Ketika Suami Ku Mendua

Ketika Suami Ku Mendua
Arga menjadi kesal


__ADS_3

Kini Arga dan Aira sudah duduk saling berhadapan, pria itu terus tersenyum menatap istri nya tersebut.


Seperti nya Arga belum melihat ada nya berkas berkas penting yang sudah tertata rapi di atas meja tersebut...


"Sayang, pagi ini kau terlihat sangat cantik, apakah kau sengaja ingin menyambut kepulangan ku? "


Tanya Arga mulai merayu membuat Aira tersenyum menyeringai..


"Seperti nya kau sudah lupa dengan diriku ya suami ku, bukan kah aku memang setiap hari nya selalu cantik seperti ini? "


"Eh.. iya.. maaf jika telah membuat mu tersinggung sayang"


Kata Arga mulai bingung, dia tidak tahu harus mengatakan apa lagi, karena rasa bersalah mulai merasuki perasaan nya,


Apalagi setelah melihat wajah Aira yang penuh dengan misteri membuat Arga merasa takut dan juga khawatir, jika kebohongan nya bisa tercium oleh istri nya tersebut..


"Mas... aku perhatian, seperti nya kau sangat sibuk sekali ya selama mendapatkan proyek besar itu, bahkan kau tidak mempunyai waktu walau hanya sekedar menghabiskan waktu bersama aku dan juga anak anak"


Ucap Aira membuat Arga langsung terdiam membisu, dia berusaha untuk mencari jawaban yang tepat agar istri nya tidak marah dan juga curiga


"Sayang.. apakah kau lupa jika aku bekerja sekeras ini hanya untuk kalian bertiga, aku bahkan rela mengurangi waktu kita hanya untuk menyukseskan perusahaan kita Aira, bukan kah kau selalu mendukung ku, tapi kenapa sekarang kau tampak tidak mendukung ku lagi? "


"Ya.... aku memang mendukung mu mas, tapi aku tidak mendukung jika kau tidak mempunyai waktu untuk kami bertiga, mas... aku tidak mau mendengar penghianatan apa pun dari kamu, jadi aku minta jangan merusak kepercayaan ku ini mas"


Ucap Aira dengan mata menatap tajam


Dengan cepat Arga langsung bangkit dari duduknya dan pindah ke samping tubuh Aira.


Dia ingin memegang tangan Aira, tapi dengan cepat Aira langsung menyembunyikan kedua tangan nya..


"Sayang... aku mana mungkin berani mengkhianati kamu, karena aku sudah mendapatkan wanita sesempurna kamu istri ku Aira, "


"Benarkah..., tunggu seperti nya aku mencium bau yang aneh pada baju mu mas, parfum siapa yang menempel di tubuh mu mas! "


Teriak Aira sambil berdiri dari duduk nya,dan dia mulai menatap wajah Arga dengan tatapan tajam, membuat Arga langsung berkeringat dingin

__ADS_1


"Sayang, ini..aku meminta parfum salah satu karyawan ku, karena aku lupa membawa parfum ku sendiri sayang"


"Bohong... kamu jangan bohong sama aku mas...!"


"Tentu saja tidak Aira, sumpah aku tidak berbohong kepada mu, aku berkata jujur sayang"


Ucap Arga dengan wajah meyakinkan , Aira sungguh kesal di dalam hati nya, tapi kali ini dia harus bisa menahan nya


"Baiklah.... aku akan mempercayai kamu saat ini mas, tapi tidak untuk lain kali, oya ada hal penting yang ingin aku tanyakan, aku dengar mas membeli sebuah Apartemen di kota A, kenapa kau tidak mengatakan nya kepada ku mas? "


Tanya Aira kembali menatap tajam,


"Aira.. bagaimana kau bisa tahu? "


"Tentu saja aku tahu mas, karena aku adalah istri dari seorang bos perusahaan, mas... apa pun yang kau beli aku bisa mengetahuinya, sekarang berikan sertifikat apartemen itu mas, aku ingin melihat nya "


"Sayang... tapi...


" Tidak ada tapi tapi, berikan atau aku akan marah kepada mu mas"


"Ini Aira"


Ucap Arga memberikan map tersebut, Aira langsung membaca nya, dan dia tersenyum tipis karena Arga telah menggunakan nama dirinya sendiri....


