
Gio langsung meneguk saliva nya yang terasa susah untuk di telan,kini mata Gio sudah melihat pemandangan indah tersebut..
Akhirnya apa yang dia khayalkan selama ini, bisa menjadi kenyataan, Aira berdiri di depan nya dengan berpenampilan sangat seksi dan juga menggoda..
Membuat seorang Gio langsung merasakan panas di suhu tubuh nya...
Gio mulai mengunci pintu kamar mereka dengan rapat, jangan sampai malam ini ada yang menganggu malam Indah milik nya
Karena Gio sudah tidak sabar ingin segera menikmati tubuh sang istri yang sudah lama dia idam idamkan..
Aira yang melihat langkah kaki Gio mulai mendekat ke arah dirinya pun, langsung mengeluarkan keringat dingin..
Di dalam hati, Aira merasa takut jika Dia tidak akan bisa membuat Gio merasa puas, karena Aira sadar jika dia hanya lah seorang janda beranak dua,
Walaupun Aira tidak pernah melahirkan secara normal, tapi tetap saja rasa takut mengecewakan suami nya, membuat Aira menjadi tidak percaya diri...
"Mas..... apakah kau tidak ingin mandi terlebih dahulu? "
Tanya Aira dengan tatapan gugup,
Sedangkan Gio mulai tersenyum menyeringai, menatap ke arah istri nya tersebut...
"Untuk apa mandi sekarang,nanti juga akan basah lagi karena keringatan"
"Hah...! ya.... tapi alangkah baik nya jika kamu mandi terlebih dahulu mas, agar tubuh mu bisa kembali fresh kembali"
"Wah... benar juga ya sayang, baiklah.. aku akan segera mandi, tapi sebelum itu biarkan aku menikmati istri ku sebentar saja"
Jawab Gio tersenyum dan langsung menarik Kepala Aira hingga mengenai tengkuk nya, mereka saling berciuman dengan sangat mesra
Aira yang awal nya merasa malu, kini sudah mulai percaya diri untuk membalas ciuman suami nya tersebut..
Entah mengapa bayang bayang kegagalan di masa lalu benar-benar membuat seorang Aira menjadi trauma, dia tidak ingin kalah dari wanita di luar sana dalam hal memuaskan suami nya sendiri
Gio yang mendapat kan balasan dari istri nya itu pun, bertambah sangat bersemangat, mereka saling beradu lidah membuat suara kecupan yang sangat merdu di dalam kamar pengantin tersebut..
__ADS_1
Hingga hampir setengah jam kemudian, Gio menghentikan kegiatan nya itu, dia tersenyum menatap Aira dan pergi menuju ke kamar mandi..
"Tunggu aku sayang, setelah ini kau tidak akan bisa lepas dari ku"
Ucap Gio mengecup bibir Aira, Aira hanya tersenyum menyaksikan sikap dari suami nya itu, Gio selalu saja pandai membuat seorang Aira menjadi terbang ke angkasa karena perkataan dari pria tersebut..
"Mandi lah mas , aku akan menyiapkan pertempuran yang istimewa untuk kita berdua"
Jerit Aira di saat Gio sudah masuk ke dalam kamar mandi, sedangkan Gio mulai tersenyum saat mendengar teriakan dari istri nya itu...
"Kau sangat pintar membuat aku menjadi gila Aira, dan setelah ini aku berjanji tidak akan melepaskan mu"
Gumam Gio sendiri....
Hingga hampir setengah jam kemudian, kini Gio telah selesai dengan kegiatan nya,
Pria itu keluar dari kamar mandi dengan menggunakan handuk kecil yang membalut aset milik nya..
Membuat Aira yang sedang duduk di atas ranjang sambil menyelimuti tubuh nya itu pun, langsung terdiam terpaku, saat melihat bentuk tubuh Gio yang ternyata sangat lah kekar sempurna..
"Ada apa sayang? apakah ada yang aneh? "
Tanya Gio memasang wajah penasaran,
Pasal nya sedari tadi Aira hanya diam menatap ke arah dirinya, dan setelah itu Aira tanpa sadar sudah berdiri serta menyentuh tubuh kekar tersebut menggunakan jari tangan nya..
