
Tepat pukul satu malam Aira dan Arga baru saja selesai ber video call,
Malam ini, Aira bisa kembali melihat wajah suami nya yang sangat dia rindukan, karena hampir seminggu lebih Arga tidak sempat untuk melakukan video Call karena alasan pekerjaan..
Dan malam ini, Aira bisa melampiaskan kerinduan nya tersebut , tapi sayang anak anak nya sudah tidur, jadi tidak bisa melihat wajah papi mereka
Aira sudah mengatakan dengan suami nya, jika besok saat mereka bangun tidur, maka Arga harus melakukan video call kembali...
Tanpa terasa air mata
Aira telah jatuh membasahi pipi, ternyata begini rasa nya berjauhan dengan sang suami,
Lumayan berat dan juga harus kuat, selain di tuntut agar bisa mandiri dalam segala hal, Aira juga harus siap lahir dan batin, agar dirinya akan tetap tenang dan tidak berfikir negatif..
Setelah puas mengeluarkan air mata nya, Aira mulai berdiri di depan cermin, dia menatap dirinya dengan tatapan penuh percaya diri..
"Kuat lah Aira, bukan hanya kau saja yang menjalani LDR dengan seorang suami, tapi masih banyak wanita lain yang mengalami nya juga dan mereka bisa mandiri serta sabar,
mas Arga.... aku akan mempercayai mu jika kau tidak cuek dengan aku dan anak anak kita, tapi kalau aku menemukan kejanggalan terhadap sikap mu lagi, seperti nya aku akan mencari tahu sendiri alasan nya mas, maaf.... jika aku sangat waspada, tapi aku tidak mau merasakan sakit karena di duakan mas, perasaan seorang istri tidak mungkin salah, dan aku sendiri yang akan membuktikan nya"
Gumam Aira di depan cermin, entah mengapa setelah melihat perubahan suami nya malam ini yang kembali bersikap manis, Aira malah merasakan sesuatu yang semakin berbeda..
Arga terlihat tidak tulus seperti di buat buat,, dan tingkah nya itu lah yang menjadikan Aira merasa seperti tidak mengenal sosok suami nya kembali...
Setelah puas berfikir, akhirnya Aira memilih untuk tidur di kamar putri nya Laura, besok dia akan berencana mengajak anak anak nya liburan ke kolam renang bersama dengan Nadia yang akan ikut menemani..
******
Sedangkan di wilayah lain, tepat nya di dalam barak, Arga kembali tersenyum menyeringai setelah melakukan video call bersama istri nya
__ADS_1
Bukan karena senang telah melihat wajah Aira, melainkan karena senang karena telah berhasil membuat Aira kembali percaya kepada diri nya.
Arga sadar jika seminggu lebih selama dia berada di kota C, dia menjadi sangat jarang berkomunikasi dengan anak dan juga istri nya, dan hal itu membuat Aira menjadi curiga
Dan dengan perkataan manis yang Arga keluar kan dari mulut nya itu, akhirnya bisa membuat istri nya kembali percaya dengan dirinya..
"Hahaha.... aku tidak menyangka jika aku bisa berbohong dan pandai berselingkuh, benar kata orang jika selingkuh itu adalah perbuatan yang sangat menyenangkan serta menguji adrenalin, seru dan membuat hati ku bahagia, "
Gumam Arga sambil berbaring di atas kasur nya,
Malam ini dia sangat ingin memimpikan sang wanita pujaan yaitu Dara, sedangkan untuk Aira mungkin Arga akan melupakan nya terlebih dahulu, karena saat ini Arga sedang kasmaran seperti seorang anak remaja...
Keesokan hari nya, Arga sudah bangun dari tidur yang terasa sangat nyenyak, pagi ini adalah hari libur untuk para pekerja proyek..
