Ketika Suami Ku Mendua

Ketika Suami Ku Mendua
Kecurigaan yang terbukti nyata


__ADS_3

Aira hanya terdiam membisu melihat sikap dari pria tersebut,


Ternyata setelah tidak bertemu hingga beberapa tahun lama nya, benar benar tidak merubah sikap Gio terhadap dirinya


Terkadang Aira merasa heran dengan pria itu, apakah dia telah melakukan suatu kesalahan? sehingga pria itu tampak tidak menyukai dirinya...


Tak mau berfikir terlalu jauh, kini Aira mulai menatap wajah Laura yang berada dekat dengan wajah nya..


"Anak mami main apa sama om Gio, apakah kalian tidak merindukan mami? "


"Rindu dong mi, tapi om Gio juga baik orang nya, seru kalau di ajak main, oya papi mana mi? "


Tanya Laura kepada Mami nya


"Papi ada dirumah sayang, kita tunggu tante Nadia dulu ya, baru kembali pulang"


"Iya mami "


Jawab kedua anak nya dengan tersenyum senang, tak lama kemudian, Nadia mulai tiba dengan membawa plastik kresek besar di kedua tangan nya,


Dia mengerucut kan bibir nya karena merasa kesal saat melihat kedatangan Aira..


"Loh.. kamu kenapa Nad..? kok cemberut gitu? "


Tanya Aira menatap heran


"Kamu cepet banget sih jemput mereka berdua, aku kan lagi main sama mereka"


"Beneran, kamu aja baru saja pergi ninggalin mereka bersama kakak kamu"


"Oh iya, kami tadi kan main ber empat, awal nya kak Gio cuek sama mereka berdua, tapi setelah melihat sikap Jason yang sama dingin nya dengan dia, entah mengapa kak Gio langsung penasaran dengan putra mu ini, dan dia mulai ajak Jason dan Laura buat main"


"Oya..aku gak nyangka kalau kak Gio bakal ramah sama anak aku"


"Aku juga Ai, aku kira dia gak suka anak kecil , oya gimana sama mas Arga, apakah dia udah balik kesini bareng kamu? "


Tanya Nadia penasaran


"Udah... dan aku nemuin sesuatu yang benar-benar membuat aku terkejut Nad"

__ADS_1


"Apa itu Ai? "


"Emm.... nanti aja ya aku ceritain di saat kita sedang berdua, gak bagus jika anak ku sampai mendengar nya"


Ucap Aira dengan wajah menahan sedih, melihat itu Nadia langsung memeluk sahabat nya dengan erat, dia bisa mengetahui jika hati Aira sedang tidak baik baik saja saat ini


"Jangan sedih Ai, ada anak kamu yang akan melihat nya, besok kita ketemuan di tempat biasa ya, cafe langganan kita dulu"


"Iya Nad, makasih ya Nad"


Ucap Aira menahan air mata yang sudah mau tumpah, setelah itu dia langsung berpamitan untuk segera pulang kepada kedua orang tua Nadia,


Sedangkan Gio, dia sudah tidak terlihat batang hidung nya, dan kedua anak nya Aira tidak lupa menyampaikan salam mereka kepada paman Gio tersebut...


Setelah berpamitan Aira pun langsung memasukkan kedua anak nya ke dalam mobil,


Terlihat dari depan teras, jika kedua orang tua Nadia dan juga Nadia mengantarkan kepergian mereka..


"Dada cucu nenek, minggu depan main kesini lagi ya sayang"


"Iya nenek, bay bay nek"


Teriak Laura dan Jason dari kaca mobil yang sudah di turun kan, Aira hanya tersenyum melihat pemandangan tersebut,


Tak lama kemudian, Aira mulai menjalankan mobil milik nya, dan menutup kembali kaca mobil agar anak nya bisa dalam keadaan aman..


****


Sedangkan di tempat lain, tepat nya di rumah Aira, saat ini suami nya Arga sedang puas puas nya melakukan video call bersama kekasih gelap nya tersebut..


Ternyata kepergian Aira untuk menjemput kedua putri nya telah di manfaat kan dengan baik oleh Arga..


