Ketika Suami Ku Mendua

Ketika Suami Ku Mendua
Gio yang salah tingkah


__ADS_3

Di sebuah ruangan rumah sakit terdengar suara ijab kabul pernikahan yang di ucapkan dengan suara tidak semangat...


Arga terpaksa harus menikahi Dara secepatnya di rumah sakit tersebut, karena Dara mengancam ingin bunuh diri jika dia tidak juga menikahi dirinya..


Lagi lagi, Arga harus mengeluarkan banyak kocek uang yang dia miliki, untuk menyewa pak penghulu yang ada di negara tersebut dan juga para saksi palsu, agar pernikahan bisa berjalan dengan baik


Sahhh.........


Setelah terdengar suara Sah dari para saksi yang hadir, Dara langsung menyunggingkan senyuman bahagia, akhirnya apa yang dia impi impikan bisa menjadi kenyataan,


Dara telah berhasil menjadi istri dari Arga Sadewa dan itu arti nya Dara memiliki nama belakang menjadi Dara Arga Sadewa,


Istri dari pemilik perusahaan konsultan yang sangat terkenal di negara A....


Dan tentu saja, hal itu juga di manfaat kan Dara, untuk kehamilan nya, jangan sampai dia hamil tanpa seorang suami, walaupun Dara belum meyakini siapa ayah dari janin yang dia kandung saat ini...


"Huh... akhirnya apa yang aku takutkan sudah hilang sirna, aku memiliki seorang suami yang mau bertanggung jawab dengan kehamilan ku, dan aku juga menjadi istri dari pria kaya seperti mas Arga, inilah jalan ku mbak Aira, maaf jika aku sudah tega menghempaskan kamu dan juga anak anak mu"


Gumam Dara di dalam hati sambil tersenyum menyeringai...


Setelah melakukan ijab kabul, Arga langsung menatap wajah Dara dengan malas


Pria itu masih merasa kesal kepada wanita tersebut, karena Dara sudah hamil tanpa persetujuan dari nya,


"Mas... mengapa kau menatap ku dengan sangat tajam? apakah kau tidak merasa bahagia saat ini? "


Tanya Dara setelah semua orang pergi keluar dari ruangan inap milik nya..


"Apakah kau kira aku bahagia Dara, aku belum siap untuk menikah lagi, karena aku masih ingin berusaha rujuk dengan Aira"


"Cukup mas...! apakah kau belum bisa melupakan mantan istri mu itu, saat ini aku sedang hamil mas, hamil anak kita berdua"


"Hamil.... kau hamil tanpa persetujuan dari ku Dara , bukan kah aku tidak pernah menginginkan anak dari mu, untuk saat ini aku hanya butuh tubuh mu Dara, butuh dukungan mu yang menemani ku setiap saat, bukan memiliki anak dari mu"


"Apa maksud perkataan mu mas Arga? "


"Dara, aku tidak suka dengan anak kecil, bahkan bersama kedua anak ku saja aku sangat jarang mengajak mereka bermain bersama, aku sangat sibuk Dara, aku tidak mempunyai waktu untuk meluangkan waktu untuk mereka"


"Baiklah.... itu tidak masalah mas, aku tidak akan menuntut banyak kepada mu, tapi kau harus tetap setia bersama ku mas Arga"

__ADS_1


Ucap Dara mendamaikan keadaan, Arga langsung mengusap wajah nya dengan kasar, sungguh dia sangat bingung dengan beban yang mulai bertambah di dalam perut Dara .


Niat hati hanya ingin bermain main saja, sambil mengejar mantan istri nya kembali, tapi sekarang pupus sudah harapan Arga, karena Aira tidak akan mau di ajak rujuk karena status dirinya yang telah menikah lagi...


Setelah menetralkan perasaan nya, Arga kembali menatap wajah Dara dengan sangat intens, hari ini juga Arga memutuskan untuk membawa pulang Dara dari negara tersebut...


"Persiapkan dirimu, kita kembali sekarang juga"


Kata Arga membuat Dara menjadi terkejut...


