Ketika Suami Ku Mendua

Ketika Suami Ku Mendua
Menjenguk Arga


__ADS_3

Para keluarga sudah saling duduk dan mengutarakan tentang niat baik mereka,


Ayah Bimo dan ibu Puja tentu saja menerima lamaran tersebut dengan hati yang bahagia,


Setelah kedua orang tua Gio selesai berbicara, kini giliran Gio yang sudah tidak sabar ingin melihat calon istri nya Aira...


Jason dan Laura tertawa lucu melihat sikap papa mereka yang seperti seorang anak kecil, dan hal itu tentu saja membuat acara semakin tampak ramai...


"Kak... jangan buat malu,.kau terlihat tidak sabaran sama sekali kak"


Ucap Nadia berbisik,


"Iya aku memang sudah tidak sabar ingin segera melihat calon istri ku dan memakai kan nya sebuah cincin indah ini, sekarang kau masuk lah ke kamar Aira, ajak dia untuk keluar menemui ku Nadia"


"Baiklah... dasar pemaksa, Laura ayo kita jemput mami mu sayang"


Ajak Nadia kepada Laura, dengan girang putri kecil itu langsung di gandeng oleh Nadia..


Suami Nadia yang melihat keimutan dari putri kecil tersebut pun merasa sangat gemas..


"Kau kenapa...! apakah kau menyukai putri ku Laura? "


Tanya Gio menatap tajam ke arah adik ipar nya


"Eh.. iya, aku sangat suka dengan anak dari mbak Aira, ingin sekali aku mencubit nya kak"


"Enak saja, apakah kau kira aku akan mengizinkan nya! lihat saja setelah aku resmi menjadi papa Laura, maka aku akan menjaga putri cantik ku dengan ketat, jangan sampai pria seperti mu menyentuh pipi putri ku"


"Wah... kak kau terlihat posesif sekali ya, aku rasa kau sudah menganggap Laura seperti putri kandung mu sendiri"


"Kau benar adik ipar, begitu juga dengan Jason, dia adalah putra ku yang akan aku jadikan seorang pengusaha sukses"


Ucap Gio sambil memeluk Jason yang duduk di samping tubuh nya..


"Papa,tapi Jason ingin menjadi seorang tentara seperti kakek, apakah tidak boleh? "


Tanya Jason menatap Gio


"Tentu saja, papa pasti akan mendukung apa pun yang kau inginkan"


Jawab Gio membuat Jason menjadi tersenyum bahagia


Tak lama kemudian, terdengar beberapa langkah dari ketiga orang wanita yang sedari tadi Gio nantikan

__ADS_1


Aira keluar menuju ke ruang tamu dengan tampilan yang sangat memukau, bukan hanya cantik tapi wanita itu telah di sulap oleh MUA menjadi seorang putri dari sebuah kerajaan..


Gio langsung terpanah melihat penampilan calon istri nya tersebut, dan hal itu membuat mereka semua yang menatap Gio mulai tersenyum lucu karena ulah Gio


"Sayang, kamu jangan sampai melongo seperti itu, bagaimana jika ada lalat yang masuk ke dalam mulut mu itu? "


Tanya mama Sinta membuat Gio langsung merasa malu..


Hingga tak lama kemudian, kini Aira sudah berada tepat di depan Gio,


Dan Aira tersenyum manis menatap pria tersebut...


"Aira...apakah kau sudah siap untuk aku lamar? "


Tanya Gio dengan gugup


Dengan perlahan Aira mulai menganggukkan kepala nya, dan duduk tepat di depan Gio..


Setelah beberapa menit kemudian, akhirnya acara pertunangan mulai di lakukan, Gio menyematkan cincin berlian ke jari manis Aira dengan tersenyum bahagia


Aira yang melihat hal tersebut pun langsung menetes kan air mata, akhirnya dia telah membuka kembali hati nya untuk kehadiran pria lain selain mantan suami nya....


Suara tepuk tangan kebahagiaan mulai terdengar di kuping Aira, dia bisa melihat jika mereka para keluarga serta kedua anak nya tersenyum dengan bahagia,,


Gumam Aira di dalam hati nya..


