
Setelah menempuh satu jam perjalanan, Akhirnya mobil Nadia sudah tiba di parkiran yang ada di kolam renang termegah di kota tersebut..
Aira membantu anak anak nya untuk turun dari mobil, sedangkan Nadia membawa barang barang milik mereka semua
Setiba nya di dalam gerbang kolam, Laura langsung tersenyum dengan bahagia, putri cantik itu mulai menggandeng tangan kakak nya agar berlari melihat kolam yang sudah di penghuni oleh banyak pengunjung...
Laura benar benar terlihat sangat senang karena ini Adalah salah satu keinginan nya sejak lama, yang selalu tertunda karena sang papi selalu mengundurkan waktu jika di ajak ke kolam,
Jadi tanpa terasa sudah sangat lama keinginan Laura itu tidak kesampaian...
"Sayang, jangan lari lari, nanti jatuh nak! "
Panggil Aira dari kejauhan, mereka berdua langsung mengikuti kedua langkah kaki anak anak tersebut..
Hingga tak lama kemudian, Jason mulai menatap ke arah mami nya..
"Mami.. jangan khawatir, Jason akan menjaga adik dengan baik"
Ucap Jason mengacungkan jempol milik nya, membuat Aira langsung tersenyum melihat sikap putra nya tersebut..
Begitu juga dengan Nadia, wanita itu seakan terpesona dengan sikap Jason yang terlihat dingin dan juga tegas...
Andai saja Jason sudah dewasa seperti dirinya, pasti Nadia akan melamar Jason untuk di jadikan suami untuk nya.
"Kau kenapa tertawa Nad.. ? apakah ada yang lucu? "
Tanya Aira penasaran, setelah mendengar Nadia tertawa dengan pelan
"Hehe... tidak,, aku hanya sedang terpesona saja dengan putra mu yang tampan dan dingin, entah mengapa sikap nya yang seperti itu membuat ku menjadi mengingat kak Gio, "
"Sutt..... jangan mengucap hal seperti itu Nad, kau seakan akan ingin mengatakan jika Jason lebih cocok menjadi anak kak Gio kan? "
"Hehe... iya Ai, bener banget, habis mereka memiliki sikap dan gaya yang sama, sedangkan mas Arga kan tidak seperti itu, dia terlihat lebih ramah dan juga banyak bicara, huh.... seperti nya ada yang mengidam kakak ku di saat sedang mengandung ya"
Ucap Nadia menggoda Aira, membuat Aira langsung memukul bahu Nadia dengan baju yang dia pegang..
"Jangan mengada ngada Nad... mana ada aku seperti itu, bahkan aku tidak mengingat wajah kak Gio lagi"
"Apa....!!! serius kamu Ai...? "
Tanya Nadia dengan perasaan terkejut..
__ADS_1
"Iya serius, ngapain harus bohong, aku memang sudah tidak mengingat wajah kak Gio,lagian sudah hampir sepuluh tahun Nad, ya pasti nya wajah kak Gio sudah berubah menjadi lebih dewasa"
"Haha.... iya, kamu bener juga sih, secara udah hampir 10 tahun berlalu, tepat nya di saat umur kita berusia 19 tahun ya Ai"
"Hemmm.... dan itu sudah sangat lama Nad,oya kalau boleh tahu kenapa kak Gio belum menikah juga, bukan nya dia sudah berumur sama seperti suami ku ya"
"Oh.. kalau soal itu, aku tidak tahu Ai, karena dia tidak pernah cerita apa apa kepada ku, asal kau tahu saja Ai, selama dia merasa patah hati dengan mu, kak Gio menjadi pribadi yang bertambah dingin dan juga menyeramkan, aku saja sampai takut untuk mengajak nya berbicara"
"Benarkah..! apakah ada sangkut paut nya dengan ku Nad, tapi... itu tidak mungkin, kami kan tidak pernah dekat atau pun menjalin hubungan"
Tanya Aira heran, pasal nya di masa lalu, Aira tidak pernah bercakapan dengan pria bernama Gio tersebut, dia hanya tersenyum saat bertemu dengan kakak nya Nadia, karena pria itu selalu memasang wajah dingin
"Bisa jadi... hehe... oya, kalau boleh tau kenapa Laura menangis tadi pagi? apakah karena mas Arga? "
Tanya Nadia membuat Aira kembali mengingat sikap suami nya kembali,...
