Ketika Suami Ku Mendua

Ketika Suami Ku Mendua
Arga pandai bersilat lidah


__ADS_3

Arga sudah berlutut di bawah kaki Aira membuat wanita itu langsung menghentikan langkah kaki nya yang akan pergi meninggalkan tempat tersebut..


Sungguh Aira benar-benar geram saat ini, dia ingin sekali mencekik dan memukul suami nya tersebut tapi.. seperti yang Aira tebak sebelum nya..


Jika belum tertangkap basah maka Arga suami nya tidak akan mau mengakui perbuatan nya tersebut


Bahkan dia rela berpura-pura tidak mengakui Dara agar bisa membuat dirinya percaya, jika Arga tidak pernah berselingkuh..


Sekarang Aira harus berpura-pura agar mau mempercayai suami nya tersebut,


Sampai waktu yang tepat akan tiba di saat Arga tidak bisa mengelak karena sudah tertangkap basah...


"Aira... aku mohon, percaya lah kepada ku, aku tidak pernah berhubungan dengan nya Aira"


Tunjuk Arga ke arah Dara, membuat wanita muda itu langsung memasang wajah marah,


"Mas Arga.....kamu lebih memilih dia dari pada aku mas... okey jika itu mau kamu aku akan pergi sekarang juga"


Ancam Dara melangkah kan kaki nya keluar dari mall tersebut...


Sedangkan Arga dia mulai dilema dan juga serba salah , harus kah dia mengejar Dara dan meninggal kan istri nya, karena jika dia sampai melakukan hal tersebut, itu sama saja,


Jika Arga telah mengakui perselingkuhan nya kepada wanita muda tersebut, sedangkan saat ini Arga masih sangat mencintai Aira, dia tidak mau jika harus kehilangan istri nya tersebut.


Dan satu hal yang akan Arga pilih yaitu, berpura-pura tidak memiliki hubungan dengan Dara agar Aira bisa mempercayai nya kembali,


Setelah itu baru lah Arga akan mengejar Dara hingga wanita itu mau memaafkan diri nya...


"kenapa kamu tidak mengejar nya mas, aku tahu jika kau telah berbohong kepada ku, dan kau ingin sekali mengejar diri nya mas"


Ucap Aira dengan tatapan kesal


"Tidak Aira, kau salah sayang , aku tidak mungkin mengejar dirinya karena dia bukan siapa siapa ku sayang , sedangkan kau adalah istri ku"


"Cih.... aku sudah tidak percaya lagi dengan mu mas..., kau penuh dengan kebohongan dan juga penghianatan, bukan kah sudah aku katakan sebelum nya, aku tidak mentolerir perselingkuhan mas, tapi kau tetap melakukan nya bukan? ""


"Aira.. berapa kali aku katakan jika aku tidak melakukan nya"

__ADS_1


"Baiklah.. kita bicarakan di rumah, aku sudah sangat malu dengan kelakuan mu itu "


Ucap Aira bersikap dewasa, setelah itu dia dan Nadia mulai keluar dari mall,


Di ikuti oleh Arga yang berjalan di belakang mereka,


Setibanya di mobil, Arga langsung menghubungi nomor handphone Dara, dia ingin mengatakan jika Dara harus menunggu diri nya,


"Hallo Dara, kamu sekarang ada dimana sayang?"


Tanya Arga merasa panik...


"Kau jahat dengan ku mas, aku.... aku benar-benar marah kepada mu"


Ucap Dara menangis tersedu sedu


"Dara, maaf, aku terpaksa tidak mengakui mu , karena jika tidak Aira akan mengetahui perselingkuhan kita, aku tidak bisa membiarkan itu terjadi Dara"


"Kenapa mas ! bukan kah kau lebih memilih ku dari pada istri mu itu, tapi kenapa kau tidak mem bongkar nya saja, aku tidak mau seperti ini terus mas"


"Sabar lah Aira, apa salahnya menjadi yang kedua, kau tetap akan aku nafkahi dan aku beri uang yang banyak"


Tanya Dara penasaran


"Secepatnya sayang, aku mohon tunggu aku, karena aku juga sudah sangat merindukan milik mu Dara "


"Iya mas, semoga berhasil ya mas, aku akan menanti kedatangan mu"


Jawab Dara tersenyum senang, setelah itu Arga kembali melanjutkan mobilnya untuk menuju pulang kerumah..


