Ketika Suami Ku Mendua

Ketika Suami Ku Mendua
Rahasia yang Aira ketahui


__ADS_3

Malam ini Dara dan Arga benar-benar menghabiskan malam mereka berdua menggunakan minuman beralkohol yang sudah di beli oleh Arga sendiri...


Dara berkali kali menuangkan minuman haram tersebut ke dalam gelas milik Arga, hingga tak lama kemudian, pria itu mulai merasa mabuk dan merancau sambil menatap Dara..


Sejujurnya Dara masih merasa trauma akibat pemerkosaan yang baru siang tadi dia dapatkan, bahkan bagian intim milik nya juga masih terasa sangat sakit, karena telah di paksa robek dengan cara yang sangat kasar


Belum lagi masih ada tanda tanda di tubuh Dara atas gigitan dan cakaran dari kedua preman tersebut, yang belum hilang dengan sepenuh nya


Dara hanya menutupi bekas itu menggunakan alas bedak yang dia miliki, dan selebihnya Dara akan mengambil kesempatan malam ini untuk menjebak kekasih nya sendiri..


"Sayang.. kau terlihat sangat cantik, sama seperti istri ku Aira! aku benar-benar menyukai kalian berdua"


Rancau Arga menatap Dara, membuat hati Dara merasa panas..


Entah mengapa Dara sangat tidak menyukai wanita yang bernama Aira tersebut, karena dia sudah Dara anggap sebagai musuh serta saingan berat...


"Mas.... ayo kita melakukan nya sekarang, bukan kah kau sudah sangat menginginkan nya? "


Tanya Dara mengajak Arga untuk melakukan penyatuan mereka..


Arga yang masih setengah sadar pun langsung menuruti kemauan selingkuhan nya tersebut, dengan semangat empat lima Arga menikmati tubuh Dara yang terasa sangat nikmat..


Sedangkan Dara, dia mencoba untuk menahan rasa sakit di bagian intim nya, seperti nya ada sedikit robekan yang membuat milik nya menjadi sangat perih


"Tahan Dara...bertahan lah demi kebaikan mu, jangan sampai mas Arga menyadari jika kau sudah di perkosa, karena jika kau sampai hamil nanti, itu artinya Mas Arga yang akan bertanggung jawab atas anak yang ada di dalam perut ku, maaf mas jika aku sudah menjebak mu, tapi.. aku terpaksa melakukan ini"


Ucap Dara di sela sela permainan mereka berdua , Arga benar benar sangat buas, dia menjadikan tubuh Dara seperti sapi perah yang bisa di mainkan dengan kemauan nya sendiri.


Mungkin karena efek alkohol membuat Arga menjadi bergairah dan tidak pernah merasakan kepuasan,


Rasa sakit di bagain intim milik nya benar-benar harus Dara tahan..


Dan tanpa terasa wanita itu telah menangis meneteskan air mata, semua sudah terjadi bagikan nasi menjadi bubur , jadi jika ingin di hentikan pun Dara tak akan pernah bisa

__ADS_1


"Maafkan aku buk.. aku sudah memilih jalan ini, dan sekarang tubuh ku sudah rusak, aku tidak bisa menghentikan niat ku untuk merebut mas Arga dari istri dan juga anak nya, aku harus menang buk, "


Gumam Dara di dalam hati..


Dan tepat pukul tiga pagi, baru lah permainan mereka berdua di hentikan oleh Arga..


Pria itu langsung ambruk karena kelelahan dan dia mulai tertidur dengan sangat nyenyak, meninggal kan Dara yang merasakan sakit teramat sangat di bagian intim nya...


******


Sedangkan di tempat lain, tepat nya di dalam rumah mewah milik Arga dan Aira, saat ini wanita cantik itu sedang mondar mandir kesana kemari..


Dia masih penasaran dengan kepergian suami nya tersebut, apakah benar jika suami nya menemui wanita bernama Dara,


Tapi bukan kah Dara tinggal di kota C, sangat tidak mungkin jika Arga menyusul wanita itu hingga ke kota C...


