Ketika Suami Ku Mendua

Ketika Suami Ku Mendua
Menjemput Laura dan Jason


__ADS_3

Tepat sore hari, Aira memutuskan untuk pergi menjemput kedua anak nya di rumah keluarga Fernandez


Awal nya, Aira mengira jika Nadia akan menjaga anak anak nya dan menginap dirumah milik nya juga, tapi saat sesampainya di kota C malam kemarin,


Ternyata Nadia memberitahu jika dia telah membawa kedua anak Aira untuk menginap di rumah keluarga nya


Aira merasa sangat keberatan, karena dia tidak mau merepot kan kedua orang tua Nadia, dan juga Aira sudah lama tidak main ke rumah mereka, semenjak Nadia sudah pergi ke luar negri..


Tapi Nadia tetap bersikeras dan langsung membawa kedua anak nya tanpa persetujuan dari Aira


Dan saat ini, untuk yang pertama kali nya dalam beberapa tahun berlalu, baru kali ini lagi Aira kembali menginjak kan kaki di rumah keluarga Fernando..


Rumah yang dahulu sangat sering Aira kunjungi untuk bertemu sahabat nya Nadia


Rumah mewah tersebut, sudah banyak perubahan, seperti nya kedua orang tua Nadia baru saja selesai merenovasi rumah tersebut


Membuat Aira menjadi terpanah dan merasa asing dengan rumah yang sedang dia singgahi saat ini, setelah masuk ke dalam gerbang, Aira langsung di sambut oleh pembantu rumah tangga yang sangat Aira kenali


Dia bik Surti, yang sudah mengabdikan dirinya sejak dia menjadi seorang janda pada umur 40 tahun yang lalu, di saat Aira sudah berteman baik oleh Nadia di bangku sekolah SMA


"Selamat sore bik Surtik"


Sapa Aira dengan ramah, membuat wanita tua itu langsung menatap ke arah asal suara..


"Eh... ini non Aira ya, sahabat nya non Nadia? "


Tanya bik Surtik menatap penasaran,


"Iya bik, aku Aira teman nya Nadia"


"Wah.. non Aira bertambah cantik ya sekarang, bibi jadi terpesona lihat nya"


"Ah.. apa iya bik, oya saya kesini mau jemput anak anak saya, apa bibik bisa mengantarkan nya?"


Tanya Aira kepada bik Surti, membuat wanita itu langsung tersenyum mengiyakan..


Setelah itu, mereka melangkah masuk ke dalam rumah besar tersebut, di dalam ruang tamu, Aira bertemu dengan kedua orang tua Nadia, dan mereka saling memeluk meluapkan kerinduan..


Mama nya Nadia sangat lah menyukai Aira, dan dia sedari dulu berharap agar wanita cantik ini mau menjadi menantu nya


Tapi ternyata jodoh tidak berpihak kepada putra nya, sehingga Mama Nadia berusaha untuk menerima kenyataan tersebut.

__ADS_1


"Tante, jadi dimana kedua anak ku, maaf jika telah merepotkan om dan tante ya! "


Tanya Aira menatap tidak enak, membuat mama Nadia langsung memegang tangan Aira dengan lembut..


"Mereka ada di lapangan belakang sedang bermain, Aira jujur tante bahagia ketika anak anak mu berada disini, jika boleh, kalau bisa setiap Minggu kau membawa mereka kesini ya, agar tante tidak merasa kesepian lagi"


"Iya, tante mu benar Aira, om juga merasa senang melihat kedua anak mu, mereka adalah anak yang sangat pintar dan ramah, "


"Benarkah om, tan, jika begitu nanti akan saya bawa jika ada waktu ya tante, oya Nadia dimana tante? sedari tadi saya belum melihat nya? "


"Nadia sedang keluar ke supermarket sebentar, kata nya mau beli banyak snake dan juga makanan untuk anak anak"


"Wah... Nadia repot repot banget sih tan, jika begitu Aira ke taman belakang dulu ya, tempat nya masih sama seperti dulu kan tante? "


"Iya masih dong sayang, kamu terus aja nanti belok ke kiri sama seperti dulu"


"Okey, jika begitu Aira tinggal sebentar ya tante"


Ucap Aira dengan sangat sopan, setelah melihat Aira berlalu pergi, mama nya Nadia langsung menatap suami nya dengan wajah sedih..


