Ketika Suami Ku Mendua

Ketika Suami Ku Mendua
Kesedihan sang ibu


__ADS_3

Sedangkan di sisi lain, saat ini Aira dan Nadia sudah berada di dalam mobil untuk menuju ke rumah orang tua Aira..


Aira sudah memutuskan untuk tinggal di rumah orang tua nya agar Arga tidak berani mendekati nya kembali..


Rasa trauma karena sudah disakiti oleh Arga benar-benar membuat Aira menakuti sosok pria tersebut, Aira takut jika saja dia tidak mau mengikuti kemauan Arga untuk tidak mengajukan surat perceraian maka Arga akan kembali berbuat kasar kepada Aira...


"Ai... apakah kau masih memikirkan suami sialan mu itu? "


Tanya Nadia yang merasa penasaran..


"Iya, aku masih takut jika bertemu dengan dirinya Nad, aku yakin dia pasti akan menolak gugatan perceraian ku ini, dan dia akan kembali berniat mengurung ku agar aku tidak bisa pergi ke pengadilan, aku... aku takut dia berbuat kasar kepada ku lagi Nadia"


Jelas Aira dengan wajah sedih, sungguh dia tidak pernah menyangka , jika suami yang dia cintai sudah berubah menjadi pria penghianat dan juga seorang monster yang tega menyakiti diri nya demi keegoisan nya sendiri...


"Ai.. jangan panik seperti itu, aku dan kak Gio akan melindungi mu Ai, begitu juga dengan kedua orang tua mu, mereka pasti tidak akan membiarkan Arga menemui dirimu lagi"


Ucap Nadia memberikan semangat kepada Aira , membuat wanita malang itu langsung memeluk tubuh Nadia dengan erat..


"Terimakasih Nad... aku sangat beruntung mempunyai teman sebaik kamu"


"Aku juga beruntung Aira sayang"


Jawab Nadia sambil fokus menyetir..


Hingga beberapa menit kemudian, mereka telah tiba di rumah yang tidak terlalu mewah tapi sangat asri dan juga damai,..


Aira dan Nadia langsung turun dari mobil menuju kerumah orang tua nya tersebut,

__ADS_1


Terlihat dari luar, jika rumah itu tampak sunyi senyap, mungkin kedua anak nya sedang berada di sekolah saat ini,


"Assalamu'alaikum ibuk"


Sapa Aira dan Nadia secara bersamaan, mereka masuk ke dalam rumah yang pintu nya telah terbuka, hingga tak lama kemudian keluar lah seorang wanita paruh baya yang sudah menatap Aira dengan tatapan menyedihkan..


Ibu Yanti adalah ibu kandung Aira dia menangis dengan sangat pilu, saat mengetahui nasib pernikahan putri nya yang kini sudah kandas tanpa di sangka sangka..


"Aira.....!


Panggil ibu Yanti berlari memeluk putri nya tersebut , Aira membalas pelukan sang ibu dengan tak kalah erat, entah apa yang harus dia jelaskan kepada ibu nya..


Tentang perselingkuhan yang sudah di lakukan oleh suami nya sendiri...


" Ibu sudah mendengar semua nya dari Nadia nak,... kamu yang kuat ya sayang, jangan patah semangat "


"Ya Tuhan nak..., malang sekali nasib kamu nak...! padahal kamu ada, seorang istri dan ibu yang sangat baik untuk suami dan juga anak anak mu, tapi kenapa kamu mendapatkan cobaan sebesar ini Aira"


"Aku juga gak tahu buk, aku gak tahu kesalahan ku dimana ,bahkan Mas Arga tidak menerima gugatan perceraian ku buk, dia ingin menjadi kan aku istri pertama nya, dan me madu ku dengan wanita lain, aku gak bisa Terima buk, aku gak kuat jika harus di madu buk"


Ucap Aira meluap kan kesedihan nya,


Ibu Yanti benar-benar menangisi nasib putri nya tersebut, bagaimana mungkin Arga yang tampak penyayang dan penuh kasih sayang, bisa berubah dalam sekejap setelah perusahaan nya menjadi naik dan sukses di negara tersebut...


