Ketika Suami Ku Mendua

Ketika Suami Ku Mendua
Kebusukan Arga Sadewa


__ADS_3

Di dalam ruangan tertutup itu saat ini terasa hawa dingin yang mulai menyeruak di dalam ruangan tersebut


Gio dan Arga saling menatap dengan tatapan tajam, sedangkan Aira mulai memperhatikan mereka berdua....


Aira yang awal nya berniat ingin mengajak Arga berbicara soal penarikan uang yang dia ajukan itu pun, mulai membatalkan niatnya tersebut


Seperti nya tidak ada guna nya juga, jika Aira memberikan nasehat kepada pria itu, karena saat ini mereka sudah tidak memiliki hubungan apa pun


Yang ada, Arga akan menjadi tinggi hati serta berfikir jika Aira masih sangat mencintai dirinya...


Aira mencoba untuk mencairkan suasana yang terlihat sangat tegang, seperti nya Arga tidak takut sedikit pun dengan fakta yang ada...


"Ehm... apakah rapat ini sudah bisa kita mulai tuan tuan yang terhormat"


Ucap Aira membuat kedua pria tersebut langsung menatap ke arah diri nya..


Arga tersenyum sinis ke arah Aira, bagaimana mungkin setelah menjadi seorang janda mantan istri nya itu malah bekerja di perusahaan milik Gio,


pikiran kotor Arga mulai menerka nerka, atau jangan jangan, Aira lah yang selama ini telah melakukan hubungan perselingkuhan?


"Aira, bagaimana mungkin kau bisa bekerja dengan dia? aku lihat kau semakin dekat setelah bercerai dengan ku, apakah sebelum kita berpisah kau memang sudah menjalin hubungan dengan dirinya Aira? "


Tanya Arga menatap tajam...


Degghhh.....


Sungguh Aira terkejut mendengar tuduhan yang di ucapkan oleh mantan suami nya tersebut, dengan mudah nya Arga berusaha ingin membalikkan fakta yang ada..


"Jaga ucapan mu tuan Arga! jangan memfitnah ku, dengan sesuka hati mu, karena aku bisa menuntut mu ke pengadilan"


Ucap Aira dengan sangat lantang, membuat Arga menjadi teringat dengan surat perjanjian yang sudah dia tandatangani di pengadilan tempo hari...


"Baiklah... aku tidak akan membahas masalah ini lagi, sekarang ayo kita mulai rapat nya"


Ajak Arga merasa panik, setelah itu mereka berempat langsung duduk di kursi masing-masing..


Pandi mulai mengeluarkan berkas berkas penting permohonan penarikan uang yang Perusahaan nya ajukan


Dan tentu saja Gio dengan sangat teliti mulai membaca nya...

__ADS_1


Hingga beberapa detik kemudian, pria tampan itu langsung tersenyum sinis ke arah Arga..


Seperti nya Arga memang sangat licik dalam hal mengolah keuangan agar bisa di korupsi secara tertutup..


"Bagaimana dengan pembangunan proyek,? jika di sesuai kan dengan bajet biaya yang akan kau tarik, berapa lama proyek akan rampung kau kerjakan? "


Tanya Gio dengan tatapan tajam...


"Tentu saja tidak akan lama, satu bulan aku jamin bisa menyelesaikan semua proyek yang aku pegang itu"


Jawab Arga dengan nada sombong..


"Benarkah...! lalu bagaimana jika perkiraan mu sampai meleset? "


"aku yang akan bertanggung jawab kepada pihak perusahaan pemilik, kau tenang saja, jangan ikut campur urusan pembangunan nya, karena kau hanya tempat penitipan uang Gio"


Ucap Arga dengan nada kesal, membuat Gio kembali tersenyum sinis...


Pria yang ada di depan nya saat ini, benar benar pria yang berani me ngambil resiko besar, dan Gio akan melihat sehebat apa Arga dalam urusan menyelesaikan proyek para klien nya...


"Baiklah... aku akan menyetujui permohonan mu ini, karena kau memiliki data data penggunaan uang yang sangat baik, tapi...!! jika kau berani melakukan penyelewengan dana, maka kau sendiri yang akan menanggung nya tuan Arga Sadewa"


Jawab Arga dengan tak kalah mengejek..


