Ketika Suami Ku Mendua

Ketika Suami Ku Mendua
Dara yang super jahat


__ADS_3

Sedangkan di dalam ruang tahanan, kini tubuh Arga semakin terasa lemah, karena dia merasa tidak cocok berada di tempat tersebut..


Di tambah lagi dengan menu makanan yang dia dapat kan dari petugas , sangat lah tidak layak untuk di konsumsi, sehingga Arga merasa tidak berselera untuk makan


Sudah hampir tiga bulan lama nya, Arga berada di dalam penjara, dan selama itu juga Dara istri nya tidak pernah muncul kembali untuk menjenguk dirinya..


Sedangkan uang yang dia miliki,telah di bawa semua oleh Dara, begitu juga para pengacara yang membantu Arga menjalani sidang hukuman, kini mereka telah pergi meninggalkan Arga begitu saja, setelah Arga selesai mendapatkan keringanan hukuman selama satu tahun penjara dan denda hingga puluhan milyar..


Kini Arga benar-benar menjadi pria miskin sedunia, di tambah dengan kondisi nya yang semakin melemah membuat Arga merasa tidak semangat untuk hidup kembali


"Dara... kau dimana,! kenapa kau tidak pernah menjenguk ku, bukan kah kau berjanji akan setiap hari datang dan membawa kan aku makanan yang enak, tapi... kenapa sudah berbulan bulan kau tidak datang juga Dara sialan"


Maki Arga dengan sangat kesal, hingga tak lama kemudian, datang lah salah satu penjaga lapas yang mendekati sel milik Arga...


"Hey kau, ini ada titipan dari keluarga mu, terimalah"


Ucap penjaga tersebut sambil memberikan sepaket makanan yang seminggu sekali Arga dapat kan


Laura dan juga Jason, tidak pernah lupa mengantarkan Arga makanan setiap minggunya, dan Arga sangat bersyukur karena kedua anak nya masih mengingat nya dengan baik...


"Terimakasih pak.. oya, apakah hari ini tidak ada yang menjenguk saya pak? "


Tanya Arga menatap dengan tatapan sedih


"Tidak ada, kenapa kau selalu bertanya seperti itu setiap hari nya, aku lelah menjawab pertanyaan mu itu, istri mu tidak pernah datang kemari lagi, jadi kau jangan bertanya terus menerus"


"Baiklah pak.. maaf jika telah membuat mu marah"


Ucap Arga tidak enak, setelah penjaga itu pergi Arga mulai luruh dari berdiri nya, dia memeluk paket makanan itu dengan erat sambil menangis terisak...

__ADS_1


Para napi yang lain hanya menatap dengan diam, mereka sudah biasa melihat keadaan Arga yang rapuh seperti itu, karena Arga benar-benar menyesali semua perbuatan nya di masa lalu..


"Hiks... hiks...... kenapa hidup ku menjadi sehancur ini, apa yang harus aku lakukan sekarang, tubuh ku semangkin lemah setiap hari nya, terimakasih untuk kedua anak ku,karena kalian tidak pernah melupakan papi di saat keadaan papi seburuk ini, kalian adalah anak anak yang baik, karena terlahir dari ibu yang baik juga, Aira kau adalah wanita sempurna, aku sungguh menyesal telah mengkhianati mu Aira "


Gumam Arga sambil meneteskan air mata, sungguh jika waktu bisa di ulang kembali, pasti Arga tidak akan melakukan kesalahan fatal. seperti di masa lalu...


Sedangkan di tempat lain, tepat nya di kamar kos yang Dara sewa, saat ini wanita itu sedang memakan makanan yang sangat banyak..


Dia benar-benar hidup dengan bahagia, memiliki uang yang bisa membiayai hidup nya hingga beberapa bulan kedepan,, tepat nya sampai Dara melahirkan anak nya ke dunia ini..


"Huh... bahagia nya hidup ku, bisa makan dan tidur setiap hari nya, tidak sia sia aku mendapatkan pria sebodoh mas Arga, sudah di penjara pun dia masih mau saja memberikan sisa harta yang dia miliki, sekarang aku tidak akan menemui nya lagi, sampai aku melahirkan anak ini kedunia"


Ucap Dara tersenyum licik, kini kehamilan Dara sudah menginjak usia lima bulan, dan tentu saja hal itu membuat Dara menjadi sedikit was was dengan siapa ayah dari bayi nya tersebut..


