Ketika Suami Ku Mendua

Ketika Suami Ku Mendua
Kebiasaan yang tidak berubah


__ADS_3

Tidak terasa malam telah datang menyapa, dan keluarga kecil Aira saat ini sedang melakukan acara makan malam bersama di meja makan yang ada di rumah mewah tersebut


Ada pemandangan yang terjadi di depan mata Aira, yaitu sikap suami nya yang tampak ramah dan perhatian kepada Laura


Sedangkan Jason, dia tidak terlalu menghiraukan candaan yang di ucapkan oleh papi nya tersebut, karena Jason sudah mengetahui jika mami dan papi nya baru saja bertengkar hebat..


Karena dia mendengar pembicaraan tante Nadia yang telah menjemput mereka di rumah sang nenek dan kakek..


"Sayang, apakah kau sudah kenyang makan nya? "


Tanya Arga kepada putri nya Laura yang sedang menyuapi nya makan


"Sudah papi, Laura suka papi seperti ini, mau suapin Laura makan, tapi papi jarang melakukan nya"


Ucap Laura menatap sedih, membuat Arga dan juga Aira merasa sakit mendengar perkataan dari putri mereka berdua


"Iya.. maaf ya sayang, karena terlalu sibuk bekerja, papi menjadi tidak punya waktu untuk kalian berdua"


Jawab Arga memasang wajah penuh penyesalan. membuat Aira tersenyum sinis menatap dirinya....


"Laura, ayo kita kekamar, mami akan mengajar kan kamu untuk belajar"


Ajak Aira yang sudah bangkit dari kursi nya,


"Iya mami, ayo kak, kita belajar bersama"


Ajak Laura kepada Jason, dengan cepat Jason langsung memegang tangan adik nya tersebut, dan mereka berdua mulai berjalan meninggal kan ruangan makan di ikuti oleh Aira di belakang nya..


Arga benar benar kesal karena merasa telah di abaikan oleh kedua anak dan juga istri nya, seperti nya Aira benar benar tidak bisa berdamai dengan dirinya, dan hal itu membuat Arga menjadi sangat ingin melihat istri nya kembali percaya kepada diri nya...


"Sial... aku seperti kambing congek sekarang, tidak di anggap ada di depan istri ku sendiri, apakah Aira belum bisa mempercayai ku, tapi bukan kah Aira sangat mencintai ku, tapi kenapa dia tidak takut kehilangan ku"


Ujar Arga dengan perasaan kesal, setelah itu Arga memutuskan untuk masuk ke dalam kamar nya,


Dia tahu jika Aira akan memilih tidur di kamar putri nya kembali, jadi dari pada bengong dan bosan, lebih baik Arga kembali menelfon Dara secara diam diam..

__ADS_1


Arga berfikir jika Aira tidak akan mengetahui perbuatan nya tersebut, karena Aira sedang berada di dalam kamar Laura...


"Huh... lebih Baik aku menghubungi kekasih ku dengan cepat "


Ucap Arga berbicara sendiri, hingga detik kemudian telfon tersebut mulai tersambung dan Arga tanpa sadar sudah tertawa cekikikan bersama sang penelepon...


Dari kamar putri nya Aira hanya mendengar kan apa saja yang di bicara kan oleh suami brengsek nya tersebut


Benar yang Aira curigai jika pria itu tidak akan mau melupakan selingkuhan nya, dia hanya suka membual dan berbohong agar Aira bisa menerima dirinya kembali.


Untung saja Aira lebih pintar dan cepat, dengan memasang cctv pribadi yang bisa di lihat oleh Aira sendiri...


"Oh... jadi kamu berniat untuk kembali Melakukan pertemuan diam diam lagi dengan wanita j*l*ng itu mas, baik lah kali ini, kau akan kena batu yang sesungguh nya mas"


Gumam Aira kepada dirinya sendiri,sungguh saat ini Aira benar-benar merasa kesal terhadap pria berhati dua tersebut..


