
drt drt drt drt
"hallo..."
"maaf mengganggu had..."
"kenapa sobat... tumben banget telepon apa ada sesuatu yang penting...."
"istri ku sakit dan minta bertemu dengan putri kita..."
"astaga yasudah aku dan putri kita akan kesana...."
"terimakasih..."
ceklek suara telpon di tutup.
" ada apa mas...kenapa mas arlan sampai telpon..."tanya marissaa yang sedang duduk bersama hadi.
"istrinya sakit dan ingin bertemu dengan issani..."
"ja.jadi issani akan pulang kesana hari ini..."
"sepertinya seperti itu... walau bagaimanapun Dahlia ibu nya juga...." Marissa mengangguk walau sebenarnya dia tidak rela issani akan pulang hari ini rasanya dia tidak rela.
"sekarang dimana putri kita...apa dia dan vano sudah pulang..."
"sudah mas... mungkin lagi di kamarnya..."
"yasudah kamu kasih tau padanya kalau ibunya ingin bertemu...." marissa mengangguk dan berjalan menuju kamar issani yang berada dilantai dua.
__ADS_1
.
.
.
.
tok tok tok
"sayang...ini mommy...apa mommy boleh masuk..."
ceklek
"sayang... mommy mau bicara sesuatu..."
"tentang apa mom ayo masuk...." mereka duduk di sofa yang memang ada dikamar megah issani.
"issa sudah tau mom.... barusan kak tani telpon dan ngasih tau dan ngajak issa pulang ke rumah kak tani juga sudah dijalan mau pulang..."
"jadi kamu sudah tau Sayang...."
"iya mom...tapi...issa takut...issa belum siap ke rumah lagi...issa masih takut... bayangan saat issa tinggal disana masih menghantui dan membuat issa benar-benar takut...." issani berkaca-kaca.
"mommy ngerti tapi walau bagaimanapun itu tetap mama issa...tanpa ada dia issa tidak akan ada di dunia ini... mommy mengerti betul... sudah jangan sedih ... mommy dan daddy akan temenin issa kesana..."
"hiks makasih mommy...issa Sayang banget sama mommy...."issani memeluk dahlia erat banget walaupun dia sudah maafkan keluarganya, tapi tetap saja dia masih takut kejadian dahulu terulang lagi, kejadian masa kecilnya cukup membuat nya trauma sejujurnya issani belum siap pulang ke rumah nya kembali entah sampai Kaka dia akan Siap yang jelas dia belum mau pulang, tapi dia juga tidak mau jadi anak durhaka tidak menjenguk mamanya sendiri saat dia sedang sakit.
"yasudah sekarang kamu siap-siap mommy dan daddy tunggu di bawah... ingat jangan menangis yah..." marissa menghapus cairan bening yang lolos keluar dari mata issani, marissa keluar dari kamar issani dan menuju suami nya kembali.
__ADS_1
"ya tuhan apa semuanya akan baik-baik saja setelah issani pulang ke rumahnya lagi ...mengapa hati kecil ku sangat gelisah dan mengatakan bahwa kepulangan issani selamanya untuk tidak kembali lagi kesini... sejujurnya aku tidak mau berbagi waktu ingin sekali aku memiliki issani seutuhnya...aku benar-benar tidak rela berbagi sekalipun itu keluarga kandungnya...tapi aku juga tidak bisa memisahkan mereka karena mas arlan dan dahlia orang tua kandungnya... yang lebih berhak dari pada Aku dan mas Hadi..."
"sayang kenapa melamun semuanya akan baik-baik saja... tidak perkataan ada yang dikhawatirkan..."hibur Hadi yang membuat Marissa terbangun dari lamunannya.
"kapan aku sampai kesini...."
"semuanya akan baik-baik saja Sayang... percaya pada mas.... kita sudah setuju dengan kesepakatan itu...jadi kita harus bisa merelakan issani pulang kerumahnya...."
"hiks aku takut mas ...aku takut kepulangan issani pulang untuk selamanya tidak kembali kesini lagi....aku takut.... hiks"
"sudah jangan berpikir yang tidak-tidak.... semuanya akan baik-baik saja....
.
.
.
.
bersambung
.
.
.
.
__ADS_1
maaf yah udah beberapa hari author gak update reader 🤧 mohon dimaklumi yah reader tersayang nya author 🤧 author lagi sibuk sekolah nih biasalah udah kelas 12 banyak tugas 🤧 author sampai gak ada waktu update 🤧 maafkan author yang belum bisa membagi waktu dengan benar😠author sudah coba tapi gak bisa 🥺 aktivitas author lagi padat🥺 mohon maklumi saja author masih siswi 🤠terimakasih yang masih setia dengan novel author yang satu ini 🤗 jangan lupa tinggalkan jejak reader tersayang 🤗😚 Karena jejak kalian penyemangat untuk author 🤗😚