
Hari sudah berganti malam, mengubah seluruh alam menjadi gelap segelap hati Aira yang baru saja mengetahui sesuatu hal...
Tadi tepat pukul enam sore, suami nya Arga menelfon dirinya dan mengatakan jika dia harus lembur malam ini karena pekerjaan di kantor yang sangat banyak harus segera Arga selesai kan dengan cepat..
Sehingga menyebabkan malam ini Arga tidak bisa pulang kerumah, Aira yang mendapat kan telfon dari suami nya pun langsung mengiyakan perkataan suami nya tersebut...
Hingga tepat pada pukul tujuh lewat kini Dara sudah berada di depan perusahaan milik suami nya...
Dia sangat ingin melihat apakah benar yang di katakan suami nya jika dia sedang lembur di dalam kantor
Hingga sebuah fakta mengejutkan kembali Aira temui..
"Maaf non.. sebenarnya tuan Arga sudah tidak berada di dalam, dia telah pergi menggunankan mobilnya tepat beberapa menit yang lalu nona"
Ucap salah satu satpam yang berjaga di kantor milik perusahaan Arga..
Aira sungguh terkejut mendengar penuturan dari satpam tersebut, apakah benar jika suami nya telah pergi, lalu bukan kah Arga mengatakan jika dia sedang berada di kantor karena akan melakukan lembur?
Hati Aira mulai bertanya tanya sendiri, adakah jawaban yang akan menjawab pertanyaan diri nya saat ini,
Tanpa berfikir panjang, Aira langsung merogoh handphone nya untuk menghubungi sang suami,
Dia akan mencoba bertanya keberadaan suami nya saat ini,
Sungguh hati Aira benar-benar merasa sangat kesal, kenapa bisa dengan mudah nya Arga selalu menipu dirinya, apakah tidak ada rasa cinta dan kasih sayang sedikit pun untuk diri nya saat ini
Tut... tut... tut...
Suara mulai tersambung, tapi sang pemilik belum juga mengangkat nya, hingga beberapa detik menunggu terdengar suara sapaan dari orang yang sedang di hubungi.
"Hallo sayang, "
Jawab Arga dengan suara tenang
"Hallo mas..., kamu apakah masih berada di kantor saat ini? aku berniat ingin mengantarkan makanan untuk mu mas"
Ucap Aira meyakinkan...
"Sayang... aku masih berada di kantor, dan kebetulan berkas yang harus aku selesai kan sangat lah banyak, kamu tidak usah kesini sayang, karena aku sudah makan tadi, kamu dirumah saja menjaga anak anak"
"Tapi... aku kasihan sama kamu mas, sebenarnya aku juga sangat ingin menemani mu berada di kantor mu malam ini, agar kau tidak merasa suntuk saat sedang bekerja"
__ADS_1
"Eh... tidak usah Aira, kau dirumah saja bersama anak kita, aku juga tidak tahu akan pulang jam berapa, jika begitu sudah dulu ya sayang, aku akan melanjutkan kembali pekerjaan ku"
"Baiklah mas, bay"
Ucap Aira di akhir telfon nya, sungguh hati Aira benar-benar terasa sangat sakit
Lagi lagi suami nya telah berani berbohong kepada diri nya,... seperti nya memang tidak ada yang perlu di pertahan kan kembali
Aira akan mencari bukti kuat tentang perselingkuhan suami nya tersebut, agar Aira bisa menuntut Arga dengan tuntutan yang memberatkan..
"Sungguh tega kamu mas.. . berkali kali kamu bohongi aku demi wanita yang baru saja kau kenal, baiklah... jika ini memang sudah keputusan mu, maka aku juga akan mengambil keputusan ku juga"
Ujar Aira dengan sendirinya ,setelah itu dia mulai pergi meninggalkan kantor milik suami nya tersebut..
****
Sedangkan di tempat lain, tepat nya di basement apartemen, Arga baru saja tiba di tempat tersebut..
Setelah selesai mengangkat telfon istri nya Arga pun langsung keluar dari mobil dengan membawa pesanan yang di minta oleh kekasih hati nya..
Arga terus menyunggingkan senyuman nya karena sudah tidak sabar untuk bertemu Dara dan melakukan hubungan intim yang sudah lama dia bayangkan...
