Ketika Suami Ku Mendua

Ketika Suami Ku Mendua
Pertemuan yang mendebarkan


__ADS_3

Tak lama kemudian, mobil Arga mulai berjalan meninggal kan apartemen tersebut, dan Aira langsung mengikuti mobil Arga dari arah belakang...


Nadia terus mengomel sambil menyetir, dia sangat ingin menampar wajah J*l*ng yang sudah bersedia menjadi selingkuhan dari pria yang sudah beristri...


"Aira seperti nya Arga mulai mengarahkan mobilnya ke mall mewah yang ada di kota A"


Ucap Nadia gemas, sedangkan Aira mulai menatap dengan tatapan nanar, apakah suami nya masih memiliki uang yang banyak,


Kenapa juga Arga bisa menggunakan uang untuk mengajak Dara berhura hura , sedangkan semua tabungan mereka sudah Aira simpan dan kuasai...


"Ai kamu kenapa? apakah ada yang sedang kamu rencana kan? "


Tanya Nadia penasaran,


"Iya Nad, aku hanya heran dari mana mas Arga mendapatkan uang banyak untuk mengajak Dara berbelanja ke mall, bukan kah semua ATM dan tabungan milik nya sudah aku simpan, "


"Mungkin saja dia memiliki uang yang tidak kau ketahui Aira, oya, apakah kau akan menangkap basah mereka berdua? "


"Tentu saja Nad... tapi aku akan tetap bersandiwara agar mas Arga masih menganggap ku tidak tahu apa apa"


"Benar, sekarang ayo kita turun, mereka sudah mulai berjalan memasuki mall tersebut"


Ajak Nadia dengan bersemangat, setelah itu mereka langsung turun dan bejalan mengikuti langkah kaki Arga dan juga Dara.


Mereka terlihat sangat mesra, dengan penampilan yang berbeda , Arga mengunakan masker dan penutup wajah serta topi, sedangkan Dara bergaya modis tidak seperti biasa nya...


"Sayang... pilih lah tas yang kau mau, aku akan membayar nya untuk mu"


Ucap Arga mencium kening wanita tersebut


"Terimakasih sayang, kau sangat baik dan tidak pelit"


Ucap Dara memeluk tubuh Arga erat, dan dengan semangat Dara mulai memilih tas yang dia ingin kan


Setelah itu mereka mulai berpindah ke gerai penjualan yang lain nya,


"Mas.. aku mau yang itu, boleh ya, seperti nya baju itu sangat cocok jika aku yang memakai nya"


"Tentu saja sayang..., ambil lah sesuka mu, aku akan membayar nya untuk mu"


Cupp.....


Dara langsung mengecup pipi Arga yang sedikit tampak, dia benar-benar merasa bahagia hingga tidak bisa menahan rasa tersebut..


Dari kejauhan, Aira dan Nadia akan mulai beraksi, mereka berjalan ke arah gerai baju yang sedang Dara datangi


Wanita itu sangat fokus memilih pakaian yang dia sukai, dari gaun dan juga baju seksi Dara memilih nya dengan sangat banyak..

__ADS_1


Sedangkan Arga dia sedang berdiri di samping gerai sebelah kiri sambil mengangkat telfon


Sehingga memberikan kesempatan Aira dan juga Nadia untuk melakukan aksi mereka...


Grep.....


Tangan Dara dan tangan Aira sama sama memilih gaun yang sangat indah di dalam gerai tersebut, dan hal itu membuat mereka saling menatap satu sama lain


"Maaf mbak saya duluan yang mengambil gaun ini"


"Tapi saya duluan yang memegang nya ya"


Ucap Aira sambil menatap wanita tersebut,


Deegghhh.........


Dara langsung terkejut saat menatap siapa orang yang ada di depan nya saat ini, Aira telah berdiri dengan sangat anggun dan juga cantik, bersama seorang wanita cantik yang mendampingi dirinya...


"Kau......!!!...


Teriak Aira berpura-pura terkejut...


" Mbak Aira....!!!!