"Pa... anak itu sangat baik dan sopan ya..? Andai saja, dia menjadi menantu kita, pasti masa tua kita akan sangat bahagia, terutama putra kita, yang sangat mencintai Aira di dalam hati nya"


"Mama benar, tapi... kita tidak boleh berdoa yang jelek untuk rumah tangga Aira, karena Aira juga mendapat kan suami yang sangat baik, kita berdoa saja agar Gio bisa diberikan jodoh seperti wanita sebaik Aira"


Jawab mama nya Nadia yang bernama mama Sinta...


****


Sedangkan Aira , saat ini sudah tiba di pintu keluar menuju ke arah taman belakang, masih teringat di benak nya tepat nya beberapa tahun silam,


Dia bersama Nadia sering bermain sambil belajar di dalam taman tersebut,


Disana terdapat bangku tempat bersantai dan juga ayunan besi yang bisa di gunakan untuk beristirahat,


Dan Aira yang mengingat masa lalu tersebut pun langsung tersenyum tipis, hingga tanpa sadar kini langkah kaki Aira sudah tiba tepat di depan anak anak nya yang sedang tertawa bahagia dengan seorang pria berbadan kekar dan juga tinggi tegap


Pria itu sedang menggendong Laura sambil mengejar Jason yang sedang berlari kegirangan,


Mereka tertawa terbahak bahak dengan sangat bahagia , membuat Aira tanpa sadar sudah meneteskan air mata nya..


Siapa pria yang bisa membuat anak anak nya segembira itu sedang kan dengan papi nya sendiri , mereka selalu terdiam dengan wajah yang sedih..

__ADS_1


Sungguh hati Aira seperti tercubit dengan sakit, andai saja suami nya Arga bisa seperti pria yang ada didepan nya saat ini, pasti Aira akan merasa sangat bahagia begitu juga dengan kedua anak nya..


"Mami......, yea.. mami datang adik"


Teriak Jason dengan suara berteriak, membuat pria yang sedang menggendong Laura langsung berbalik badan menatap ke arah Aira...


Deghhh.......


Jantung pria itu langsung berdetak dengan cepat, ketika melihat kembali wanita yang dia hindari sudah sekian tahun lama nya,


Bahkan karena wanita itu juga Pria tersebut sampai tidak bisa membuka hati dengan wanita manapun.


Rasa cinta nya terhadap Aira benar-benar memenuhi relung hati dan juga perasaan nya,


Tapi apa daya, karena keadaan di masa lalu sehingga menyebabkan pria yang bernama Gio itu tidak sempat mengungkapkan perasaan nya kepada Aira, dan saat dia akan kembali pulang, malah wanita itu sudah menikah dengan pria pilihan nya sendiri..


"Aira..... "


Gumam Gio dengan suara pelan..


Aira langsung berjalan ke arah mereka bertiga, dan Laura yang melihat kedatangan mami nya pun langsung tertawa bahagia


"Mami... yea akhirnya mami pulang juga"


"Iya, sini sayang gendong sama mami"


Ucap Aira mengambil Laura dari gendongan Gio..


Setelah itu Aira langsung mencium pipi putri nya dengan gemas dan melihat ke arah Gio


"Mas Gio, terimakasih ya karena sudah mau mengajak kedua anak ku bermain? "


Ucap Aira dengan tersenyum manis


Membuat Gio langsung terdiam saat menatap nya..


Gio yang merasa tidak tahan untuk berlama-lama menatap istri orang tersebut pun langsung berlalu pergi meninggalkan mereka bertiga begitu saja..


Kini sikap dingin nya kembali dia tampak kan agar bisa mengendalikan perasaan nya sendiri...


"Maaf aku harus pergi"

__ADS_1


Gumam Gio dengan pelan....


__ADS_2