Ketika Suami Ku Mendua

Ketika Suami Ku Mendua
Kesialan Dara


__ADS_3

Sedangkan di tempat lain, tepat nya di sebuah kamar hotel yang tak terlalu mewah, terlihat seorang wanita yang baru saja keluar dari kamar yang dia singgahi semalaman..


Dara berjalan menyusuri kamar hotel tersebut dengan rambut dan pakaian yang sudah lumayan rapi..


Entah pria macam apa yang telah menggunakan jasa nya, sehingga Dara harus merasakan sakit di sekujur tubuh nya karena ulah dari pria pengguna jasa nya tersebut .


Dara mencoba untuk tersenyum walau di dalam hati nya terasa sakit dan tercabik, niat hati ingin menjadi simpanan pria kaya,


Tapi semua telah terjadi di luar ekspektasi, karena apa yang dia ingin kan tak seindah yang dia bayangkan..


Dara berkali-kali menjadi pemuas laki laki hidung belang kalangan menengah, sedangkan untuk kalangan atas, Dara tidak bisa menjangkau nya..


"Sial.... tubuh mu terasa sangat sakit dan juga pegal, seperti nya pria itu memiliki kelainan ****, sehingga dia tidak pernah puas dalam melakukan dengan ku, "


Gumam Dara berbicara sendiri,


Dengan berjalan tertatih, Dara mulai menyetop taksi untuk pulang ke tempat kos san nya...


Selama satu bulan lama nya, sejak Dara memutuskan untuk pergi meninggalkan Arga dan juga bayi mungil yang bernama Amanda,


Dara telah menjadi wanita panggilan dan bekerja di sebuah club malam kalangan menengah...


Dia telah di jebak oleh teman nya sendiri yang bernama mbak Sofi,


Niat hati ingin mengikuti langkah wanita tersebut, yang bisa menjadi simpanan sugar dady kaya, tapi ternyata wanita itu malah menjebak Dara dengan menjadikan Dara sebagai seorang wanita panggilan dan juga pekerja di club...


Sungguh Dara benar-benar merasa sangat kesal, tapi apa mau di kata, sangat malu jika Dara harus pulang kembali ke kota A ataupun ke kota C, jadi dengan hati berpura-pura bahagia,


Dara mencoba menerima pekerjaan yang di berikan oleh mbak Sofi untuk nya...


"Pak... tolong antar aku ke apartemen xxx, "


"Baik nona"


Dengan cepat taksi tersebut mulai melesat ke arah apartemen yang di ucapkan oleh Dara, setelah satu malaman Dara menghabis kan waktu dengan pria yang ada di hotel..


Kali ini Dara harus melakukan pekerjaan nya kembali untuk memuaskan pria yang tak terlalu kaya tapi termasuk mapan


Dara mulai memoles wajah nya dengan alat make up yang ada di dalam tas nya,


Dia harus tampil menarik agar dapat menarik perhatian para pengguna jasa nya..


"Hallo mbak Sofi, aku sudah berada di dalam perjalanan menuju ke apartemen xxx"

__ADS_1


Ucap Dara di telfon..


"Bagus... kau memang salah satu anak buah ku yang paling giat Dara, aku yakin kau pasti akan cepat kaya jika seperti ini terus menerus"


"Iya... tapi aku minta bayaran yang lebih Mbak, aku tidak mau di bayar setengah"


"Baiklah... aku akan mengirim ke nomor rekening mu secepatnya"


"Terimakasih mbak... aku sangat bahagia... "


Jawab Dara sambil menutup telfon milik nya, setelah itu Dara mulai melanjutkan acara make up nya agar terlihat cantik sempurna..


Beberapa menit kemudian, Dara sudah tiba di apartemen xxx yang di ucapkan oleh mbak Sofi,


Dengan memakai rok mini ketat serta tantop berwarna hitam, membuat tampilan seorang Dara menjadi sangat seksi dan menggoda..


Tanpa orang tahu jika tubuh nya terasa lelah dan sedikit sakit akibat pertempuran yang tadi malam dia lakukan...


