Ketika Suami Ku Mendua

Ketika Suami Ku Mendua
Akal cerdik Aira


__ADS_3

Pagi menyapa begitu cepat, membangun kan seorang wanita cantik yang belum puas dengan tidur malam nya,


Aira memutuskan untuk bangun walaupun saat ini tubuh dan mata nya benar benar merasa letih dan juga mengantuk..


Dia langsung membantu kedua anak nya untuk bersiap siap pergi ke sekolah hari ini, karena Aira memutuskan untuk mengajak suami nya berbicara di rumah pagi ini juga


Setelah selesai berbenah, mereka bertiga langsung pergi keluar dari rumah, hingga satu jam kemudian kini Aira sudah selesai mengantarkan kedua anak nya ke sekolah masing-masing..


Sekarang Aira sudah berada di dalam mobil milik nya, dia mulai menelfon sang suami untuk segera menyuruh nya kembali pulang kerumah saat ini juga


Tut... tut... tut....


Suara panggilan mulai terdengar berdering tapi belum di angkat oleh sang pemilik handphone,


Hingga beberapa menit kemudian baru lah panggilan tersebut di angkat oleh seorang pria yang baru saja bangun dari tidur nya..


"Hallo sayang"


Sapa Arga yang masih belum sadar sepenuhnya


"Hallo mas..., kamu kenapa kok suara nya serak begitu? apakah kamu baru saja bangun tidur mas? "


Tanya Aira membuat Arga langsung tersadar , pria itu mulai melihat ke samping tubuh nya yang terdapat seorang wanita tidak memakai apapun sedang memeluk tubuh nya dengan sangat erat


Arga terlonjak kaget menyaksikan keadaan mereka saat ini, jangan sampai Aira mendengar suara wanita lain di saat sedang menelfon karena itu bisa membuat Aira menjadi curiga..


"Sayang,, sebentar ya mas matikan dulu, nanti mas telfon lagi"


Ucap Arga mulai panik, sedangkan Aira dia mulai tersenyum penuh dengan rencana...


"Jangan mas... jangan kamu matikan telfon aku, atau aku akan marah sama kamu mas"


"Tapi...


" Kenapa..? memang nya kamu sedang apa sekarang mas..? bukan nya kamu lagi berada di kantor saat ini, ? "


Tanya Aira membuat Arga langsung tercekak tidak bisa bernafas..


Dengan perlahan Arga mulai melepaskan pelukan Dara yang ada di tubuh nya,

__ADS_1


Dia berusaha turun dari ranjang dengan sangat pelan agar tidak mengeluarkan bunyi di dalam telfon...


"Mas... kamu sebenarnya sedang apa sih..., jangan buat aku curiga ya mas? "


Tanya Aira mulai kesal..


Arga sudah keluar dari kamar, dia berdiri di balkon kamar yang ada di apartemen tersebut..


"Sayang... aku sedang berada di kantor saat ini, kan tadi malam aku sudah mengatakan jika aku sedang melakukan lembur, kenapa kamu tidak percaya dengan ku sayang? "


Tanya Arga mulai merasa frustasi, dia benar benar bingung jangan sampai Aira mengetahui kebohongan nya saat ini


"Oh.. baiklah, aku akan percaya kepada mu sayang, maaf jika aku sudah curiga, sekarang aku sangat merindukanmu mas dan aku ingin kita melakukan video call"


"Apa....!!! tapi... aku...


" Jangan bilang kamu juga tidak bisa mas, aku tuh kangen sama kamu, satu malam kita tidak bertemu, atau tidak aku susul kamu ke kantor sekarang juga, kebetulan anak anak sudah berada di sekolah saat ini"


"Jangan sayang.., emmm..... baiklah jika kau merindukan ku, maka aku akan pulang sekarang juga, kamu tunggu aku ya sayang"


"Baiklah.. aku kasih waktu 30 menit dari sekarang, jika kamu tidak pulang juga maka aku akan menyusul mu ke kantor"


Ucap Arga merasa panik, setelah itu dia langsung berlari masuk kembali ke dalam kamar..


