
kringggggg kringggggg kringggggg suara bel sekolah berbunyi pertanda jam istri sudah selesai.
"astaga sa itu sudah ada bel yuk ke kelas..."
"yaudah tha..." issani dan Agatha pun berlari guna untuk tidak telat, namun tiba-tiba dijalan dicegat jeassen.
"kalian mau pada kemana..." tanya jeassen.
"astaga pake nanya lagi...bel sudah berbunyi sudah pasti kita menuju kelas yaelah lho ini bang..." dengus Agatha.
"semua murid sudah di aula..."
"apa di aula..." kaget issani dan Agatha berbarengan.
"iya...tadi kesiswaan menginstruksikan kepada anggota OSIS untuk menyuruh semua murid ke aula..."
"ouh begitu yah kak...pantas saja pada sepi..."
"yaelah sa...so-soan jadi langsung bicara gitu... dari tadi aja lho gak seperti ngerasain apa-apa..." issani hanya cemberut mendengar perkataan Agatha.
"Aya Kita ke aula semua murid sudah di pada di aula tinggal kalian yang belum..."
"yaelah bang kau saja masih disini..."
"itu karena gue ketos jadi harus mencek Semua murid apa ada yang masih belum ke aula atau belum..."
"tau nih Agatha..." Agatha hanya diam mereka menaikan tangga menuju aula dimana ruangan yang paling atas yakni dilantai empat.
"kak tommy dan kak Aris apa sudah ada di dalam kak..."tanya Agatha.
"iya mereka sudah ada disana ayo cepat kita duduk di paling belakang saja cuman kursi belakang yang masih kosong..."
"yaelah bang gak akan kedengaran atu nanti pengumumannya...."
"kedengaran atu tha kan pakai speaker..."
"hehe gue lupa Sa.."kekeh Agatha.
"ayo cepat jangan pada ngobrol bentar lagi akan dimulai..." mereka beriringan menuju kursi kosong disana juga sudah ada Aris dan tommy dan jangan lupa murid lainnya yang duduk di paling belakang.
"lho baru datang tha..."tanya Aris.
"udah tau masih aja nanya..." ketus Agatha.
"ck gue nanya baik-baik dijawabnya ketus gitu...pantas saja dari dulu gak laku-laku orang sikap nya seperti ini...ck bisa-bisa jadi perawan tua lho jika lho gak merubah sikap lho ini..." nasehat Aris.
"lho nyumpahin gue...enak aja gue akan jadi perawan tua....mata lho buta ya.... cewek secantik ini gini dikatain akan jadi perawan tua..."
"sudah tha kak...kenapa kalian setiap bertemu selalu bertengkar apa gak malu dilihatin orang...itu acaranya udah mau dimulai tapi malah berisik...."tegur issani yang kuping nya terasa gatal sekali mendengarkan pertengkaran un faedah ini.
"salahkan dia sa...karena dia yang mulai..."tunjuk Agatha pada aris.
"kok gue..."
"sudah diam...."dingin jeassen yang langsung didengar Agatha dan Aris.
"assalamualaikum wr.wb siang anak-anak" ucap kesiswaan.
"siang juga paka" ucap semua para murid.
"hari ini bapak mengumpulkan kalian semua disini karena ingin memberi pengumuman bahwa untuk dua hari ke depan kalian belajar di rumah... dikarenakan semua guru akan rapat...tapi hanya untuk dua hari saja tidak boleh ada yang boleh menambah...."
"horeeeee libur guys" teriak bahagia semua murid, lima belas menit pun berlalu setelah kesiswaan selesai berpidato menyampaikan alasan lain mengapa sekolah sampai diliburkan dan juga memberi pesan pada semua murid.
"ahhhh besok libur nih sa...gue gak suka nih...gue udah bayangin pasti selama dua hari gue cuma rebahan saja... gabut..." dengus Agatha.
__ADS_1
"iya juga nih tha..aku setuju..."
"kalian pada gak senang yah libur... padahal gue saja senang... Atau gimana kalo sekarang kita jalan-jalan dulu atau nongkrong di cafe atau kemana lah mumpung jam segini sudah pulang...setuju gak...."
"gue setuju sama lho ris... yang lainnya gimana..."tanya Tommy.
"gue mah ok ok aja sih ...tapi kalo issa gak tau ... anak mommy mana bisa jalan-jalan tanpa izin dulu..."
"apa itu benar sa..."tanya tommy yang di angguki issani.
"issa coba minta izin dulu yah kak..."
