
"m.maafkan aku..."
"kau dengan mudahnya minta maaf padaku setelah kau menyalahkan ku atas kesalahan yang sepenuhnya bukan salahku...baik kau minta maaf pada ku atau tidak....tetap saja aku lah yang paling disalahkan disini.... kalian hanya menilai seseorang dari luarnya saja tanpa tau isi dalamnya.... hiks apakah Jika kalian sedang berada di posisi ku dulu apa kalian yakin tidak akan melakukan apa yang aku lakukan ...hiks kalian membenci, menyalahkan ku, menghakimi ku tanpa kalian bercermin dahulu hiks...lalu Jika begitu apa gunanya hati dan otak kalian...jika kalian hanya melihat seseorang dari luarnya saja....hiks " arlan menunduk dia merasa tertampar dengan ucapan dahlia.
"maafkan aku...aku tau aku bukan suami yang bertanggung jawab...aku yang menyebabkan ini semua terjadi...tapi ku mohon kau juga sekarang lihat keadaan..." Arlan hendak memeluk dahlia lagi namun lagi dan lagi di tepis dahlia.
"jangan dekati aku.."
"s.sayang...." mata Arlan berkaca-kaca ini pertama kalinya istrinya menolak untuk didekati hatinya sakit dan tidak percaya.
"sekarang aku ingin sendiri dulu ..."
"yasudah jika itu keinginan mu... ingat lihat keadaan sebelum bertindak..."arlan meninggalkan kamar.
deg deg deg
"hati ku sakit ya tuhan mengapa suami ku sendiri terus bicara seperti itu hiks mengapa takdir ku sekejam ini.... hiks "
.
.
.
__ADS_1
"yah... mama baik-baik saja kan..."
"pergilah dan tenangkan mama mu...."ucap arlan pada listiani.
"iya ayah..." listiani secepat kilat memasuki kamar.
"ma...."
"pergilah...aku sedang ingin sendiri...pergi jika kau tidak mau kena marah dari mama mu ini listiani...." listiani keluar lagi.
"kenapa sudah keluar lagi...apa mama baik-baik saja.. " tanya gitani yang juga berniat ingin menemui dahlia.
"mama bilang sedang ingin sendiri kak..." gitani tanpa menjawab ucapan listiani pun memasuki kamar dahlia, dilihatnya sang mama sedang menangis dengan kaki ditekuk dan wajahnya di sembunyikan pada lututnya.
"ya tuhan...baru aku melihat mama sesedih ini...baru ku lihat diri rapuh mama yang sebenarnya...ku kira mama tidak mempunyai sikap rapuh seperti ini..."
"hiks aku tau kau begitu peduli pada mama...mama suka itu tapi mama juga berharap kedua saudari mu juga bisa seperti mu... selalu menyayangi mama dan memprioritaskan...tapi apa salah jika mama juga mengharapkan gak tersebut datang dari kedua saudari mu itu...hiks sepetinya itu hanya mimpi... mereka sekarang sudah sangat jauh untuk mama gapai....sekuat apapun mama berusaha untuk mendekati mereka tetap saja usaha mama hanya sia-sia...setiap mama ingin mendekati mereka yang ada hati mama rasanya sakit banget... mereka seolah memilih dan menyayangi marissa dari pada mama hiks...hati mama sakit sekali melihat mereka bisa tertawa dengan marissa sedangkan dengan mama ...hiks " marissa mengoceh yang mana membuat gitani tertegun air matanya lolos begitu saja, hatinya teramat sakit mendengar keluhan sang mama.
"ya tuhan anak macam apa aku ini...apa aku durhaka sudah membuat mama menangis karena sikap ku...apa aku sudah benar-benar menyakiti hati mama ..."
"apa kau juga akan seperti mereka ani...apa kau juga akan meninggalkan mama seperti kedua saudari mu hiks...apa kau juga akan seperti itu.. jawab Ani mengapa kau hanya diam saja..apa karena kau juga akan seperti itu hiks...aku mempunyai 3 orang putri namun di usia tua ku...aku hanya sendirian hiks... tuhan hukuman mu begitu tidak adil bagi ku ..ini sangat-sangat menyakitkan...."dahlia terus bicara tanpa henti seperti seseorang yang kehilangan akal, gitani mendekati dahlia dan memeluk nya , dahlia balas memeluk gitani yang dikiranya ani dengan sangat erat, bisa gitani rasakan jika sang mama benar-benar takut kehilangan nya dan ditinggal sendiri.
"hiks...mama tau mama sudah jahat pada adik mu ani... tapi apa tidak ada maaf dan kesempatan untuk mama untuk memperbaiki semua yang sudah terjadi hiks...semua orang bisa diberikan kesempatan bahkan mas Arlan pun diberikan kesempatan untuk memperbaiki semuanya.... sedangkan aku...hiks hati mama sakit sakit'hiks..."
__ADS_1
"ya tuhan aku benar-benar durhaka ....aku sudah membuat mama sakit hati..."
"hiks...mengapa anak-anak ku menjauh dari jangkauan ku...hiks aku tahu aku salah tapi jangan kau hukum aku seperti ini...hati ku benar-benar sakit darah daging ku sendiri seolah-olah menghindari dan tidak mau ku dekati...."
"m.ma.ma...m.maafkan gi.gitani..." ucap gitani yang akhirnya bersuara juga dengan sedikit bergetar, dahlia langsung melepaskan pelukannya dan dilihat sebenarnya siapa yang sedang dia peluk.
deg
"gi.gitani....."
.
.
.
bersambung
.
.
.
__ADS_1
Maaf yah reader author baru update ππ» author baru pulang dari KBN(kemah bakti Nusantara) acara dari organisasi Pramuka disekolah author ππ» bukan maksud author menggantung cerita author baru pulang π dan panitia KBN juga melarang peserta membawa handphone itu yang bikin author gak bisa update πtapi insyaallah author mulai besok updated tiap hari lagiπ€ author lihat favorit pun menurun mungkin gara-gara author gak update π΄ author minta pengertiannya dong reader π΄ jangan suka gitu yah author tiap hari bukan cuman main hp saja tapi banyak aktivitas yang harus author lakukan π΄ jangan gitu lagi yah reader author sudah coba sebaik mungkin untuk update tiap hari tapi siapa yang sangka akan ada halangan seperti KBN π€·π»ββοΈ jangan bosan-bosan reader tersayang untuk selalu ikuti kisah tulisan author salam sayang dari author π€π.
jangan lupa tinggalkan jejak reader tersayang π€ karena jejak kalian penyemangat untuk author π€π.