Setiba nya di kamar tersebut, Arga langsung melihat seorang wanita berbalut selimut sedang duduk di atas ranjang sambil menatap ke arah Arga..


Membuat Arga menjadi merasa tidak enak dan juga serba salah,


Bagaimana cara nya agar dia bisa mengatakan jika saat ini juga dia harus pulang menemui istri sah nya..


"Mas... ada apa.? apakah ada masalah? "


Tanya Dara memasang wajah sedih membuat Arga menjadi tidak tega dengan dirinya


"Sayang.. mas harus segera pulang sekarang, nanti mas akan kemari lagi.. "


"Apa...! kenapa cepat sekali mas.., bahkan aku saja belum bisa berjalan setelah mas mengambil keperawanan ku, bagaimana mungkin kamu pergi meninggalkan ku begitu saja mas, lihat lah darah di sprei ini, masih membekas dengan sempurna mas, sebagai bukti jika kau sudah mengambil kehormatan diri ku mas"


Ucap Dara dengan wajah sedih membuat Arga menjadi semakin serba salah...

__ADS_1


Dengan cepat pria itu langsung memeluk tubuh Dara dengan erat, dia harus bertanggung jawab dengan wanita lugu tersebut..


"Maaf Dara, maaf jika aku berniat pergi, aku tahu jika kau sudah banyak berkorban untuk ku, kau rela meninggal kan ibu mu hanya untuk menyusul ku ke kota ini, dan kau juga sudah memberikan ku kehormatan mu untuk ku juga, aku benar-benar menghargai semua nya Dara.. tapi kali ini aku memang harus segera pulang, aku tidak bisa membuat Aira menjadi curiga dan juga marah sayang, aku tidak mau kehilangan kalian berdua"


Jelas Arga membuat Dara langsung menegakkan kepala nya untuk menatap wajah pria tersebut.


"Mas... apakah kau masih berat jika harus meninggalkan mbak Aira, apakah aku saja tidak cukup untuk mu mas? "


Tanya Dara menahan kesal


"Dara... aku tidak pernah mengatakan jika akan meninggalkan istri ku, tapi aku juga tetap akan menjadikan mu milik ku, jika bisa mendapatkan kedua nya kenapa harus meninggalkan salah satu nya Dara.. "


"Enggak mas..... tapi aku gak mau berbagi, aku mau nya kamu adalah milik ku seutuhnya mas, gak untuk wanita lain"


"Okey, akan aku fikirkan untuk kedepan nya sayang, sekarang aku harus pergi terlebih dahulu, waktu ku hanya 30 menit, kau tetap lah disini, dan ini uang untuk mu, kau bisa berbelanja online sepuas mu Dara"


"Baiklah... akan aku tunggu kedatangan mu kembali mas" jawab Dara senang sambil menerima segepok uang yang Arah berikan untuk ny


"Iya,ingat jangan keluar dari apartemen Dara, aku akan segera kembali"


Kata Arga sambil memakai pakaian nya kembali, setelah selesai dia pun langsung pergi dari apartemen milik Dara,


Jangan sampai dia telat tiba di rumah, karena jika itu terjadi maka Aira akan marah besar kepada dirinya..


Sedangkan di rumah mewah milik mereka berdua, Saat ini Aira sudah duduk di ruang tamu dengan berkas berkas yang sudah dia sediakan..


Hari ini Aira akan mengatakan secara terang terangan jika dia sudah memindahkan seluruh harta mereka berdua dengan nama kedua anak nya, termasuk tabungan Arga,


Pria itu mulai saat ini tidak akan bisa menggunakan lagi atm yang dia miliki, karena sudah Aira ubah pin nya.


Hingga tak lama kemudian , terdengar suara mobil yang berhenti di depan rumah, Aira langsung berdiri untuk menyambut kedatangan suami nya tersebut..


"Sayang... aku pulang"


Jerit Arga dengan tersenyum senang, membuat Aira membalas senyuman suami nya tersebut..


"Mas... akhirnya kamu pulang juga"


Ucap Aira menyindir...

__ADS_1


__ADS_2