Arga adalah pria yang tidak dapat di percaya, Bermulut manis serta munafik luar biasa,


"Sayang, besok aku akan tiba di saat jam kerja,agar Aira tidak mencurigai kepergian ku y? "


"Terimakasih sayang, oya jangan mengenakan parfum apa pun ya sayang, aku rasa Aira bisa curiga nanti nya"


"Hemm.... iya sayang, aku pasti akan mengikuti semua perintah mu, asal kan kau tetap datang ke kamar ku, aku sudah bahagia sayang, karena aku sangat candu dengan permainan mu sayang"


"Haha.... jangan berbicara seperti itu sayang, kau membuat ku menjadi menginginkan nya sekarang juga"


Ucap Arga memberengutkan wajah nya membuat Dara langsung tertawa di dalam video call tersebut..


"Sama istri mu minta nya mas"


"Dia tidak mau sayang, seperti nya dia masih marah sama aku sayang"


"Benar kah.. jika begitu, cerai kan saja wanita laknat seperti dia mas,, yang tidak mau melayani suami nya sendiri"


"Iya kau benar sayang,nanti juga akan tiba waktu nya sayang"

__ADS_1


Jawab Arga membuat wanita bernama Dara tersenyum bahagia, dia akan selalu menuntut dan mempengaruhi kekasih nya agar mau mentalak Aira dengan segera..


Dan hal itu membuat Aira langsung kembali tertawa..


Apakah dia kira jika mereka berdua bercerai maka Arga akan tetap menjadi pria kaya raya, hemm.... seperti nya Arga belum memberi tahu kan apa pun kepada wanita matre tersebut


"Oh.... seperti nya kau sengaja tidak ingin memberitahu kan masalah harta dengan selingkuhan mu itu ya mas, bagaimana jika wanita itu akan terkejut saat mengetahui kau tidak mempunyai apa apa lagi, karena semua aset dan uang mu surat di kuasai oleh kedua anak mu, sayang sekali kau Dara, karena kau tidak tahu apa pun soal itu semua, karena Arga telah menipu mu"


Gumam Aira sendiri nya, setelah itu dia langsung menyusul putri nya untuk tidur dengan nyenyak...


Hingga akhirnya pagi pun telah datang begitu cepat, dan Aira sudah bersiap siap untuk mengantar kan kedua anak anak nya menuju ke sekolah....


Sedangkan Arga sudah pergi beberapa menit yang lalu pergi menuju kantor milik nya


"Nad... kamu udah siap? "


Tanya Aira di dalam telfon


"Sudah, aku akan menjemput mu di tempat yang biasa, "


"Iya.. tapi kita harus lebih pintar lagi Nad, seperti nya akan aman jika kita menunggu mereka di area Apartemen saja, aku sudah memiliki kunci cadangan nya, karena aku memegang surat apartemen tersebut"


"Bagus itu Ai, kita tinggal mem video kan mereka secara diam diam, aku yakin Arga tidak akan menyadari nya, karena mereka sedang di mabuk asmara"


"Kau benar Nad, jujur pasti itu akan sangat sakit untuk ku, tapi aku akan berusaha untuk tetap kuat dan menerima nya"


Ujar Aira menetes kan air mata, menyaksikan perselingkuhan sang suami yang bukan hanya jalan berdua ataupun duduk berdua adalah hal yang sangat luar biasa kuat


Butuh hati dan perasaan seperti baja, yang membuat hati tidak lemah dan menangis, karena telah menjadi saksi bisu perselingkuhan yang di lakukan dengan berhubungan intim..


Aira mencoba untuk tegar menerima nya, dei membuktikan jika mereka berdua adalah manusia sampah yang tidak mempunyai hati dan perasaan..


"Kau pasti bisa Aira"


Gumam nya menyemangati

__ADS_1


__ADS_2