Tak mau menerka nerka akhirnya Dara langsung menghubungi nomor handphone milik Rio yang masih berada di kota C..


Tut.... tut.. tut...


Beberapa kali melakukan panggilan tapi belum di angkat juga oleh orang yang di panggil, hingga beberapa kali akhirnya baru lah telfon Aira di angkat oleh seseorang..


"Hallo.... ini siapa? "


Tanya Rio dengan suara khas seperti orang bangun tidur...


Aira merasa senang karena Rio sudah mengangkat panggilan nya tersebut. membuat dia bersemangat untuk langsung bertanya..


"Mas.... ini aku Aira"


"Hah... Aira... ada apa Ai kok kamu pagi pagi begini sudah menelfon aku?"


Tanya Rio penasaran..

__ADS_1


"Iya, maaf ya mas jika sudah mengganggu tidur kamu, tapi aku benar-benar tidak tenang jika belum menanyakan nya mas"


"Iya tidak apa apa Ai.. memang nya kau mau bertanya apa Ai? katakan lah? "


"Begini, sebenarnya mas Arga sudah membohongi ku lagi mas, dia mengatakan jika dia sedang lembur di kantor nya sehingga dia tidak bisa pulang sampai pagi nanti, tapi.. saat aku ke kantor untuk mengantarkan makan malam, aku tidak menemukan dia berada di kantor mas, dan kata satpam penjaga dia sudah pergi menggunakan mobil tepat pukul 6 sore, apakah mas Arga telah pergi ke kota C mas? "


Tanya Aira dengan perasaan sedih..


"Tidak Ai.. dia tidak ada ke kota C, dan anak ibu Ningsih juga.. eh... tunggu Ai.. seperti nya aku mengetahui sesuatu, tapi aku mohon kau jangan terkejut, kau bisa mencari tahu kebenarannya terlebih dahulu"


"Baiklah... memang nya apa yang kau ketahui mas? "


Tanya Aira sangat penasaran..


"Tadi pagi aku mendengar jika ibu Ningsih telah di tinggal kan oleh putri nya sendiri , Dara pergi ke kota A secara diam diam Aira, kata nya dia ingin bekerja di sana"


"Apa...! jadi wanita itu sudah berada di kota A saat ini mas.., apakah mungkin mas Arga sedang bersama wanita j*l*ng itu saat ini, makan nya dia menipu ku lagi agar bisa tidak pulang kerumah? ".


Tanya Aira dengan menetes kan air mata nya, sungguh keji suami nya tersebut, berkali-kali menipu Aira demi bisa bertemu dengan wanita tersebut...


" Aku juga tidak tahu Ai... Aira, ini saat nya kau mencari bukti kejahatan mereka, agar kau bisa menuntut suami mu itu, Ai.... aku rasa Dara bukan lah wanita yang baik, dia. adalah wanita miskin yang kehausan harta dan juga kasih sayang Aira"


"Kau benar mas... aku tidak akan membiarkan mereka berdua hidup bahagia, aku sudah mengamankan semua harta milik kami mas, hanya tabungan mas Arga yang belum bisa aku pindah alihkan, selebih nya untuk aset, tabungan masa, tua, tabungan untuk anak dan juga pemilik perusahaan sah sudah aku ambil alih menggunakan nama kedua anak ku mas"


"Bagus itu Aira, jangan biarkan Dara menguasai nya, kaya adalah pemilik sah dari harta Arga, karena kau lah Arga bisa seperti saat ini, oya aku ada informasi lagi Aira"


"Apa itu mas, katakan lah? "


"Emmm . . ..Pandi selaku staf pemegang keuangan di proyek ini, mengatakan jika suami mu Arga telah banyak mengambil uang proyek dan menggunakan nya untuk hal pribadi, dia telah membeli sebuah Apartemen di kota A Aira"


"Apa.....!!!


Jantung Aira langsung berdetak dengan sangat hebat, bagaimana mungkin suami nya yang dia kenal sangat cerdas kini sudah gila hanya karena seorang wanita bernama Dara...

__ADS_1


__ADS_2