Beberapa jam kemudian, kini Arga sudah tiba di rumah milik nya, dan dengan cepat pria itu langsung masuk ke dalam rumah untuk menemui istri nya yang sudah tiba terlebih dahulu...


"Sayang... ayo kita bicara"


Ucap Arga menatap punggung Aira yang sedang berdiri membelakangi diri nya.


Aira sangat malas untuk melihat wajah suami nya tersebut, karena menurut Aira Arga ada lah pria yang sangat tega dan juga jahat,

__ADS_1


Dia rela berbohong demi keselamatan dirinya sendiri, dan Arga juga tidak mau mengakui kejahatan nya padahal jelas jelas sudah tertangkap basah .


"Sayang apakah kau tidak mau mengatakan apa pun kepada ku? "


Tanya Arga mulai tidak enak, membuat Aira langsung berbalik menghadap dirinya..


"Aku tidak mau mendengar penjelasan apa pun lagi mas, karena aku sudah sangat lelah dengan mu"


"Apa maksud perkataan mu Aira , lelah bagaimana yang kau maksud? "


"Aku juga tidak tahu, tapi kau sendiri pasti mengetahui jawaban nya , mas Arga... kita sudah hampir 9 tahun lebih menjalankan rumah tangga ini, jadi jika kau berkhianat maka aku akan melepaskan mu dengan ikhlas"


"Jangan sayang... aku mohon.. jangan, kau tahu bukan aku sangat lah mencintai mu, jika pun aku melakukan kesalahan itu semua karena aku khilaf sayang, aku benar-benar tidak mau kehilangan dirimu"


"Baiklah.... jika begitu kau bukti kan saja perkataan mu itu mas , aku benar-benar sudah tidak bisa bicara lagi"


Jawab Aira langsung pergi meninggalkan Arga


Sesampainya di dalam kamar, Aira langsung meluapkan kesedihan nya, sungguh rasa nya sakit bukan kepalang, bagaikan pisau yang tertancap tepat di jantung nya..


Arga yang sudah terciduk di depan mata Aira pun tetap tidak mau mengakui kesalahan nya..


Dan hal itu membuat Aira benar benar merasa sangat marah dan kesal..


"Hiks... hiks.... tega kamu sama aku mas... kamu berkhianat dan tidak mau mengakuinya, kau sangat jahat mas Arga... kau benar benar manusia keji, akan aku cari bukti perselingkuhan mu kembali mas, agar kau tidak bisa berkelit lagi"


Ucap Aira dengan sangat yakin, hari ini Aira akan meluapkan kesakitan hati nya


Sambil menatap CCTV yang ada di handphone milik nya,


"Lihat lah mas Arga, bahkan setelah kau memohon pengampunan kepada ku pun kau masih berani menghubungi selingkuhan mu kembali, kau benar-benar manusia pembohong mas"


Ucap Aira meneteskan air mata, dia sungguh tidak mengenal siapa Arga sebenarnya, karena pria itu benar-benar sudah berubah hingga seratus persen...


Aira selalu bedoa agar kecurigaan nya selama ini hanya lah kesalahan untuk dirinya, tapi... setiap kenyataan selalu memberikan bukti yang sebenarnya..


Aira berkali-kali menemukan tanda tanda penghianatan yang di lakukan oleh suami nya tersebut...

__ADS_1


"Lakukan sesuka mu mas, karena kau sudah tidak bisa di ubah lagi, aku sudah mengajak mu untuk kembali kejalan yang benar , tapi kau tetap saja melakukan penghianatan di belakang ku, sekarang kau akan menuai apa yang kau tanam mas Arga"


Ucap Aira menahan sakit di hati nya


__ADS_2