Kisah Melissa Arespati

Kisah Melissa Arespati
Ke rumah mama


__ADS_3

sekarang jam dinding sudah menunjukkan pukul 12 siang siswa-siswi sudah pada keluar Kelas.


"issa kamu serius tidak mau diantar kakak..."


"tidak kak...issa bisa pulang bareng kak Ani..." dari kejauhan terlihat sepasang mata yang marah melihat perbincangan jeassen dan Lisa.


"lama banget sih...kenapa dia malah bicara dulu bukanya langsung masuk... sudah 5 menit gue nunggu di mobil dia belum masuk-masuk apa gue samperin aja yah...ya sepertinya gue samperin aja..."


brakkkk suara pintu mobil di tutup.


"cepat dong kenapa lama banget mama sudah nunggu di rumah malah..." marah listiani.


"ayya kak jeassen issa pulang duluan yah semangat rapat OSIS nya..."ucap lisa yang sebenarnya terkejut dengan kedatangan listiani namun dia berusaha tidak menghiraukannya.


"yasudah hati-hati terimakasih....ayo kakak antar ke mobil..."


"anj*ng gue dicuekin lihat saja kau anak sialan... sepertinya rasa benci gue tiap harinya makin menambah...gue benci lho gue benci arghhhh..." batin listiani menjerit-jerit.


"setelah sampai langsung makan...pak bawa mobilnya hati-hati...."ucap jeassen pada pak sopir.


"siap den...alah aden pacarnya non lisa ya serasi banget..."jeassen tidak menjawab hanya tersenyum saja.


"ekhem minggir-minggir menghalangi jalan..."ketus listiani yang sengaja mendorong jeassen dan langsung masuk kedalam mobil dan langsung menutup pintu dengan kencang.


brakkkkkkkkk


"jalan pak..."


"iya non..."pak sopir menjalankan mobilnya meninggalkan jeassen.


"maafin gue sen bukan maksud gue dorong lho...gue hanya kesal saja lihat kemesraan kalian...lho selalu cuekin gue dari dulu sampai sekarang.... apalagi setelah kedatangan anak sialan ini gue semakin tidak bisa mendapatkan lho lagi lho hari demi hari semakin cuek sama gue...hati gue sakit perjuangan gue mendapatkan lho selama ini hanya sia-sia saja.... " listiani mengusap buliran bening yang tiba-tiba keluar,Lisa yang melihat itu hanya diam saja dia tau apa yang dipikirkan saudarinya hanya saja itu tidak penting baginya toh sang kakak selalu jahat padanya jadi buat apa dia memikirkan sang kakak.


"pak bisa berhenti sebentar...saya mau beli es krim dulu..."ucap lisa.


"jangan didengarkan cepat jalan..."


"tap-tapi...."


"cepat jalan...."sentak listiani yang langsung membuat pak sopir menjalankan mobilnya lagi.


"Kakak apa-apaan sih...kan lisa bilang mau beli es krim dulu...." kesal lisa yang tidak dihiraukan listiani.


"dua saudari yang bertolak belakang..."lirih pak sopir.


"pak putar balik saya mau beli es krim..."


"jangan dengarkan dia cepat jalan..."


"kamu apa-apaan sih kak...tuli ya..."


srengggg mata listiani menajam.


"apa kau bilang...tuli...hey anak manja ini sopir ku bukan sopir mu jangan so berkuasa dan memerintah sesuka lho..."

__ADS_1


"sopir mu...apa aku tidak salah dengar... hahaha ini sopir mama dan ayah bukan sopir mu..."


"tapi tugasnya mengantar jemput gue..."


"hahaha tugasnya bukan mengantar jemput kamu saja tapi mengantar jemput semua anggota keluarga arespati termasuk diriku..."


"lho..." marah listiani yang malah dibalas dengan senyuman mengejek oleh lisa.


"aduh gini nih nasib bawahan...aduh Gusti kunaon hamba mu ini teh dipekerjakan di situasi kieu...Aya anak majikan dua Dur der wae Kuring keur bisa ngarerepeh padahal hate mah hayang nyarekan ieu dua budak kalah ngaganengkeun panas poe kieu...."


.


.


.


setelah menempuh perjalanan setengah jam lebih akhirnya mereka sampai walaupun disepanjang perjalanan mereka terus beradu argument.


brakkkk


"mama....lisa kangen...." teriak lisa yang langsung masuk ke pelukan dahlia yang memang sedang menunggu kedatangan mereka.


"mama lisa kangen..."


"mama juga kangen sayang.... kenapa baru kesini itupun karena suruhan mama..."