Aira hanya diam mendengar kan mantan suami nya tersebut, sungguh Arga terlihat sangat lah sombong dan angkuh..


Bagaimana mungkin, dia tidak mengetahui sifat asli dari pria tersebut, apakah dahulu Arga selalu bersandiwara kepada dirinya? sehingga Aira menilai jika Arga adalah pria yang sangat sempurna...


"Tuan Arga, dana yang akan kami keluarkan adalah dana yang sangat banyak, dan sebelum kami mengeluarkan uang tersebut, maka anda harus membayar terlebih dahulu uang proyek di kota C yang sudah anda gunakan"


Ucap Aira kepada Arga, mereka duduk saling berhadapan dan tentu saja hal itu membuat Arga tersenyum dengan senang..


"Baiklah Aira.... "


Setelah itu Arga langsung menatap ke arah Pandi, dan dengan cepat Pandi menaikkan sebuah Koper besar di atas meja mereka...


"Ini uang ganti rugi untuk proyek C tuan Gio, perusahaan kami telah mengembalikan nya, dan akan mengambil nya kembali jika proyek sudah rampung di buat"


Jelas Pandi kepada Gio, Aira mulai bangkit untuk menyentuh uang yang ada di koper tersebut, dan dia memeriksa keaslian nya...

__ADS_1


Setelah semua selesai, kini mereka sudah menandatangani surat perjanjian yang di keluarkan oleh Bank Central


Tentu saja itu adalah salah satu perjanjian jika saja Arga sampai berani menyeleweng kan uang tersebut, maka pihak Bank dan juga para klien berhak menuntut Arga dengan pasal yang berlapis....


Setelah berjabat tangan, Arga dan Pandi langsung pergi meninggalkan ruangan tersebut,


Dia akan menarik uang secara cash agar lebih mudah membawa nya...


"Bagaimana Aira? apakah kau sudah bisa menilai seperti apa Arga itu? "


Tanya Gio menatap ke arah Aira, Dengan cepat Aira mengangguk kan kepala nya


Tidak pernah terbesit di pikiran Aira, jika Arga adalah pria yang sangat serakah dan juga gila harta...


Dan tanpa sengaja tiba-tiba Aira merasa sangat penasaran dengan uang ganti rugi yang bisa Arga sodorkan, dari mana kira kira pria licik itu mendapatkan nya


"Tuan Gio, saya sangat penasaran dengan uang ganti rugi yang Mas Arga berikan, kenapa dia bisa mendapatkan uang sebanyak itu tuan? "


Gio langsung tertawa dengan lucu, seperti nya Aira belum mengerti juga dengan rencana Arga yang sudah lama dia gunakan,


Kini Gio sudah membungkuk tepat di depan wajah Aira yang masih terduduk di kursi rapat tersebut..


"Apakah kau tidak mengetahui dari mana asal uang itu Aira? "


Tanya Gio membuat Aira langsung menggeleng kan kepala nya..


"Baiklah... aku akan memberitahu mu, tapi kau jangan terkejut ya? "


"Baiklah.. cepat katakan tuan Gio? "


"Sebenarnya harta yang telah kau kembalikan oleh Arga, semua aset nya sudah di jual oleh dirinya Aira, dan Arga juga menggunakan separuh uang tabungan milik kalian berdua, untuk melunasi uang tersebut,maka dari itu, Arga berusaha mati matian untuk bisa mendapatkan harta nya kembali Aira"


Jelas Gio membuat Aira langsung menutup mulut nya menggunakan tangan..


"Ya Tuhan... jadi mas Arga sudah menjual aset milik kami, dan menggunakan uang tabungan juga, sungguh tega pria itu "


"Itu lah Arga yang sebenarnya Aira, dia bahkan tidak memikirkan kedua anak mu sedikit pun, sekarang jangan berbelas kasih untuk nya Aira, kau harus bisa melupakan dia"


"Baiklah.. aku pasti tidak akan mengasihani nya lagi kak, jika dia tega, maka aku juga bisa lebih tega dengan nya, hanya demi wanita murahan bernama Dara, dia rela menghabiskan harta milik nya,semua perbuatan nya akan terbalas kan sebentar lagi kak"

__ADS_1


Ucap Aira dengan mata memerah, sungguh hati nya terasa sangat sakit setelah mengetahui sifat asli dari Arga Sadewa


__ADS_2