"Wah.... aku sudah tidak sabar ingin segera memakan mu hingga puas Dara , aku yakin pasti milik mu akan sangat membuat ku menjadi tergila gila ternyata nikmat juga melakukan perselingkuhan, istri dapat, kekasih pun dapat"
Tak lama kemudian, kini pria itu sudah tiba di depan pintu Apartemen yang baru beberapa hari ini dia beli..
Arga sudah banyak menghabiskan uang untuk sang kekasih tapi dia tidak pernah menghitung nya sama sekali
Bahkan Arga kerap sering sekali meminjam uang proyek yang baru saja dia tarik dari bank Central,
Arga benar-benar sudah buta akan cinta sesaat dan juga nafsu,dia bahkan telah melupakan seluruh keluarga yang dia miliki..
Cklekk.....
Pintu Apartemen mulai terbuka dengan pelan, di ikuti juga dengan langkah kaki Arga yang mulai masuk ke dalam unit tersebut..
Di ruang tamu apartemen tersebut, kini sudah terlihat bersih dan juga rapi, seperti nya Dara sudah membersihkan tempat tersebut karena ingin menyambut kedatangan diri nya
Arga tersenyum sumringah saat sudah melangkah kan kaki nya ke arah kamar utama,
Dia sangat yakin jika Dara pasti ada di dalam kamar itu, hingga tak lama kemudian, pintu mulai terbuka dari dalam menampakkan seorang wanita cantik yang berpakaian sangat lah seksi...
__ADS_1
Arga langsung terdiam seperti patung saat menatap pemandangan tersebut , dia tidak pernah menyangka jika Dara yang terlihat wanita polos ternyata bisa berubah menjadi liar dan berpenampilan sangat terbuka..
"Mas Arga...!
Sapa Dara dengan wajah terkejut, Arga yang melihat penampilan Dara seperti itu pun mulai tidak bisa menahan dirinya untuk tidak menyerang wanita tersebut..
Dan dengan cepat Arga langsung ******* bibir Dara yang sangat merah dan juga menggoda.
Dara tidak bisa berkata apa apa, dia hanya menikmati setiap sentuhan yang Arga berikan kepada nya,
Sambil terus berfikir bagaimana cara nya Agar Arga mau meminum minuman beralkohol yang dia pesan tersebut..
"Sayang... aku sangat merindukanmu"
Ucap Arga di sela sela cumbuan nya, Dara mendesah dengan sangat nyaring membuat Arga langsung bersemangat untuk melakukan aksi nya..
Dia mulai turun menjelajahi bukit kembar milik Dara, menikmati nya dan juga mengulum nya dengan sangat puas,
Dara benar benar terbawa dengan permainan kekasih nya tersebut, dia menikmati setiap sentuhan yang di berikan oleh Arga untuk tubuh milik nya,
Hingga beberapa menit kemudian, tangan pria itu sudah menjelajah ke daerah terlarang, dan itu membuat Dara langsung terkejut hingga membulatkan kedua mata nya...
"Jangan... jangan sampai mas Arga menyentuh nya, atau dia bisa mengetahui kebenaran yang ada pada diri ku saat ini"
Gumam Dara di dalam hati,
Dan dengan pergerakan cepat, Dara langsung mencekal tangan Arga agar tidak melanjutkan aksi nya tersebut.
"Sayang.. hentikan sebentar, aku rasa ini terlalu cepat sayang"
"Lalu aku harus bagaimana Dara, seperti nya aku sudah tidak dapat menahan nya lagi"
"Baiklah kita akan segera memulai nya, tapi kau harus meminum minuman yang aku pesan terlebih dahulu"
"Apa maksud mu minuman beralkohol yang aku bawa itu sayang? "
Tanya Arga menunjuk ke arah paperbag yang sudah tergeletak di atas lantai
"Iya sayang, aku ingin permainan yang sangat hot"
Jawab Dara mencoba menggoda
__ADS_1
"Wah... ternyata kau sangat nakal ya sayang, jika begitu mari kita nikmati minuman yang aku beli ini sayang"
Ajak Arga membuka dua buah botol minuman berwarna merah tersebut...