
Tidak terasa seminggu sudah berlalu begitu cepat, dan saat ini Aira telah bersiap siap untuk menghadiri sidang perceraian yang dia ajukan untuk suami nya Arga Sadewa..
Nadia dan Gio sudah hadir di rumah Aira dengan di dampingi oleh beberapa pengacara,
Seperti rencana sebelum nya, jika mereka telah menyiapkan bukti yang kuat jikalau Arga tidak menyetujui gugatan perceraian tersebut , Dan Gio akan membungkam Arga dengan video perselingkuhan serta video luka lebam yang membekas di wajah Aira beberapa waktu yang lalu...
Dan soal harta gono gini, Aira memutuskan untuk tetap mempertahankan hak milik nya, dan akan mengembalikan uang tabungan milik Arga dan juga surat Apartemen yang sudah di beli oleh pria tersebut...
"Selamat pagi semua nya"
Sapa Aira yang sudah berada di ruang tamu,
Nadia dan Gio langsung menatap ke arah wanita tersebut , Aira tampak sangat cantik dengan menggunakan rok sepan di batas lutut dan juga baju kemeja berwarna putih..
Rambut Aira dia gerai dengan indah, menambah kesan anggun dan juga menawan..
"Wah... calon janda cantik banget pagi ini, seperti nya kamu bakal jadi janda yang sangat di minati deh Ai"
Ucap Nadia menggoda Aira, membuat Aira menjadi malu
"Jangan seperti itu dong Nad, kamu buat aku malu aja"
"Hehe... ngapain malu Ai, kamu memang cantik banget, Arga aja tuh yang bodoh udah khianati istri secantik kamu, demi pelakor kampungan seperti Dara"
"Sutt.....jangan di ungkit lagi dong Nad, aku juga udah lupain mereka, oya kak Gio, Terimakasih ya karena sudah membantu perceraian aku sama mas Arga sehingga bisa sidang dengan waktu yang cepat"
"Hemmm... ayo pergi sekarang"
Ajak Gio mulai berbalik badan, pria itu masih saja bersikap dingin kepada Aira, mungkin Gio masih belum berani untuk menatap wajah wanita yang dia sukai dengan waktu yang sangat lama
__ADS_1
Setelah itu mereka langsung mengikuti langkah kaki Gio , tak lupa Aira menutup pintu rumah dengan rapat, karena kedua orang tua Aira sedang menunggu Putri Aira yang sedang bersekolah...
Setiba nya di dalam mobil Nadia kembali menatap sahabat nya tersebut, dia ingin memastikan dengan keputusan yang akan Aira ambil
"Ai... kamu yakin mau balikin setengah harta milik Arga, apakah kamu tidak rugi Ai enak banget dong itu pelakor gak jadi miskin"
Ujar Nadia dengan memasang wajah kesal...
"Aku ikhlas kok Nad, yang terpenting Mas Arga jangan ganggu aku dan kedua anak ku lagi, lagian harta bisa habis jika kita tidak pintar mengolah nya, "
"Kamu benar Ai, untuk apa juga mempertahankan harta milik orang serakah seperti Arga, oya aku dengar perusahaan milik nya sedang goyah saat ini, karena Arga ketahuan menggunakan uang proyek, pasti Arga harus mengganti rugi uang tersebut Ai, makan nya dia mati matian meminta harta sama kamu"
Ucap Nadia membuat Aira langsung terkejut, seperti nya apa yang di katakan Rio tempo hari benar ada nya,
Jika Arga telah banyak menggunakan uang proyek untuk selingkuhan nya tersebut, bahkan Arga rela memakai uang yang bukan milik nya hanya untuk membelikan apartemen mewah yang akan di tempati oleh Dara..
Aira tersenyum sinis ketika mengingat perkataan Rio, sungguh Arga benar benar telah di butakan oleh nafsu sesaat.
