
Tepat di depan gedung pengadilan agama, saat ini Aira di temani oleh Nadia, Gio dan beberapa pengacara sudah siap untuk menghadiri gugatan perceraian yang dia ajukan untuk suami nya Arga Sadewa..
Dan tak lama kemudian, saat mereka akan melangkah kan kaki masuk kedalam gedung tersebut,
Tanpa sengaja mereka bertemu dengan pria yang sedari tadi sudah menunggu kedatangan Aira...
Arga berjalan di dampingi oleh sang pelakor, dan di belakang nya sudah berdiri tegak beberapa pengacara yang akan membantu Arga mempertahankan harta milik nya
Dan pria tak tahu malu itu pun mulai melangkah kan kaki nya mendekati Aira, melepaskan genggaman tangan Dara yang sedari tadi terus mengapit dirinya..
"Selamat berjumpa kembali istri ku, aku tidak menyangka jika sebentar lagi kau akan menjadi mantan istri Aira"
Ucap Arga tersenyum tipis, setelah itu mata nya menuju ke arah Gio yang sedari tadi sudah memasang wajah permusuhan
"Ck.. ck.. seperti nya kau semakin dekat ya dengan pria bisu itu? apakah dia telah merayu mu Aira? "
Tanya Arga penasaran..
Aira mencoba untuk tetap sabar, begitu juga dengan Gio , pria tampan itu benar benar sudah gatal ingin memukul Arga hingga babak belur kembali..
"Kita selesai kan di persidangan, selebih nya kau tidak perlu mengajak ku berbicara"
Ucap Aira memasang wajah tegas
Arga langsung tertawa cekikikan, entah mengapa saat ini Aira terlihat sangat lah cantik serta menggoda, Arga yakin jika di lubuk hati yang paling dalam, istri nya itu masih menyimpan banyak cinta untuk dirinya.
"Aira sayang, kau terlihat sangat cantik dan menggoda, jujur.. sebenarnya aku tidak rela berpisah dengan mu, tapi..... karena kau sudah menyetujui permintaan ku tempo hari, maka aku terpaksa melakukan nya"
"Cih.... bilang saja jika kau memang lebih memilih harta dari pada anak anak mu sendiri,sekarang ayo kita masuk, aku sudah sangat ingin lepas dari dirimu Arga Sadewa"
"Kenapa sangat terburu buru Aira sayang, oya aku ingin membisikkan sesuatu kepada, mu, jika nanti setelah kita berpisah maka kau merindukan aku, maka kau bisa menghubungi diriku sayang, kita bisa bermain di belakang"
PLakkk...
Sebuah tamparan langsung mendarat sempurna di wajah Arga.
Sungguh Aira sangat membenci pria yang pernah dia cintai tersebut.
__ADS_1
"Aku do'akan agar kau dan selingkuhan mu itu mendapatkan karma yang menyedihkan, tunggu tanggal main nya Arga Sadewa"
Ucap Aira dengan geram dan langsung melangkah kan kaki nya meninggal kan Pria itu..
Tak lama kemudian, Nadia dan para pengacara nya mulai mengikuti langkah Aira, sedangkan Gio dia masih berdiri tegak menghadap pria yang sedang tersenyum menyeringai ke arah diri nya...
"Cih... kasihan sekali kau ya Gio, rival ku di saat sekolah dulu mengincar barang bekas dari ku, apakah kau tidak laku Gio, sehingga kau lebih memilih istri ku di banding kan wanita yang lain nya? benar benar menyedihkan"
Ujar Arga mengejek..
Sedangkan Gio tetap memasang wajah sangar tidak tersentuh oleh hinaan dari Arga
"Setidaknya aku mengetahui yang mana permata dan yang mana batu kali,aku tidak akan menyesal menunggu Aira, tapi kau lah yang akan menyesal karena telah membuang wanita sebaik diri nya hanya demi seorang wanita murahan seperti dia"
Tunjuk Gio ke arah Dara, Gio sudah mengetahui seluk beluk Dara, karena Rio juga adalah teman dekat dirinya...