"Eh.. iya Nad... aku rasa mas Arga sudah semakin berubah"
"Maksudnya berubah, bagaimana Ai? "
"Aku juga gak tau Nad,semenjak perusahaan nya merangkak naik, mas Arga sudah banyak melupakan waktu untuk keluarga nya, dan di tambah dengan proyek yang sedang dia pegang saat ini, membuat Mas Arga benar benar lupa dengan kami Nad.. dia selalu mengatasnamakan pekerjaan, bahkan untuk menelfon saja sangat susah kami hubungi "
Karena bagaimana pun Aira membutuhkan tempat untuk mencurahkan isi hati nya tersebut, jangan sampai dia stress dengan apa yang dia fikir kan selama ini...
"Ai..... apakah kamu menemukan kejanggalan dengan mas Arga disana? '
" Maksud kamu bagaimana Nad...? "
Tanya Aira penasaran..
"Gini ya Ai, aku tahu jika suami kamu itu Adalah orang yang sangat bertanggung jawab atas pekerjaan yang dia pegang, tapi... bukan kah dia tetap bos di perusahaan milik nya sendiri, kenapa juga mas Arga tidak bisa pulang dengan alasan pekerjaan, bukan kah dia memiliki banyak bawahan yang telah mengatur proyek tersebut? "
Jelas Nadia membuat Aira langsung menyadari ucapan dari teman nya tersebut..
Iya... kenapa Aira tidak berfikir sampai disana, bukan kah suami nya adalah bos nya, lalu kenapa dia sendiri yang harus repot repot mengurus hal kecil di proyek yang sedang dia pegang..
"Kamu bener Nad.., kenapa aku tidak kefikiran kesana! sepertinya aku sudah terlalu percaya oleh ucapan mas Arga sehingga aku tidak dapat berfikir dengan jernih lagi"
Ucap Aira mulai merutuki kebodohan nya, setelah ini dia pasti akan memaksa suami nya untuk kembali ke rumah, karena sudah seminggu lebih Arga tidak bertemu dengan anak anak nya..
"Ai... kamu boleh mencintai dan mempercayai suami mu, tapi... kamu juga harus waspada dengan kejadian yang tak terduga, karena biasa nya pria beristri yang sudah mapan dan kaya, akan mendapatkan cobaan dengan sendirinya"
__ADS_1
"Kami bener Nad, apa lagi tampang mas Arga termasuk pria tampan, huh.. semoga saja suami ku menjaga kesetiaan nya dimana pun dia berada Nad"
Ucap Aira berdoa
"Amiin... "
Setelah berbincang bincang , Aira dan Nadia langsung mendekati kolam untuk melihat Laura dan Jason yang sedang bermain air..
Mereka berdua tertawa dengan bahagia, membuat hati Aira kembali teriris sakit...
"Mas Arga, padahal hanya hal sederhana yang mereka minta, tapi kenapa sangat berat untuk mu mengabulkan permintaan mereka, semoga saja apa yang di katakan oleh Nadia tidak terjadi kepada mu mas, karena jika sampai itu kau lakukan, maka aku tidak akan tinggal diam mas Arga, "
Gumam Aira di dalam hati nya, dengan perasaan sedih dan juga kesal...
Saat sedang melihat anak anak nya bermain air, tiba tiba saja, Aira mendengar suara seorang wanita yang memanggil nama nya..
"Mbak Aira... "
Sapa wanita tersebut, membuat Aira langsung berbalik menatap ke arah orang tersebut..
"Mbak Nana..., kok ada disini Mbak,apa sedang liburan juga? "
Tanya Aira kepada wanita tersebut.
"Iya, aku ajak anak anak buat main ke kolam, "
"Oh.. jadi cuma sama anak anak aja kan,? "
"Eh.. enggak dong mbak, suami aku juga ikut dong, kan besok harus udah balik ke Kota C, "
"Maksud mbak Nana, mas Rio udah pulang kesini? "
"Iya mbak Aira, kemarin Sore mereka semua para pekerja balik ke kota A, dan besok baru kembali lagi ke kota C, bukan nya suami kamu pak bos nya, kok kamu gak tahu sih mbak..., kan suami mbak yang memerintah kan mereka untuk pulang... "
"Apa.........!!!!
Deggghhh..... Jantung Aira langsung seperti berhenti berdetak, hingga rasa sesak mulai menerpa hati nya...
"Kebenaran apa lagi ini"
Gumam Aira di dalam hati
__ADS_1