Ketika Suami Ku Mendua

Ketika Suami Ku Mendua
Arga mulai tidak tenang


__ADS_3

Ibu Ningsih masih sangat terkejut saat mengetahui jika Arga kekasih dari putri nya ternyata adalah pria yang sudah beristri..


Benar filing nya selama ini, jika tidak mungkin Arga yang sudah terlihat dewasa dan tampan serta kaya itu, tidak mempunyai istri dan juga anak, dan hal ini akan dia beritahu kan kepada Dara agar putri nya tersebut mau berhenti untuk mencintai suami orang...


Apa lagi setelah mengetahui jika Arga akan kembali ke kota A, jadi sudah di pastikan jika Dara hanya di jadikan mainan oleh seorang Arga Sadewa...


"Ibu.. kenapa ibu terdiam, apakah ibu merasa sakit? "


Tanya Aira yang penasaran,


"Eh.. tidak.. aku tidak apa apa nak,.. kamu sungguh wanita yang berhati baik, aku do'akan aga pernikahan mu bahagia selalu ya"


Ucap ibu Ningsih dengan tulus membuat Aira menjadi tersenyum senang...


"Terimakasih banyak untuk doa nya buk, semoga saja tidak ada pelakor yang berani merusak rumah tangga ku bu"


Arga yang mulai merasa panik pun langsung menghidupkan klakson milik mobilnya dengan kuat


Sehingga Aira bisa kembali dengan cepat..


"Ibu seperti nya suami ku sudah mengajak ku untuk pergi, jika begitu aku pergi sekarang ya., oya ini adalah kartu nama ku, jika ibu membutuhkan sesuatu langsung hubungi nomor ku ya bu"


Ucap Aira sambil memberikan kartu nama yang dia ambil dari dalam tas nya.


Ibu Ningsih hanya diam dengan tatapan heran, dan menerima kartu nama tersebut serta langsung menyimpan nya di balik baju,


Jangan sampai putri nya Dara mengetahui hal ini


Tak lama kemudian, Aira sudah masuk ke dalam mobil dan Arga langsung mengendarai mobil tersebut dengan kecepatan kencang


Aira yang melihat sikap suami nya pun langsung tersenyum tipis


"Jangan ngebut mas, pelan pelan saja"


Ujar Aira membuat Arga langsung tersadar dari kemarahan nya


Arga berusaha agar tetap seperti biasa, jangan sampai karena rasa kesal yang menyeruak di hati nya akan membuat Aira menjadi curiga


"Mas....ibu Ningsih itu baik ya, pantas aja kamu mau menolong nya, tapi... kalau anak nya, aku gak tahu kenapa, aku tidak suka melihat nya,"


Ucap Aira kembali memecahkan keheningan..


Arga langsung mentap ke samping , kenapa juga Aira tidak menyukai wanita itu, apakah karena Aira sudah mengetahui sesuatu

__ADS_1


"Memang nya kenapa kamu bisa tidak menyukai anak ibu Ningsih, bukan nya dia terlihat baik dan lugu? "


"Iya... seperti nya memang begitu, untuk orang yang tidak mengetahui karakter dari seseorang, tapi kalau aku yang melihat nya, dia itu seperti memiliki dua kepribadian, karena wajah dan hati nya sangat bertolak belakang, wajah nya memang tampak lugu dan juga baik, tapi.. di balik wajah itu, tersirat hati yang tega dan juga kejam"


"Aira.... jangan suka menilai orang lain seperti itu, biarkan saja dia mau baik atau jahat, yang penting kan tidak merugikan kamu"


"Ya.. kamu bener mas, yang penting tidak merugikan aku, karena aku juga gak akan biarin siapa pun merugikan aku, bahkan suami ku sendiri"


Jawab Aira menatap Arga dengan tatapan senyum menyeringai, membuat Arga menjadi merasa gelisah..


Menurut nya, istri nya kini sangat lah mengerikan, setiap perkataan yang dia lontarkan langsung menusuk ke dalam relung hati nya..


