
sudah satu bulan semenjak kesembuhan dahlia, keadaan dahlia sudah benar-benar membaik namun ikatan antara listiani dan lisa masih belum ada peningkatan.
"nanti setelah pulang sekolah main dulu ke rumah mama sudah nanyain katanya kangen... dan mama sudah minta izin sama tante marissa dia sudah izinin...."
"iya sudah...." listiani mengangguk dan pergi dari hadapan lisa.
"hubungan lho mama dia belum ada kemajuan sa..." tanya Agatha.
"seperti yang dilihat... bukan gue yang mau terus mengungkit masa lalu tapi dianya aja yang masih Betha nyimpan dendam yang tidak masuk akal..."
"sabar sa.. namanya juga nenek lampir...terus kalo didepan keluarga sikap kalian gimana...masa kelihatan gak akur..."
"yah kalo didepan keluarga mah pura-pura akur aja... pusing juga aku mikirin hubungan kami..."
"dah lah jangan dipikirin lagi pula bukan salah lho...kan dia yang memulai bukan lho..." Lisa hanya mengangguk saja.
"woy...pada gibahin apa nih..." kaget Aris.
"astaga lho yah kutu kupret ngagetin aja..."
"iya nih menyebalkan..."
"hehehe sorry..." Lisa dan Agatha hanya diam saja.
"mmm ngomong-ngomong kalian pada gibahin siapa..."
"kepo lho..."
"siang sa..." sapa jeassen.
__ADS_1
"juga..." senyum lisa.
"siang-siang ini masih pagi baru juga pukul 10 pagi..."
"suka-suka kak jeassen dong kenapa kak Aris sewot...."
"eh lho juga kenapa ikutan sewot sa..."
"hehehe...."
"hehe hehe...."dengus Aris.
"apa kabar sa..."
"baik kak..." senyum lisa,mata jeassen menajam melihat tommy dengan serius.
"ekhem" dehem Aris yang melihat tatapan jeassen pada tommy membuat tenggorakan nya kering seketika.
"mengapa tatapan bang jeassen tajam banget yah...udah kaya mau nerkam kak tommy aja...itu juga kak tommy Kenapa gue perhatiin dia terus ngedeketin issa....apa dia mau rebut issa dari bang jeassen yah... masa iya sih kak tommy Setega itu mereka kan sahabatan..."
"kak jeassen...."panggil Lisa.
"iya Kenapa sa...."
"sebelumnya issa minta maaf kak...sepertinya issa tidak bisa ikut kakak ke tempat yang kakak bicarakan tadi.... barusan kak Ani bicara katanya issa sudah ditunggu sama mama dirumah ...."
"yaudah gapapa...apa perlu kakak anterin pulang nya...."
"tidak perlu kak...nanti issa pulang sama kak Ani saja...."jeassen mengangguk dan bicara.
__ADS_1
"hati-hati..."
"siap komandan...."
"yaelah serasa dunia milik kita berdua aja..."cibir Aris.
"apaan sih kak Aris ini..."cebik Lisa.
"sebenarnya hubungan Lisa dan bang jeassen sudah sejauh mana yah... padahal sudah lama banget mereka pdkt nya tapi belum jadi-jadian juga...." bingung Agatha.
"sungguh rasanya sakit banget lihat lho tersenyum manis pada cowok lain... sekalipun itu sahabat gue sendiri..." batin tommy.
"itulah kan gue udah bilang lupakan saja perasaan lho untuk dia... jangan sampai perasaan lho menghancurkan persahabatan kita..." ucap lirih aris yang hanya terdengar oleh tommy saja, tommy hanya diam saja Aris selalu saja bisa menebak apa yang dipikirkannya pikirnya.
.
.
.
bersambung
.
.
.
Maaf yah author baru bisa update lagi author lagi banyak tugas mohon pengertiannya... sekarang juga author lagi nugas namun author sedikit meluangkan waktu untuk update π€
__ADS_1
Jangan lupa like komen vote dan masukan ke favorit π€π jangan lupa juga pencet iklan gratis nya yah reader π€ biar author dapat keuntungan π€ tenang itu gak bayar atau pakai Kouta atau sebagainya π€itu gratis jadi jangan lupa pencet atau tonton π€salam sayang dari author π€π.