"Oh... kau membelinya menggunakan nama mu mas, kenapa tidak menggunakan nama anak kita saja? "


"Untuk apa sayang, anak anak masih terlalu kecil, jadi tidak bisa jika menggunakan nama mereka"


"Benarkah tidak bisa.., tapi seperti nya perkiraan mu itu sudah salah mas, karena aku sudah memindahkan semua aset menggunakan nama kedua anak kita"


Jelas Aira membuat Alnord membulat kan kedua mata nya..


"Apa maksud mu Aira.... ! kenapa kau mengubah harta ku dengan nama anak anak? apakah aku ada memerintah mu untuk melakukan nya hah..! "


Teriak Arga dengan perasaan kesal, seperti nya Arga telah kehilangan kendali dengan sandiwara nya sendiri, dan saat ini tanpa sadar Arga sudah menampakkan sisi lain dari dirinya..

__ADS_1


Sedangkan Aira langsung tersenyum miring menatap ke arah suami nya tersebut..


"Kenapa kau terlihat sangat kesal mas..! bukan kah kau yang mengatakan jika kau bekerja keras untuk kedua anak mu, dan saat ini aku hanya sedang membantu mu saja mas, agar kau tidak terlalu repot untuk membagi aset itu kepada kedua anak kita"


"Aira.... kau telah lancang terhadap ku, semua aset ku memang akan aku berikan untuk kedua anak kita, tapi tidak sekarang Aira, karena aku masih membutuhkan modal untuk perusahaan, aku berencana akan menjual nya Aira"


"Benarkah mas....! tapi maaf mas, aku rasa perusahaan mu sudah baik baik saja sekarang, bahkan penghasilan dari perusahaan sudah sangat berlebih, jadi kau tidak perlu mencari modal lagi mas, tapi lain hal nya jika kau melakukan korupsi dana proyek, itu akan lain lagi cerita nya mas"


Ucap Aira mulai menyindir..


"Aira... aku tidak bisa memberikan semua aset kepada anak anak ku, karena aku belum bisa menjadikan aset itu sebagai harta yang tidak akan di jual lagi Aira"


Jelas Arga dengan memohon, membuat Aira langsung tertawa dengan lucu..


"Mas... aku lebih tahu soal keuangan mas, jadi kau tidak perlu takut, oya soal ATM tabungan untuk anak anak dan juga tabungan di akhir tua kini sudah aku suruh pengacara untuk mengubah pin nya, jadi saat ini kita berdua tidak bisa lagi memakai tabungan itu mas"


"Apa...! Aira kau jangan gila Aira, aku masih sangat membutuhkan modal Aira, sekarang bagaimana cara nya aku mengambil uang itu lagi Aira"


"Mas.. aku tidak mau tahu, lagian ini juga demi anak anak kita, bukan kah perusahaan sedang melejit naik, tapi mengapa kau seperti orang kekurangan uang mas...! sekarang aku akan pergi ke pengacara kita, dan semua berkas ini akan mereka simpan dengan baik, termasuk sertifikat Apartemen juga ya mas"


"Jangan Aira.. kau sudah sangat keterlaluan Aira"


"Mas... jangan bersikap seperti anak anak, kau benar-benar mencurigakan mas, lihat saja jika kau berani main di belakang ku, maka aku akan membuat hidup mu hancur mas"


Ancam Aira yang sudah tidak dapat menahan amarah nya kembali,


"Tidak.. jangan memfitnah ku Aira, lagian saat ini kita sedang membicarakan soal aset, kenapa kau malah menuduh ku Aira! "


"Aku tidak menuduh mu mas, aku hanya memberikan peringatan saja, jikalau kau lupa, sekarang aku akan pergi, kau tetap lah di rumah mas, sampai aku dan Laura tiba di rumah"


Ucap Aira keluar dari rumah tersebut dengan membawa semua berkas penting tersebut,


Sedang kan Arga dia benar-benar sangat kesal dan dia langsung menjerit dengan sangat keras dan kuat.


"Akhh...... sial.. kenapa jadi seperti ini, sekarang aku sudah tidak memiliki apa pun lagi, bagaimana dengan Dara"

__ADS_1


Ucap Arga stress...


__ADS_2