Dan para anak buah yang dia bawa dari kota A, telah pulang dari kemarin Sore untuk menemui keluarga mereka... termasuk juga Rio teman Arga, dia telah kembali ke kota A untuk mengajak keluarga kecil nya liburan..
Sekarang, hanya Arga sendiri yang ada di dalam barak milik nya, dan seperti nya otak mesum Arga mulai bergeser untuk melakukan hal yang sangat menyenangkan dan membuat jantung nya berdebar..
"Sangat sunyi dan senyap, seperti nya ini waktu yang tepat untuk aku membawa Ayu main ke sini, kebetulan tidak ada Rio, jadi aku bebas bisa berduaan dengan Dara"
Gumam Arga mulai merencanakan keinginan nya tersebut,
Setelah itu Arga langsung masuk ke kamar mandi untuk membersihkan dirinya, dia berpenampilan sangat tampan dan juga wangi, agar Dara akan selalu tergila gila dengan dirinya...
Tanpa Arga tahu, jika wanita muda yang terlihat polos itu, nyata nya juga memiliki niat yang sama, jika Arga menginginkan kenikmatan dari perselingkuhan bersama wanita muda itu, maka Dara menginginkan nikmat nya berpacaran dengan pria yang sudah kaya dan mapan..
Semoga saja Tuhan mengabulkan keinginan mereka berdua, setelah itu baru lah tergantikan dengan karma yang akan menyusul nya dari arah belakang...
"Huh..sempurna, ternyata aku masih terlihat sangat lah tampan, pantas saja Dara langsung jatuh hati dengan pesona ku ini"
__ADS_1
"Maafkan aku ya Aira, seperti nya menjadi pria setia sangat lah membosankan, aku berjanji akan bermain dengan sangat cantik, sehingga kau tidak akan menyadari dengan apa yang sedang aku perbuat di kota ini, Aira aku akan tetap mencintai mu, tapi aku juga akan mencintai Dara sebagai kekasih untuk ku, "
Gumam Arga di depan cermin tersebut, setelah itu dia langsung keluar untuk menuju ke rumah kekasih nya...
Setengah jam di dalam perjalan akhirnya Arga telah tiba di depan rumah milik Dara,
Dan saat dia akan turun dari mobil tiba-tiba saja pak Karmin selaku pekerja di proyek milik nya, melihat Arga dan langsung menghentikan motor milik nya..
"Pak Arga...!
Sapa pak Karmin tersenyum ramah, tapi tidak dengan Arga, dia merasa terkejut karena pria yang bekerja dengan nya malah melihat diri nya sedang berhenti di depan rumah Dara
" Pak Karmin, kau mau kemana pak? kenapa jalan ke arah sini? " tanya Arga penasaran
"Eh... iya, saya mau mengambil sesuatu di proyek pak, ada yang ketinggalan, oya bapak kenapa berhenti di depan rumah ibu Ningsih, bukan nya ibu Ningsih tidak jualan ya? karena sedang sakit? "
Tanya pak Karmin tak kalah penasaran
"Oh.., saya ada urusan pekerjaan dengan putri ibu Ningsih yang bernama Dara, saya ingin mengajak dia bekerja menjadi sekretaris saya pak, sekalian ingin membantu juga" ucap Arga berbohong
"Wah... pak Arga sangat baik hati ya tenyata, ya anak ibu Ningsih memang anak yang pintar, seperti nya sangat cocok untuk membantu pekerjaan pak Arga disini"
"Iya, jika begitu saya masuk sekarang ya, pak Karmin silahkan jika mau melanjutkan perjalanan lagi"
"Iya Pak, jika begitu saya permisi sekarang"
Ucap pak Karmin kembali menghidupkan motor milik nya,
Setelah melihat kepergian pria itu, Arga langsung berjalan masuk ke arah rumah Dara,
__ADS_1
Seperti nya dia harus membelikan Dara sebuah Handphone agar dia bisa dengan mudah mengajak Dara untuk bertemu...