"Mas... kenapa kita pulang sekarang, bukan kah waktu kita liburan masih ada seminggu lagi mas"


"Dara, apakah kau masih mempunyai otak, kau sedang hamil, dan keadaan janin mu sedang lemah, jadi kau tetap tidak bisa berjalan jalan seperti kemarin, lagian aku harus segera menyelesaikan proyek ku Dara, "


"Baiklah mas, kita akan pulang sekarang juga, tapi aku mohon, tolong jangan marah dengan ku mas, sini peluk aku dan juga anak kita mas"


Rayu Dara dengan nada manja, sedangkan sebelah tangan nya sudah dia letakkan di atas perut nya..


Dengan perlahan Arga mulai berjalan mendekati ranjang, dia memeluk Dara untuk menetralkan perasaan kesal nya saat ini....


"Bagus mas... kau adalah pria yang penurut, walaupun kau suka marah, tapi kau tetap menuruti apa kata ku"


Gumam Dara di dalam hati...


*****"


Sedangkan di tempat lain, tepat nya di ruang kerja milik Gio , saat ini pria tampan tersebut sedang fokus menatap ke arah depan,


Aira tidak menyadari jika Gio sedang menatap dirinya dengan intens, karena Aira masih sibuk mengerjakan laporan yang akan dia berikan kepada bos nya tersebut


Gio tersenyum manis, saat melihat wajah Aira terlihat sangat cantik dan mempesona, bagaimana mungkin wanita sesempurna Aira bisa di selingkuhi oleh suami nya


Sungguh Arga adalah pria terbodoh yang ada di dunia ini, karena Aira termasuk wanita paling sempurna yang tak memiliki kekurangan apa pun...


"Sungguh indah makhluk ciptaan Tuhan yang ada di depan mata ku saat ini, apakah aku bisa memiliki mu secara halal Aira"


Gumam Gio berbicara sendiri.


Hingga beberapa menit kemudian, kini Aira sudah selesai mengetik laporan yang dia kerjakan, dan dia mulai menggeser kursi nya untuk melemaskan otot otot tubuh yang terasa sangat kaku...

__ADS_1


"Uh.. akhirnya selesai juga pekerjaan ku, "


Ucap Aira tersenyum senang...


Gio yang mulai mengetahui jika Aira sudah selesai mengerjakan pekerjaan nya pun, langsung berpura-pura sibuk menatap ke arah laptop milik nya..


Hingga tak lama kemudian, terdengar suara langkah kaki yang berjalan mendekati meja Gio...


"Tuan Gio, apakah kita sudah bisa pulang sekarang?


Tanya Aira membuat Gio menjadi tersentak kaget..


" Iya, ayo kita pulang Aira, karena ini sudah mau petang"


"hemmm... jika boleh tahu, tuan sedang mengerjakan apa? "


"Aku.. aku sedang mengerjakan pekerjaan ku yang sangat banyak Aira, jadi aku tidak fokus saat kau sudah berada di dekat meja kerja ku"


Jawab Gio dengan gugup..


Sedangkan Aira mulai memicingkan sebelah mata nya, dan tersenyum sinis menatap bos nya tersebut..


"Ada apa, kenapa kau melihat ku seperti itu Aira? "


Tanya Gio dengan tatapan curiga...


"Tuan.... apakah anda yakin jika sedang mengerjakan pekerjaan yang sangat banyak, sedang kan laptop tuan sedari tadi mati tidak terlihat hidup"


Deghh....


Gio langsung menggaruk rambut nya dengan malu, bagaimana mungkin dia lupa menghidupkan laptop yang sedang dia pegang sedari tadi,


Seperti nya Gio benar-benar bisa gila jika harus memendam perasaan nya hingga begitu lama lagi, karena wanita yang dia sukai sudah berada di depan mata nya..


"Aira.... kapan masa idah mu habis? "


Tanya Gio menatap dengan intens..


"Satu bulan setengah lagi tuan, ada apa tuan bertanya masa idah ku? apakah ada masalah tuan? "

__ADS_1


"Aku mempunyai rencana untuk mu Aira, tapi aku membutuhkan waktu hingga masa idah mu selesai, sekarang ayo kita pulang, aku akan berbicara dengan ayah dan juga ibu mu"


Ajak Gio bersemangat langsung menarik tangan Aira dengan sangat erat, membuat wanita itu hanya diam seperti orang kebingungan...


__ADS_2