Teriak Dara tak kalah terkejut, dengan cepat Aira langsung melangkah kan kaki nya untuk mendekati wanita muda tersebut,


"Kau... bukan kah kau Dara yang ada di kota C, anak nya seorang wanita bernama ibu Ningsih...! bagaimana bisa kau berada di sini Hah? "


Tanya Aira menatap dengan tajam begitu juga dengan Nadia , dia mentap sangat tajam membuat Dara menjadi tidak berani membalas tatapan mereka berdua..


"Mbak Aira.... kenapa mbak Aira bisa berada disini? "


Tanya Dara panik


"Apa.... kenapa aku bisa berada disini? tentu saja untuk berbelanja baju gaun yang indah dan juga mewah ,oya kau sendiri sedang apa disini? apakah kau sudah pindah dari kota C ke kota A,...! "


"Aaaaku...... aku...sedang bekerja di kota A"


Jawab Dara dengan gugup


"Benarkah... Aira apakah kau mengenal wanita ini, dia kelihatan sangat Kampungan dan juga kuno"


Ucap Nadia mulai mengejek..


"Aku tidak mengenal nya Nadia, tapi suami ku yang mengenal nya, oya seperti nya penampilan mu sudah berbeda ya, sekarang kau terlihat sangat modis dan glamor, bahkan kau memakai pakaian mahal dan juga barang barang mahal, apakah kau bekerja dengan gajih yang sangat tinggi bayaran nya Dara? "


Tanya Aira menatap penasaran.. membuat Dara menjadi diam membisu...

__ADS_1


Tak lama kemudian, datang lah seorang pria yang sedang fokus dengan handphone yang dia pegang..


Dia berjalan tanpa melihat ke arah mereka bertiga, hingga beberapa detik kemudian..


"Sayang... apakah kau sudah selesai memilih nya...! "


Tanya Arga mulai menatap ke arah Dara, hingga tiba-tiba langkah kaki Arga mulai terhenti dengan seketika..


Deghhh.....


Jantung Arga langsung berhenti berdetak, bahkan kaki nya tidak bisa bergerak sama sekali....


"Tidak.. bagaimana mungkin istri ku ada di depan mata ku, bukan kah dia sedang pergi bersama anak anak"


Gumam Arga di dalam hati nya, jantung nya terasa bagai di remas remas membuat keringat dingin mulai keluar membasahi wajah Arga yang di tutupi oleh masker..


"Hay..... apakah kau kekasih dari wanita ini? tapi seperti nya aku tidak asing dengan suara mu barusan"


Ucap Aira menatap Arga dengan tatapan tajam...


"Mbak... maaf ya, saya harus pergi sekarang juga"


Ucap Dara yang baru saja mendapatkan isyarat dari Arga...


"Oh.. kenapa terburu buru Dara, aku bahkan belum berkenalan dengan kekasih mu itu, "


"Emm.... tidak bisa mbak, saya akan segera pulang ke kota C"


"Benar kah...! tapi aku dengar dari para pekerja proyek, kata nya kau sudah meninggal kan ibu mu secara tega, kenapa sekarang kau mau kembali lagi ke kota C Dara"


Ucap Aira yang membuat Dara semakin di pojokan, dia tidak bisa menahan kekesalan nya lagi, karena wanita ini, Dara harus gagal untuk melakukan belanja mewah nya..


"Cukup mbak Aira, bukan kah kau tidak mengenal ku, maka kau jangan ikut campur dengan urusan ku Mbak,... sekarang kau pergi lah bersama teman mu itu, aku tidak mau berbicara dengan mu lagi... "


"Oh... begitu ya, apakah kau marah kepada ku Dara, seperti nya kau bukan lah wanita yang polos, tapi kau adalah wanita seperti ular beracun, terlihat lugu tapi sangat mematikan"


"Jaga ucapan mu mbak... "


Ucap Dara berteriak mulai melayang kan tangan nya untuk menampar wajah Aira dan dengan cepat Aira langsung menahan tangan wanita tersebut dan gantian menampar Dara


Plakkk......


"Aakhhhh.... "


Jerit Dara kesakitan, sedangkan Arga dia benar-benar terkejut karena Aira sudah berani menampar kekasih nya di depan mata nya,


Arga ingin marah dan membela, tapi... dia takut jika Aira akan mengenali suara diri nya..

__ADS_1


Dengan cepat Arga menarik tangan Dara agar pergi dari hadapan kedua wanita tersebut...


__ADS_2