"Aku tidak membuang nya bangsat....! aku yakin Aira yang akan menyesal karena telah meminta cerai dengan ku, karena dia sangat lah mencintai ku, kau tidak akan bisa mendapatkan nya Gio sialan"
"Cih... kita lihat saja nanti Arga,sekarang kau persiapan dirimu saja, Untuk menanti kejutan yang akan datang menghampiri hari hari mu"
Setelah itu Gio langsung pergi meninggalkan Arga, dia tidak menghiraukan tatapan mata yang di layangkan oleh Dara sedari tadi..
Sebenarnya Dara sangat terpesona dengan ketampanan seorang Gio, pria itu terlihat misterius dan sangat menantang...
"Wah... aku tidak tahu jika dia masih lajang, kenapa juga tidak bertemu Gio terlebih dahulu, sekarang aku harus menerima konsekuensi sebagai seorang pelakor, dan ini semua karena Mas Arga yang tidak jujur sedari awal"
Gumam Dara di dalam hati nya, sedangkan Arga dia benar-benar geram dengan pria tersebut...
Ingin sekali Arga membalas pukulan yang di layangkan Gio tempo hari
"Awas saja kau Gio, sampai kapan pun aku tidak akan membiarkan kau mendapatkan Aira, sekali pun aku telah resmi bercerai dari nya"
Gumam Arga di dalam hati..
Dan beberapa jam kemudian, persidangan sudah mulai di lakukan
Para hakim sedang mendengar kan ucapan dari masing-masing pengacara,
__ADS_1
Arga yang awal nya optimis bisa memenangkan penolakan nya untuk bercerai nyata nya langsung menggigit jari,
Di saat pengacara milik Aira membeberkan bukti perselingkuhan diri nya bersama Dara yang sedang melakukan hubungan intim..
Sungguh Arga dan Dara tidak mengetahui , jika Aira telah mem video kan kelakuan bejat mereka berdua
Dan Dara benar-benar merasa malu saat ini, karena semua mata orang orang yang ada di dalam ruangan tersebut, mulai menatap dirinya dengan tatapan mengejek
Sungguh... Dara seperti sedang di telanjangi di depan umum, andai saja Arga tidak memaksa diri nya untuk ikut, pasti semua hal ini tidak akan dia alami..
Setelah pembahasan perceraian selesai, kini masuk lah ke pembahasan harta gono gini dan juga hak asuh anak,
Aira telah memutuskan untuk mengembalikan setengah harta milik Arga yang telah menjadi hak milik putra mereka Jason,
Dengan syarat jika Arga di larang keras untuk menemui Aira ataupun anak anak nya apa lagi sampai menganggu kedamaian mereka bertiga, setelah menimbang dengan kasih sayang yang di berikan oleh Arga di masa lalu, hakim menyetujui permohonan tersebut,
Apa lagi di saat melihat jika Arga tidak berkomentar apa pun atas syarat tersebut, bagi nya harta adalah hal yang utama, karena anak bisa kembali dia buat bersama Dara selingkuhan nya.
"Aku menyetujui syarat tersebut, asalkan harta ku kembali kepada ku"
Ucap Arga dengan lantang, sungguh hati Aira benar benar merasa sangat sakit.
Ternyata benar apa yang di katakan oleh mereka semua, jika Arga lebih memilih harta di bandingkan Laura dan juga Jason,
Aira tersenyum sinis kepada Arga, dia benar-benar tidak salah dalam mengambil keputusan,
Untung saja kedua anak Aira bisa mengerti dengan penjelasan yang Aira ucapkan tempo hari, jika mereka harus berpisah dari sang papi untuk waktu yang lama,
Hingga tak lama kemudian, terdengar suara ketukan palu dari hakim yang memutuskan jika Aira Saraswati dan Arga Sadewa telah resmi BERCERAI......
Aira tersenyum sambil meneteskan air mata nya, akhirnya dia bisa terlepas dari jeratan pria keji tersebut...
Sedangkan Arga dia juga ikut tersenyum bahagia, dan langsung berjalan ke arah Dara untuk memeluk wanita tersebut...
"Selamat ya mas, akhirnya kamu sudah resmi bercerai dan mendapatkan harta yang banyak"
Ucap Dara menatap Aira.... seperti nya wanita itu sengaja ingin membuat Aira menjadi panas, karena dia telah menjadi pemenang nya...
__ADS_1