalam sebuah Apartemen, saat ini Arga dan Dara sedang menikmati pertempuran mereka..


Tadi, setiba nya di apartemen, Arga langsung menarik tubuh Dara agar mau memuaskan diri nya..


Entah mengapa, selama Arga menjadi pria yang suka berselingkuh, pria itu sudah tidak mampu mengontrol gairah nya sendiri,..


Apa lagi jika dia sedang merasa marah dan kesal, Arga selalu ingin meluapkan nya dengan cara mengajak Dara untuk berhubungan **** secara ekstrim dan juga hot..


Beberapa jam kemudian, kini mereka sudah menyelesaikan kegiatan panas tersebut..


Tubuh Arga telah basah dengan keringat yang mengalir dari pori-pori nya, sedangkan Dara dia benar-benar tepar di atas ranjang setelah memuaskan Arga dengan berbagai macam gaya..


Arga tersenyum bahagia, sambil menatap dokumen harta yang kini dia miliki kembali..


Akhirnya buku tabungan dan juga ATM milik nya, sudah ada di tangan nya, serta aset aset milik nya yang lain, termasuk surat apartemen yang di tinggali oleh Dara, , dengan begitu Arga tidak harus pusing pusing untuk mencari dana membayar uang proyek yang sudah dia gunakan..


"Hahaha... akhirnya aku bisa hidup dengan bergelimang harta kembali, setelah ini aku akan melakukan korupsi kepada proyek ku yang lain, aku yakin para klien ku tidak akan mencurigai rencana ku ini"


Ucap Arga tersenyum jahat, setelah itu dia mulai bangkit dan menatap ke arah Dara, sungguh wanita tersebut benar-benar tampak memprihatinkan, dan Arga yang melihat nya pun menjadi tidak tega


"Sayang... ayo bangun, aku akan mengajak mu shoping ke mall"


Ucap Arga membuat Dara menjadi tersenyum senang..


"Benarkah mas..! apakah kau serius mas? "


Tanya Dara meyakinkan..


"Tentu saja, uang dan harta ku sudah kembali, sekarang aku bisa memanjakan mu kembali, ayo cepat bangun, sebelum aku berubah pikiran Dara"


"Baiklah mas, ayo kita mandi bersama mas Arga"

__ADS_1


Ajak Dara dengan penuh semangat, di dalam hati nya Dara benar-benar merasa menang..


Tidak sia sia jika dia telah merebut suami orang bahkan rela di cap sebagai pelakor, karena kehidupan yang dia dapat kan terbayar dengan sangat memuaskan...


Setelah beberapa jam kemudian, kini mereka sudah bersiap dengan stelan masing-masing,setelah itu mereka memutuskan untuk segera keluar dari apartemen,


Dan saat pintu mulai di buka oleh Arga, Tiba-tiba saja Arga dikejutkan dengan kehadiran seorang pria yang langsung menyerang diri nya..


Bukkkk....... bukkk.......


Dua pukulan telah mendarat sempurna tepat di wajah Arga, membuat pria tampan itu tersungkur ke arah belakang...


"Aakhhh.... hentikan, tolong hentikan, kenapa kau menyerang kekasih ku"


Teriak Dara histeris, dia mencoba melindungi Arga agar tidak kembali di pukul oleh pria tersebut.


"Cih... jadi benar dugaan ku selama ini, jika kau yang sudah menjadi selingkuhan Arga, dasar wanita murahan, apakah kau tidak memiliki target lain nya hah! kenapa kau harus mengincar teman ku wanita brengsek"


Rio baru saja mendengar kabar perceraian bos nya tersebut dengan istri nya Aira, dan hal itu benar-benar membuat Rio menjadi spaning...


Seperti nya, semua yang Rio ucapkan beberapa bulan yang lalu, ternyata tidak di hiraukan oleh Arga, dan kali ini, bukan hanya rumah tangga Arga saja yang akan hancur,


Tapi perusahaan tempat nya mencari nafkah juga akan hancur, karena bos nya mulai tidak serius dalam bekerja dan menyelesaikan proyek...