Benar kata orang, jika seorang pria akan di uji dengan uang, harta , tahta, dan juga wanita, dan jika mereka tidak kuat, maka semua yang dia miliki akan hancur dengan seketika...


Seperti Arga contoh nya, seorang pria yang memilih jalan untuk mendua, dari pada mempertahankan apa yang dia miliki , dengan keegoisan yang dia punya dia tidak menyadari jika jalan yang dia pilih akan membawa nya dalam kehancuran hidup...

__ADS_1


"Nak... mungkin ini cara Tuhan agar kau sadar jika suami mu bukan lah pria yang tepat, dia tidak bisa di perjuangkan nak, karena setiap kesempatan yang sudah kau berikan, tidak pernah di manfaat kan dengan baik oleh Arga, sekarang kau harus tegas dalam mengambil keputusan, biarlah kehilangan seorang suami asal kan kau tidak makan hati setiap hari nya nak"


Ucap Ibu Yanti memberikan nasehat kepada putri nya tersebut...


"Iya buk , aku juga sudah tidak mau lagi memberikan kesempatan kepada mas Arga, karena dia sudah berkali kali menyia nyiakan nya ibu"


"Bagus jika begitu, bukan nya ibu tidak suka jika kamu kembali lagi dengan suami mu itu Aira, tapi setiap orang yang pernah berselingkuh biasa nya jika di maafkan dia akan melakukan perselingkuhan kembali , karena selingkuh itu seperti sebuah penyakit nak, lagi pula, kedua anak mu selalu berkata jika papi mereka sudah tidak memperdulikan mereka kembali, ibu takut jika Arga selalu seperti ini, maka akan menimbulkan kebencian dari kedua anak mu Aira, lebih baik jika kalian hidup terpisah sekalian, jadi anak ank mu juga akan memaklumi nya"


"Baiklah buk,... aku akan tetap mengajukan surat perceraian dan kak Gio sedang mengurus nya buk, dia membantu perceraian ku agar mas Arga tidak bisa menemui ku lagi"


"Benarkah seperti itu nak! ibu sangat senang mendengar nya, semoga masalah mu bisa terselesaikan dengan cepat ya nak"


Ucap Ibu Yanti dengan tersenyum, sejujurnya ibu Yanti sangat menyayangkan jika putri nya menjadi seorang janda, tapi setelah mendengar dan melihat video perselingkuhan yang di lakukan oleh menantu nya sendiri,


Rasa hati ibu Yanti ikut sakit dan kecewa kepada Pria itu, lebih baik sendiri dari pada harus memiliki suami yang suka menyakiti hati serta perasaan dan membuat hidup menjadi tidak nyaman ...


Setelah selesai mencurahkan isi hati , Aira dan Nadia langsung masuk ke dalam kamar yang pernah menjadi kamar Aira saat masih remaja dulu...


Dia langsung berbaring untuk menguatkan hati dan juga perasaan nya yang masih berantakan tidak karuan,


Seperti nya Arga benar-benar telah berhasil memporak porandakan kehidupan Aira, hanya karena satu wanita yang matre dan suka menganggu suami orang, akhirnya membuat kehidupan orang lain yang tidak bersalah menjadi terkena dampak nya


Aira akan berusaha untuk bangkit agar kedua anak nya tidak mengalami hal yang seperti dia alami, Aira akan berjuang untuk menjadi sosok Ayah menggantikan Arga, dan menjadi sosok ibu yang selalu ada untuk kedua anak nya tersebut.


"Mas Arga... mulai saat ini, nama mu akan kami hapus dari kehidupan kami , aku tidak akan menghilang kan nama mu sebagai ayah dari kedua anak ku mas, tapi... aku akan mengajar kan kedua anak ku agar tidak bergantung dengan dirimu..., semoga kau bahagia dengan jalan yang kau pilih mas Arga"


Gumam Aira di dalam hati nya, sambil memejamkan mata...

__ADS_1


__ADS_2