Sungguh... hati Aira langsung bersorak bangga, bagaimana mungkin dia yang seorang janda beranak dua, kini telah mendapat pria sesempurna seperti Gio
"Ya Tuhan,.... seperti nya aku benar-benar sedang mendapatkan rejeki nomplok, bagaimana mungkin aku memiliki suami sangat sempurna seperti mas Gio"
Gumam Aira dengan suara kecil, tapi masih bisa di dengar oleh Gio..
Aira masih betah menyentuh tubuh pria tersebut, membuat Gio mulai tersenyum dengan lucu..
"Sayang... aku rasa kau sangat lah terpesona dengan tubuh ku ya? "
__ADS_1
"Iya... mas Gio ternyata memiliki tubuh yang sangat sempurna, lihat lah roti sobek ini, bagaimana mungkin bisa kekar seperti ini, dan otot lengan ini juga, sangat lah besar dan kekar, aku seperti nya ingin masuk kedalam pelukan mu mas Gio"
Kata Aira tanpa sadar, dengan cepat Gio menarik tubuh Aira agar masuk kedalam pelukan nya..
Pria itu tersenyum bangga karena istri nya sangat lah menyukai jasmani tubuh nya...
"Sayang... terimakasih karena kau sudah menyukai ku luar dalam, sekarang biarkan aku untuk memiliki mu seutuhnya Aira, karena aku sudah sangat tidak bisa menahan nya lagi"
Ujar Gio dengan tatapan penuh gairah, Aira yang melihat mata itu pun langsung mendongak dengan lama...
"Mas... apakah kau akan menerima ku apa ada nya, maaf mungkin rasa nya akan sedikit berbeda karena aku sudah memiliki dua anak, pasti rasa nya tidak kencang seperti seorang wanita yang masih perawan"
"Suuuttttt...... "
Gio langsung menaruh telunjuk nya tepat di bibir Aira, dia sangat tidak menyukai jika istri nya itu selalu merendahkan dirinya sendiri...
"Jangan suka merendahkan diri mu sendiri sayang,karena aku tidak pernah memikirkan hal seperti itu, sekarang bagaimana jika kita memulai nya, aku janji akan memberikan mu servisan yang sangat bagus"
"Baiklah... nikmatilah tubuh ku ini suami ku"
Ucap Aira dengan penuh keyakinan, membuat Gio langsung tersenyum dan memulai kegiatan mereka...
Di awali dengan pemanasan terlebih dahulu, dan Gio benar-benar membuat Aira merasa terbang ke atas awan..
Perlakuan Gio untuk nya sangat lah lembut dan memabukkan,dan Aira mulai berusaha memberikan yang sebanding untuk suami baru nya tersebut..
Sebagai wanita yang pernah berstatus janda, tentu saja Aira lebih memiliki banyak pengalaman,di dunia ranjang, dan Aira akan membuat malam pertama mereka menjadi sangat berkesan..
Hingga setelah puas melakukan pemanasan yang terasa sangat cetar membahana, akhirnya permainan inti pun telah di mulai, Gio berusaha menerobos gawang yang kata nya sudah mulai longgar tersebut..
Tapi... saat berada di depan pintu, Tiba-tiba saja Gio merasa sedikit kesusahan, karena fakta nya milik istri nya sangat lah sempit serta menggigit..
Gio di buat melayang ke udara, saat merasa kan nikmat nya milik seorang janda yang rasa nya seperti seorang perawan, Gio terus mengerang membuat Aira tersenyum dengan puas,
"Akhirnya... perawatan ku selama beberapa tahun ini tidak lah sia sia, mungkin karena tidak pernah disentuh oleh mas Arga, makan nya tetap ketat dan juga hot, untuk para janda di luar sana, semangat ya, jangan cari suami orang, karena lajang dan duda masih banyak yang mau menerima kita apa adanya, tips nya... jaga si manis biar makin rapet dan keset"
__ADS_1
Gumam Aira di dalam hati nya.... dengan tersenyum bahagia