"Mas Rio, kenapa kau memarahi ku, kau tidak ada hak menghina ku seperti itu mas"


Teriak Dara tak Terima, sambil terus melindungi Arga yang sudah terduduk di atas lantai, pria itu sedang memegang bibir nya yang kembali pecah mengeluarkan darah


"Cih... jangan panggil aku dengan sebutan menjijikkan seperti itu Dara,... kau benar-benar bukan wanita baik baik, selain tega merebut suami orang, kau juga tega meninggalkan ibu mu yang sedang sakit sakitan berada di kampung sendirian, kau wanita terjahat di muka bumi ini Dara"


Ucap Rio dengan sangat kesal, Dara hanya diam tanpa menjawab, tanpa sadar kini air mata wanita itu sudah menetes membasahi pipi...

__ADS_1


Sungguh perkataan Rio benar-benar menusuk ke dalam relung hati nya, apakah benar jika dia sudah menjadi wanita terjahat di muka bumi ini? bukan kah sudah biasa jika seseorang memilih jalan nya sendiri agar bisa terbebas dari kemiskinan yang menimpa dirinya...


"Kenapa kau menangis hah! aku tidak akan terpengaruh oleh air mata palsu mu itu, "


Ucap Rio kepada Dara, setelah itu dia mulai menatap ke arah Arga yang masih terduduk di atas lantai


"Dan kau Arga..., kau benar-benar telah membuat ku kecewa, apakah kau sadar jika kau sudah merusak perusahaan mu sendiri, selama sebulan lebih kau tidak serius dalam pembuatan proyek, bahkan kau berani menggunakan uang proyek untuk kebutuhan pribadi mu, kau sudah sangat kelewatan Arga, sekarang aku sudah tidak mau pusing lagi menanggung kebodohan mu itu, jadi mulai saat ini juga aku putuskan jika aku telah mengundurkan diri dari kantor milik mu, aku sudah tidak mau lagi bekerjasama dengan mu Arga"


Jeeduar.........


Arga langsung terdiam membisu, bagaimana mungkin orang kepercayaan nya malah mengundurkan diri di saat situasi sedang gawat seperti saat ini...


Arga mulai berdiri dari duduk nya, dengan di bantu oleh Dara yang memegang tubuh Arga..


"Tidak.... kau tidak bisa seperti ini Rio, kau tidak boleh melepaskan tanggung Jawab mu sebagai arsitek kepercayaan ku, jika kau tidak ada, lalu bagaimana dengan proyek yang sedang berjalan, tidak kau tidak boleh berhenti Rio"


Teriak Arga merasa frustasi...


Rio langsung tersenyum sinis, ternyata teman nya ini benar-benar sedang memanfaatkan diri nya..


"Apakah kau kira aku perduli Arga , sedangkan kau sendiri tidak perduli dengan kesusahan ku, aku menghendel proyek itu dengan sendirian dan kau enak enakan berselingkuh dengan wanita murahan ini, bahkan kau juga berani menghabiskan setengah dari uang proyek, kau tidak memikirkan gajih dari setiap buruh yang sudah bekerja membantu mu, apakah kau kira mereka tidak menuntut gajih Arga, bahkan aku rela memakai uang ku untuk membayar gajih mereka,sedangkan kau... ! tidak aku tidak mau semakin rugi Arga, sekarang kau bayar uang yang telah aku pinjamkan, atau aku akan membongkar kebusukan mu itu Arga"


Ancam Rio dengan wajah memerah... membuat Arga terdiam tidak dapat berkata kata


Sungguh sial nasib Arga, setelah memimpikan kebahagiaan karena mendapatkan banyak harta, kini dia harus membayar uang ganti rugi akibat ulah nya sendiri...


"Aku tidak memiliki uang Rio, harta ku sudah di ambil alih oleh Aira semua nya"


Ucap Arga berbohong, membuat Rio langsung tersenyum mengejek...


"Jangan menipu ku Arga, Aira telah mengembalikan semua harta milik mu, sungguh kau adalah seorang ayah yang hina Arga"

__ADS_1


Ucap Rio dengan sangat lantang, membuat Arga Membulat kan kedua mata nya...


__ADS_2