"Wah.... iya juga ya Ai, kenapa aku tidak kepikiran kesana, aku yakin kisah selanjutnya pasti akan sangat seru Ai"
"Jujur sebenarnya aku masih tidak menyangka jika mas Arga bisa sejahat itu, karena walau bagaimana pun dia adalah papi dari kedua anak ku,aku berdoa agar Laura dan Jason tidak menurun seperti papi nya, "
Ujar Aira dengan tatapan mata yang kosong, dan tanpa di sangka ternyata perkataan nya tersebut sudah mengganggu pendengaran seseorang, yang merasa keberatan dengan pemikiran dirinya
"Tentu saja tidak akan aku biarkan itu terjadi Aira , mereka berdua akan tumbuh menjadi seperti dirimu,seseorang yang baik dan juga kuat, tidak boleh menurun seperti Arga brengsek itu"
Ucap Gio yang menimpali perkataan Aira...
Tentu saja hal itu membuat kedua wanita yang ada di kursi belakang langsung merasa terkejut
__ADS_1
Bahkan Aira sempat mengira jika Gio tidak memperdulikan pembicaraan nya bersama Nadia, karena pria tersebut selalu bersikap dingin dan tidak bersahabat
Aira memberanikan diri untuk menatap wajah Gio yang ada di pantulan kaca kecil, pria itu masih terlihat dingin dan juga sangar membuat Aira menjadi takut untuk menjawab perkataan dari pria tersebut...
"Emmm..... terimakasih untuk penilaian nya kak Gio, aku juga sangat yakin jika kedua anak ku akan menurun seperti ku, bukan seperti papi mereka"
"Aira... mulai saat ini, kau jangan membahas nama pria itu lagi di depan kedua anak mu, karena dia tidak pantas di sebut sebagai seorang ayah, aku dan pengacara ku sudah menulis perjanjian secara hukum dengan syarat yang kau ajukan, harta akan menjadi milik Arga kembali jika dia mau menandatangani persyaratan itu, aku yakin dia akan memilih harta dari pada kedua anak nya"
Jelas Gio sambil fokus menyetir, Aira langsung terdiam mendengar ucapan dari pria tegas tersebut, seperti nya ini lah saat nya Aira melihat seperti apa rasa sayang nya Arga kepada kedua anak mereka...
"Apakah benar jika mas Arga lebih memilih Harta di bandingkan kedua anak nya? jika itu benar ada nya sungguh malang sekali nasib kedua anak ku, pantas saja jika selama ini mas Arga lebih mementingkan pekerjaan di bandingkan Laura dan juga Jason"
Ujar Aira mulai bersedih, Nadia yang melihat itu pun langsung memeluk tubuh Aira dengan erat..
"Sabar ya Ai... aku yakin jika ini adalah jalan terbaik yang di berikan oleh Tuhan untuk kehidupan mu dan juga anak anak mu, dan semoga saja Laura dan Jason akan mendapatkan pengganti seorang ayah yang lebih baik dan sayang sama mereka"
"Hiks... hiks.... tapi seperti nya itu tidak akan terjadi Nad, karena aku tidak mempunyai niat untuk menikah lagi, aku takut jika kejadian menyakitkan ini akan terulang lagi"
"Jangan patah semangat Aira, kau adalah wanita yang baik dan kuat,tuhan pasti akan memberikan mu jodoh yang sama seperti dirimu, sekarang ayo kita turun, siapkan mental mu untuk bertemu dengan Arga, kau harus bisa terlihat tegar di mata nya Aira"
Ucap Gio menimpali , dengan cepat Aira menghapus air mata nya yang telah turun membasahi pipi dan Aira kembali memperbaiki penampilan nya agar terlihat cantik dan juga Fresh
Benar yang di katakan oleh Gio jika dia harus terlihat tegar di mata Arga, agar pria itu tidak bisa menyepelekan Aira...
"Semangat Aira sayang, aku yakin kau akan menang"
Ucap Nadia menuntun tangan Aira untuk keluar dari mobil, menyusul Gio dan para pengacara yang sudah menunggu dirinya...
"Sambut kebebasan mu Aira"
__ADS_1
Gumam Aira di dalam hati