Walaupun kejadian persetubuhan mereka di lakukan keesokan hari nya, setelah Dara mengalami pemerkosaan, tapi entah mengapa Dara merasa jika anak yang dia kandung bukan lah darah daging dari seorang Arga


Baru lah Dara akan datang untuk menjemput kepulangan Arga, tepat beberapa bulan lagi Arga akan keluar dari dalam penjara dengan bebas bersyarat...


"Sayang...bagaimana pun cara nya, kau harus keluar dengan cara normal, jangan sampai aku harus operasi untuk melahirkan mu, karena jika itu terjadi maka uang sisa tabungan ku akan habis untuk membayar operasi, tidak.... kau harus bisa lahir dengan normal, agar aku bisa kabur dari kalian berdua"


Ucap Dara berbicara sendiri...,


Setelah selesai makan, Tiba-tiba saja pintu kamar Dara ada yang mengetuk nya dengan sedikit keras


Membuat Dara dengan cepat langsung keluar dari kamar tersebut..


Cklek....


"Kau... ada apa kau kemari mbak Sofi? "

__ADS_1


Tanya Dara kepada wanita bernama Sofi, wanita itu terlihat sudah berdandan dengan sangat stylish, dia adalah salah satu wanita malam yang pandai ber akting, jika di masyarakat umum Sofi mengaku bekerja sebagai seorang karyawan kantor..


Tapi setiba nya di luar kota maka Sofi akan melakukan aksi bejat nya untuk memuaskan nafsu para pria hidung belang...


"Tidak.. aku hanya ingin memberikan kau sebuah alamat ku yang baru, karena aku berencana untuk pindah dari kamar kos di tempat ini"


Kata Sofi membuat Dara menjadi sedikit terkejut..


"Apa.. ! memang nya kau mau kemana mbak..? bukan kah mbak mengatakan akan menunggu ku sampai aku melahirkan? "


Tanya Dara menatap lama


"Iya.. awal nya memang seperti itu, tapi karena aku memiliki Dady baru yang sangat kaya, maka aku harus pergi meninggalkan mu lebih awal, ini kartu nama ku, kau bisa menghubungi ku setelah kau melahirkan nanti, jika memang niat masih tidak berubah"


"Baiklah mbak, akan aku simpan dengan baik alamat mu ini, karena aku tidak akan merubah niat ku sedikit pun mbak Sofi"


"Bagus.. aku akan menunggu kedatangan mu disana, karena kau bisa menjadi aset mahal milik ku, kau itu masih muda dan juga cantik, tidak salah jika kau memilih pekerjaan ini, dari pada harus mengabdi dengan anak dan juga suami napi mu itu"


"Iya mbak... aku berfikir sama seperti itu, aku mohon tolong carikan aku sugar daddy yang tajir melintir mbak, agar kehidupan ku bisa berubah menjadi kaya"


"Pasti... asalkan perut mu yang buncit itu sudah mengempes, maka akan mudah mencari mangsa Dara, jika begitu aku pamit dahulu, sampai bertemu beberapa bulan kedepan"


Ucap Sofi melangkah pergi menaiki mobil sport milik nya,....


Dara diam terpaku melihat kemujuran dari nasih Sofi, dan Dara sudah bertekad jika dia kama bisa mengikuti langkah Sofi yang menjadi orang kaya dalam waktu singkat..


"Sabar Dara, sebentar lagi, kau akan menjadi wanita kaya raya seperti mbak Sofi, karena aku yakin,jika aku akan mendapatkan sugar daddy yang lebih kaya dari mas Arga dahulu, ya... semoga saja tidak jauh beda seperti Gio suami nya Aira, setelah itu, baru lah aku bisa mengejar mas Gio agar menjadi milik ku"


Ucap Dara penuh dengan rencana... tanpa memikirkan segala karma yang akan dia dapatkan secara kontan...

__ADS_1


__ADS_2