"Oya, bagaimana dengan anak anak, apakah kita jemput saja kerumah ayah mu? "


Tanya Arga mencoba mengalihkan pembicaraan..


"Tidak perlu kok mas, nanti biar aku yang jemput sendiri, lagian kamu pasti capek habis nyetir selama 5 jam,jadi setiba di rumah kamu istirahat saja mas"


"Iya... kamu benar sayang, aku memang udah capek banget saat ini"


Ucap Arga tersenyum senang, akhirnya dia mempunyai kesempatan untuk menghubungi Dara setelah Aira pergi untuk menjemput anak anak mereka...


Tidak terasa lima jam sudah berlalu, dan akhirnya mobil Arga telah tiba di perkarangan rumah milik nya yang sudah hampir setengah bulan dia tinggal kan


Arga lebih suka di rumah ketika Aira keluar untuk pergi menjemput anak anak mereka, dan saat Aira sudah berada dirumah, Arga akan lebih menyukai keluar dari rumah itu


Kini Arga sudah masuk ke dalam, bersama sang istri yang berada di belakang nya..


"Huh... akhirnya sampai juga di rumah ini, aku rindu banget sama rumah, pengen istirahat "


Ucap Arga kepada istri nya,


"Ya sudah, kalua gitu aku mau beresin rumah sebentar ya mas, habis itu baru jemput anak anak"


"Iya sayang"


Jawab Arga tersenyum, setelah melihat Aira sibuk dengan pekerjaan, Arga langsung berlari masuk ke dalam kamar ,


Dan setiba nya di kamar, Arga mulai mengecek handphone baru milik nya, dan ternyata, sudah ada pesan yang di kirim oleh sang kekasih hati..


Tidak sia sia karena Arga sudah menulis nomor handphone milik nya di handphone Dara, jadi dia bisa mengetahui nomor Dara yang sudah di hapus oleh Aira..


"Mas... ini nomor aku ya, Dara, kalau udah sampai jangan lupa langsung bales , aku menunggu mu sayang"

__ADS_1


Ucap Dara di dalam pesan tersebut, membuat Arga langsung tersenyum dengan senang,


Dengan cepat Arga langsung menelfon nomor Dara, dia akan berbicara dengan kecil di dalam kamar mandi yang ada di kamar agar istri nya tidak bisa mendengar..


"Hallo mas... "


"Hallo sayang, apakah kamu sudah dirumah saat ini, tadi habis dari Barak kamu pergi kemana? kenapa tidak langsung pulang? "


"Oh.. aku pergi sebentar buat beli paket, mas kok bisa nelfon aku, apakah mbak Aira gak ada dirumah? "


"Ada kok, dia sedang beresin rumah, aku kangen sama kamu sayang, baru berpisah rasa nya udah kangen aja"


"Iya aku juga mas..., jadi kapan kita ketemuan mas... "


"Nanti ya, aku atur waktu yang tepat.. "


Tok... tok... tok...


"Mas.. kamu ngapain di dalem, kok di kunci? "


Tiba-tiba terdengar suara ketukan pintu yang di lakukan oleh Aira, membuat Arga terkejut setengah mati..


Dengan cepat pria itu mematikan handphone dan menghapus pesan dari selingkuhan nya tersebut..


Ckleek....


Pintu sudah terbuka, dan Arga mulai keluar sambil menatap wajah istri nya dengan tersenyum manis..


"Sayang, kamu kok ngagetin mas, mas lagi buang air besar lo"


"Masak... tapi aku dengar orang berbicara di dalem, kamu bicara sama siapa mas? "


Tanya Aira menatap curiga


"Aku.. aku gak bicara sama siapa siapa sayang, mungkin suara handphone, karena lagi puter video"


"Oh.. ya sudah, aku mau ambil baju kotor mas"


Ucap Aira masuk ke dalam kamar mandi, membuat Arga mengelus dada nya dengan pelan...


"Hampir aja, ternyata selingkuh sangat membuat hidup menjadi tidak tenang"


Gumam Arga di dalam hati nya,

__ADS_1


__ADS_2