"Huh.... kau harus kuat Dara, agar kau bisa menjadi kaya, setelah uang ku terkumpul dengan banyak, maka aku akan membeli sebuah mobil dan juga rumah, buktikan kepada mereka , Aira dan juga mas Arga, jika aku bisa kaya dengan usaha ku sendiri, semangat Dara"


Ucap Dara tersenyum yakin, setelah itu dia mulai mengetuk pintu bilik Apartemen yang ada di depan nya..


Tok... tok... tok..


Dara langsung terkejut saat menatap ke arah pria tersebut, dia mencoba menelan ludah nya yang terasa sangat berat....


"Apakah kau yang bernama Dara? "


Tanya pria itu menatap Dara dengan intens..


"Iya.. saya bernama Dara, untusan dari mbak Sofi.. "


"Okey, jika begitu ayo masuk, aku yang sudah memboking mu"


Ajak pria itu tersenyum menyeringai, Dara dengan pelan mulai melangkah kan kaki nya untuk masuk ke dalam bilik Apartemen tersebut...


Entah mengapa saat berada di dalam ruangan itu, Dara tiba-tiba saja merasakan perasaan yang tidak tenang, jantung nya mulai berdetak dengan sangat kencang tidak seperti biasa nya...


"Apakah kau yakin bisa memuaskan ku Dara? "


Tanya pria itu sambil menyilang kan kedua tangan nya di atas dada...


"Aku akan berusaha tuan"

__ADS_1


"Baiklah, jika begitu ayo kita ke kamar, kau pasti akan suka melihat apa yang akan aku perlihatkan"


"Iya"


Dara yang baru saja terjun ke dunia malam tentu saja belum terlalu mengerti dengan setiap tipe para pria yang akan menyewa nya


Karena yang Dara fikirkan hanya lah ingin mendapatkan uang yang banyak dan mudah...


Setelah tiba di dalam kamar, Tiba-tiba saja Dara dikejutkan dengan tiga orang pria yang ada di dalam kamar tersebut..


Dara langsung menatap ke arah pria yang baru saja mengajaknya masuk kedalam kamar...


"Tuan... kenapa di kamar ini ada orang lain, bukan kah kita akan segera melakukan pekerjaan ku untuk memuaskan tuan? "


Tanya Dara menatap heran, sedangkan pria hitam itu langsung tertawa dengan cekikikan..


"Haha..... kau sungguh lucu Dara, kenapa kau malah bertanya, bukan kah kita sudah dil sebelum nya? "


"Dil apa nya tuan, aku memang menyetujui untuk menjadi pemuas mu"


"Bukan hanya aku Dara, tapi dengan ketiga teman ku juga"


"Apa.. !!!! apakah kau sudah gila tuan? bagaimana mungkin aku memuaskan kalian ber empat dengan sekaligus , aku tidak akan sanggup tuan"


"Aku tidak mau tahu Dara, karena kami sudah membayar Sofi dengan harga mahal, jadi kau harus melayani kami berempat.. "


"Tidak.... aku tidak bisa, saat ini tubuh ku sedang tidak Vit, aku tidak bisa melakukan hal seperti itu tuan"


Ucap Dara dengan keras, membuat pria berbadan hitam itu langsung mencengkram tengkuk Dara dengan sangat kuat..


Dara merasa terkejut dan juga sakit, sungguh air mata nya langsung menetea dengan deras...


"Kau berani menipu ku hah! aku bukan orang sembarangan Dara, aku adalah salah satu pembunuh bayaran, apakah kau kira kau bisa menipu ku begitu saja"


"Maaf.... maafkan aku"


Ucap Dara terbata bata...


"Jika begitu, puaskan kami sekarang, aku tidak mau tahu, kau harus bisa memuaskan kami dengan cara yang sangat hot dan berbeda, cepat lakukan"


Teriak pria itu langsung melepaskan cengkraman nya, Dara sedikit tersungkur di atas ranjang, dan mulai menatap ke empat pria tersebut dengan rasa takut....


"Hiks... hiks.... ibu tolong aku"

__ADS_1


Gumam Dara di dalam hati.....


__ADS_2