"hehehe maaf ma lisa kemarin-kemarin lagi banyak tugas...mama gak marah kan"


"tidak sayang ayo masuk..."


brakkkkkkkkk pintu mobil ditutup kencang.


"kasihan juga non ani...tapi apalah daya emang si non lisa mah selalu buat gemes pika reuseupeun teu kawas non ani bisa na keur amek - amekan...jadi wajarlah nyonya lewih nyaah ka non lisa..."


.


.


.


Di meja makan


"kamu mau apa mana sayang..."


"Lisa mau ikan itu ma...mmmzt kayanya enak air liur lisa rasanya sudah menetes ...


"astaga kamu ini sayang..."kekeh dahlia.


"mau ayam gorengnya nggak..." tanya dahlia lagi yang sedang mengambilkan ikan kedalam piring milik lisa.


"mau ma..."


"iya sayang...mau apalagi..."

__ADS_1


"sudah ma itu sudah banyak banget .."


"yasudah ayo buka mulutnya biar mama suapi..aaa"


brakkkkkkkkk dahlia dan lisa langsung memegangi jantung nya yang berdebar kencang banget.


"kakak apa-apaan sih...mau buat orang jantungan yah...."


"sayang apa yang kamu lakukan..." listiani tidak menjawab dia berlari menaiki tangga dengan sesekali menyeka air matanya, hatinya sungguh sakit melihat perhatian yang selama ini hanya dia yang dapat tapi sekarang harus terbagi karena kedatangan lisa.


brakkkkkkkkk pintu kamar ditutup dengan kencang.


"hiks hiks aku sendiri hiks mama sudah tidak menyayangi ku lagi....hiks aku benci kau lisa... setelah kedatangan mu keluarga jadi berantakan... kasih mama jadi terbagi dua...dari dulu hanya aku yang mendapatkan perlakuan seperti itu tapi setiap kali kau datang ke rumah ini mama hanya memberikan perhatian pada mu saja...aku benci kau lisa aku benci hiks...."


"bukan seperti ini maksud mama ani...kau setiap hari bisa merasakan kasih sayang dan perhatian mama sedangkan adik mu tidak setiap hari bisa merasakannya..." nasihat dahlia yang datang dari pintu.


"hiks tidak mama hanya menyayangi dia..."


"tidak... mama menyayangi semua anak-anak mama tanpa terkecuali...mama membagi kasih sayang dengan adil tanpa dibeda-bedakan…."


"dan ani tidak mau kasih sayang mu itu terbagi ma... hanya ani saja yang boleh merasakan kasih sayang itu... karena dari semenjak kecil pun hanya ani yang mendapatkan kasih sayang itu..."


"sekarang situasinya Sudah berbeda...sekarang sudah ada adik mu..."


"tidak dia bukan adik ani...ani tidak punya adik ani anak bungsu mama hiks...ani tidak suka dia datang ke rumah ini...dia perebut....dia merebut semua yang ani punya..."


"apa yang kamu katakan ani... mama tidak pernah membedakan antara kalian... kalian sama di mata mama..."


"hiks bohong dari tadi mama hanya memberikan kasih sayang padanya....mama hanya memberikan perhatian padanya saja...aku benci dia aku benci......"teriak listiani.


deg


"listiani apa yang kau katakan dia adik mu..." nada suara dahlia naik satu oktaf.


"sekarang sebaiknya mama keluar...cepat keluar anak kesayangan mama pasti sudah menunggu di meja makan... berikan dia makanan yang banyak sekalian jangan sisakan untuk ku...." listiani mendorong dahlia keluar pintu dan cepat-cepat mengunci pintunya.


"aku benci mama aku benci mama tidak bisa bersikap adil...aku benci kalian yang menyayangi lisa....aku benci kasih sayang terbagi...hanya aku yang berhak merasakan kasih sayang kalian hanya aku....hiks aku aku yang berhak arghhhh....." racau listiani.


"semuanya salah ku... hiks ini semua salah ku...aku yang dulu terlalu memanjakan nya dan aku yang dulu selalu menyuruh dia membenci adiknya...hiks ini salah ku...ya tuhan maafkan aku...bisa kah kau buat keluarga ku bersatu seutuhnya membuat mereka saling menyayangi satu sama lain hiks....".


.


.


.


bersambung


.


.


.

__ADS_1


Jangan lupa like komen vote dan masukan ke favorit 🤗😚 jangan lupa juga pencet iklan gratis nya yah reader 🤗 biar author dapat keuntungan 🤗 tenang itu gak bayar atau pakai Kouta atau sebagainya 🤗itu gratis jadi jangan lupa pencet atau tonton 🤗salam sayang dari author 🤗😚.


__ADS_2