Kini mereka berdua sedang asyik bercanda tawa di dalam Video


Seperti nya Arga sudah mulai masuk ke dalam hubungan terlarang yang sangat dalam, dia benar benar menikmati perselingkuhan nya tersebut, hingga melupakan segala tugas dan kewajiban nya sebagai seorang suami dan juga sebagai seorang bos..


Arga terlalu terbawa perasaan, cinta nya dengan Dara bagaikan seorang kekasih yang baru saja jatuh cinta,dan itu membuat dunia nya menjadi gelap, hanya Dara saja yang sedang ada di depan mata dan hati nya saat ini...


"Jadi besok aku akan ke Jakarta ya sayang? "

__ADS_1


Tanya Dara tersenyum senang


"Iya sayang, tapi seperti nya aku tidak bisa menjemput mu sayang, karena aku memiliki banyak sekali pekerjaan di kantor, kau naik taksi saja ya, alamat nya nanti akan aku kirim kan"


"Iya mas, makasih ya mas, sudah mau memberikan aku sebuah apartemen, aku benar-benar senang sekali"


"Iya, aku juga senang sayang, oya lalu bagaimana dengan ibu mu? apakah ibu mu tidak marah kepada mu sayang? "


Tanya Arga sedikit khawatir


"Ibu biarkan saja disini, lagian dia sudah mengetahui jika kau adalah pria beristri, dan dia menyuruh ku untuk menjauhi mu mas, aku benar-benar marah dengan nya"


"Jadi bagaimana dengan kepergian mu sayang? mas takut jika ibu mu tidak akan mengizinkan nya"


"Mas... aku akan melarikan diri secara diam diam, aku pergi menggunakan motor, untuk menuju ke terminal kereta, setelah itu, aku naik taksi untuk menuju ke Apartemen yang mas berikan, "


"Baiklah.. aku bahagia karena kau lebih memilih aku dari pada ibu mu, karena hubungan kita ini akan penuh dengan banyak pengorbanan sayang"


"Iya, tapi aku tidak mau menjadi yang kedua mas, bagaimana pun cara nya mas harus memilih aku dari pada mbak Aira"


Ucap Dara mulai berani mengancam, sedangkan Arga dia langsung mengiyakan permintaan kekasih nya tersebut, walau di dalam hati, tentu saja Arga tidak akan melepaskan kedua nya..


Arga terus berbicara dengan sangat mesra kepada kekasih nya Dara, hingga dia tidak menyadari jika sudah ada tiga orang yang berdiri di depan pintu kamar tersebut..


Kali ini Aira bisa mendengarkan perkataan suami nya, di dalam telfon tersebut, sungguh hati Aira benar-benar sakit saat mendengar nya secara terang-terangan..


Ternyata filing nya selama ini tidak pernah salah, ketika suami nya mulai berubah secara signifikan,


Aira langsung memboyong kedua anak nya kembali untuk masuk kedalam kamar Laura, dia tidak akan memarahi suami nya sebelum mendapatkan bukti yang kuat,


"Seperti nya aku akan memasang CCTV secara diam diam, agar aku mengetahui apa saja yang mas Arga lakukan di saat aku tidak ada dirumah"


Gumam Aira mulai berencana..


"Mami, kenapa kita tidak menyapa papi, sedangkan papi juga tidak menyambut kepulangan kami, apakah papi tidak merindukan kami berdua? "


Tanya Laura meneteskan air mata nya..


Aira langsung ikut menangis, dia sungguh merasa sakit saat melihat kedua anak nya merasa sangat sedih, jika kehadiran Arga hanya akan membuat kedua anak nya menjadi menderita, maka Aira siap jika harus kehilangan pria keji tersebut..

__ADS_1


"Kamu tega sama kami mas, seperti nya kamu benar-benar sedang kasmaran saat ini, sampai melupakan kami dengan begitu mudah nya,aku gak akan bersikap gegabah mas, jika kau pandai bersandiwara, maka aku juga bisa lebih pintar dari kalian berdua, sampai aku bisa mendapatkan hak waris untuk kedua anak ku "


Gumam Aira mencoba menguat kan hati nya, jangan sampai dia jatuh dalam kesakitan yang benar benar menusuk hingga ke relung hati yang paling dalam...


__ADS_2