"yaudah izin dulu sana...udah gede juga masih saja apa-apa harus izin..."celetuk Aris, issani menelpon mommy marissa dengan segala bujuk rayunya akhirnya dia diizinkan.
"gimana sa..."tanya semua orang kecuali jeassen.
"diizinkan yang penting katanya pukul 13.00 harus sudah pulang..."
"yaudah gapapa sekarang baru pukul 10.45 lumayanlah masih lama...."ucap Agatha.
"kak jeassen ikut ga... kenapa dari tadi diam saja..."tanya issani.
"kakak gak bisa ikut...kakak ada urusan...jadi issa bersama mereka saja bisa kan..." lembut jeassen mengelus rambut halus issani.
"hmm yaudah deh... padahal issa pikir Kakak ikut..."
"maaf lain kali saja ya... sekarang issa pergi dengan teman-teman yang lain saja... urusannya tidak bisa untuk kakak tinggalkan..."
"gapapa lah sa...masih ada kita...lagi pula dari tadi jeassen sebelum ada pengumuman pun sudah minta izin pulang lebih awal..." ucap Aris, issani tidak menjawab ada rasa kecewa dihatinya.
"kalian jaga mereka...jika sampai mereka lecet kalian berhadapan sama gue..."ucap jeassen yang mendapatkan tanda huruf O.
"gue duluan... ingat jaga mereka...issa kakak duluan yah dan lho tha nanti pulang di antar Aris gue duluan..."
"iya bang hati-hati..." jeassen meninggalkan mereka menuruni tangga meninggalkan yang lain nya.
"apa sih orang issa baik-baik saja..."elak issani.
"apa segitu pentingnya jeassen di kehidupan lho sa... sampai lho murung di tinggalkan jeassen...gue memang harus benar-benar melupakan perasaan ini sebelum semakin dalam..." batin tommy .
"yaudah ayo turun ke bawah mau sampai kapan disini..."Agatha menggandeng tangan issani membawanya menuruni tangga.
"lho baik-baik saja kan sa...bang jeassen memang lagi ada urusan jadi lho jangan murung..."
"aku gapapa tha... "
"terserah lho aja.. yang penting hari ini kita jalan-jalan...."
.
.
.
.
Di parkiran
"lho mau ikut sama siapa sa...sana gue atau tommy..."tanya Aris
"ikut saja...mau sama siapapun gapapa..."
"yaudah lho ikut tommy dan lho tha ikut gue ..." Aris memberi instruksi.
"tom kita ketempat biasa...Yo tha...." Agatha pun masuk ke mobil Aris.
__ADS_1
"ayo naik Sa..."tommy membukakan pintu mobil.
"terimakasih kak..." mereka pun meninggalkan halaman sekolah menuju tempat yang dikatakan Aris tadi, hening dan hening didalam mobil yang di tumpangi issani Karena issani yang melamun.
"gak baik melamun terus... nanti ke sambet lain kali jeassen pasti ikut jadi gak perlu murung..."
"ihhhh kak tommy jaya mereka saja... issa gapapa kok..."
"gapapa dari mananya dari tadi melamun... jeassen gak akan diambil orang..."
"diambil orang juga gapapa orang issa dan kak jeassen gak ada hubungan apa-apa..."
"gak ada hubungan tapi mesra...."lirih tommy yang masih didengar issani.
"issa serius kak...kami memang tidak ada hubungan spesial yang seperti kalian pikirkan..."
"sekarang memang belum sa.. "senyum tommy yang menahan rasa sesak di dadanya.
"sekarang atau nanti tidak akan pernah terjadi kak... karena issa menganggap kak jeassen hanya sebatas kakak laki-laki issa saja... dan begitu pun kak jeassen dari awal juga issa nyaman dengan kak jeassen dengan nyaman sebagai adik Kakak... hubungan kami tidak ada yang spesial..."
"mungkin sekarang hanya sebatas adik kaka.an saja tapi besok siapa yang tau..." batin tommy .
.
.
.
bersambung
.
.
.
Melissa Arespati/issani Arya Diningrat
jeassen
Tommy
Agatha
Aris
Listiani Arespati
Yuki dan Riska
__ADS_1
ini bonus visual tokoh dari kisah Melissa Arespati 😅 maaf jika tidak sesuai ekspektasi author sudah lama cari dan foto-foto ini lah yang terpilih oleh author 🤠dari sekian banyak foto yang author lihat cuman foto ini yang terpilih ðŸ¤ðŸ¤—jika tidak sesuai kalian bisa menghalu sendiri 😅 jangan lupa tinggalkan jejak reader 🤗 karena jejak kalian penyemangat untuk author 🤗😚