Setelah resmi bertunangan, kini para keluarga mulai membicarakan rencana pernikahan,


Dan Gio dengan tegas menyatakan jika pernikahan akan di adakan dua hari lagi,membuat kedua orang tua Aira merasa sedikit terkejut


"Apakah kau yakin nak Gio, kenapa terlalu terburu-buru?


Tanya ayah Bimo menatap Gio dengan intens...


" Iya, karena setelah beberapa Minggu kedepan, aku harus segera pergi untuk menyelesaikan misi yang belum aku tuntas kan Ayah, aku harap kau mau mengizinkan dan mendukung ku ayah "


"Baiklah... aku akan mendukung mu Gio, tapi kau harus berjanji agar bisa secepatnya pulang kembali,. dengan keadaan selamat tanpa kekurangan apapun"


"Pasti ayah.. setelah misi ini selesai aku lakukan, maka aku sudah murni terlepas dari pekerjaan ku sebagai seorang prajurit, dan aku akan fokus agar selalu ada bersama keluarga kecil ku ayah"


"Baiklah... ayah percaya kepada mu nak Gio, jika begitu kita sudah bisa mencetak undangan secepatnya bukan? "


"Pasti pak Bimo, dan urusan undangan, biarkan kami yang meng-handle nya pak Bimo"

__ADS_1


"Siap, terimakasih ibu Sinta, semoga pernikahan kedua anak kita bisa berjalan dengan lancar"


"Aminn... "


Ucap mereka secara serempak..


****


Keesokan hari nya, sebelum besok di adakan pernikahan, Aira telah mengajak Gio untuk menjenguk mantan suami nya di dalam penjara..


Kali ini Aira akan membawa kedua putra dan putri nya untuk menjenguk papi mereka, karena walau bagaimana pun mereka berdua berhak mengetahui keadaan papi mereka saat ini..


"Jason, nanti saat bertemu dengan papi kamu jangan bersikap dingin ya nak, karena walau bagaimana pun dia tetap lah papi kamu sayang"


Ucap Aira memberikan peringatan, Aira duduk menyamping sambil menatap ke arah putra nya..


Karena mereka saat ini sudah berada di dalam mobil


sedangkan Jason yang mendapat kan peringatan dari mami nya itu pun hanya mengangguk tanpa menjawab, lain hal nya dengan Laura


Gadis kecil itu, selalu banyak bicara dan sangat bersemangat untuk bertemu dengan papi nya, bahkan Laura meminta buah tangan yang sangat banyak, Untuk Arga, sungguh gadis kecil itu benar-benar tidak memiliki rasa sakit dan dendam sedikit pun


"Papa Gio, Laura seneng dech karena memiliki dua papa sekarang, ada papa Gio dan papi Arga, tapi papi tidak boleh tinggal bersama kita lagi, soal nya papi sudah punya rumah sendiri, papa gak marah kan kalau Laura sayang papi Arga? "


Tanya Laura yang sudah merangkul leher Gio dari arah belakang, dengan terus fokus menyetir, Gio langsung tersenyum mendengar pertanyaan dari gadis kecil tersebut...


"Tentu saja papa tidak akan marah Laura sayang, kamu berhak menyayangi papi Arga, karena dia adalah papi kandung mu sayang"


"Yea.... makasih papa Gio, papa Gio baik banget"


Ucap Laura dengan girang dan langsung memberi kan sebuah ciuman di pipi Gio


Aira yang melihat pemandangan tersebut pun hanya bisa tersenyum bahagia, entah mengapa Gio terlihat sangat tulus dan sangat sayang dengan kedua anak nya...


Hingga beberapa jam kemudian, kini mereka sudah tiba di kantor kepolisian,


Aira berjalan masuk sambil di gandeng oleh Gio dengan sangat erat, tangan kiri Gio dia pergunakan untuk menggendong Laura, dan Jason berjalan tepat di samping tubuh Aira...


Setiba nya di ruang jenguk, Mereka mulai duduk sambil menunggu kedatangan Arga


Hingga detik kemudian, terdengar suara pintu yang mulai terbuka di susul dengan suara langkah kaki yang berjalan ke arah mereka...


"Cih.... jadi kalian yang menjenguk ku, apakah kau sengaja ingin mengejek ku Gio"

__ADS_1


Ucap Arga dengan tampang tak bersahabat, membuat Aira merasa terkejut dengan sikap yang Arga tampakkan di depan anak anak mereka...


__ADS_2