
"iya paman" ucap issa.
" nona melupakan sesuatu" sambil menyodorkan hp issa.
"astaga terimakasih paman sudah mengantarkan ini"
"tidak perlu bilang terimakasih nona, ini tugas paman"
"iya sudah, salamnya untuk mommy yah paman"
" iya nona, kalau begitu paman permisi" membungkuk kan badan
"silahkan paman hati-hati"
setelah kepergian sopir pribadi rissa
"jadi bokap lho yang punya ini sekolah"tanya Agatha yang mendapatkan anggukan dari issa
"awalnya aku tidak mau ada yang tahu tentang ini, tapi ini mulut nyerocos gak bisa direm" manja issa sambil memanyunkan bibir kecil nya
"astaga sa dimana-mana juga orkay selalu ingin diketahui semua orang (sambil melirik listiani yang entah ketakutan atau apa itu, Karena ekspresi nya tidak bisa dibaca) tapi lho"
"aku mau teman yang tulus dan menerima aku apa adanya bukan karena harta"
"yaudah deh kita lanjut makan saja urusan lho urus saja sendiri" sambil menyuapkan bakso ke mulut nya.
kerumunan listiani dkk dan perhatian semua siswa-siswi di kantin pun sudah biasa lagi, mereka tidak berani menatap anak si pemilik sekolah nya, mereka takut, kenapa harus takut, ya karena takut dikeluarkan dari sekolah jika mereka sampai menyinggung gadis yang sedang minum Joice itu .
bunyi bel pertanda masuk kelas pun membubarkan siswa-siswi yang lagi di kantin itu.
"selamat pagi anak-anak"
"pagi bu"
__ADS_1
"selamat datang di sekolah Garuda gradision, semoga kalian betah yah, dan anggaplah sekolah ini rumah kedua setelah rumah orang tua kalian, ibu harap kita bisa menyayangi satu sama lain, oke Karena berhubung baru masuk sekolah kita perkenalan terlebih dahulu, dimulai dari kamu,siapa namanya sayang"
" Dinda modi bu, oke sekarang dinda ke depan perkenalkan nama, alamat, asal sekolah, dan hobby.
dinda pun maju ke depan dan terus menerus seperti itu sampai semuanya memperkenalkan diri masing-masing.
ditempat lain.
"hallo tani" sapa tari yang hanya mendapatkan anggukan dari gitani.
"gue denger lho sekarang tinggal di asrama yah, " gitani hanya menganggukkan kepalanya.
"kenapa lho bisa tinggal di asrama bukannya lho gak mau ninggalin adik kesayangan lho"
"adik gue udah gak ada dirumah tar"ucap tani lirih.
"ko bisa"tari terkejut.
" dijual, orang tua gue orang tua yang paling hebat kan sampai anak sendiri pun dijual"miris tani.
"makasih tar" akhirnya mereka berpelukan.
"kasihan banget lho tan, anak sebaik dan selembut lho harus mengalami nasib seperti ini, harus punya orang tua yang benar-benar gak punya temperamental, lho gadis lembut tapi berakhir jadi dingin gara-gara keluarga lho sendiri" batin tari sahabat tani.
"ouh iya tan, setelah lho wisuda lho mau kerja dimana, gue yakin lho pasti mudah cari kerja, karena kan lho itu mahasiswa terbaik disini, lho cuman empat semester kuliah udah mau wisuda saja, dan yang lebih parahnya adik kelas gue malah jadi teman dekat gue"geleng-geleng tari, tani hanya tersenyum saja.
semua memang tahu tentang kehebatan dan kepandaian tani, dia adalah mahasiswa terbaik, dia mahasiswa kebanggaan, benar-benar seorang gadis yang bisa disebut, gadis sempurna, sudah cantik, kaya dan pintar, tani sungguh paket lengkap untuk para cowok, tapi sayang dibalik kelengkapan itu, tani tidak bisa merasakan kebahagiaan keluarga Seperti kebanyakan teman-temanya, tapi yang mengetahui itu hanya tari teman dekat dan sekaligus sahabatnya tani.
" gue belum terpikir kesana, yang ada diotak gue hanya adik gue"
"justru karena itu lho harus sukses dulu cari pekerjaan yang benar-benar layak untuk lho, lho tahu kan gimana pengaruh uang" merangkul tani
"lho benar, gue harus sukses"senyum tani.
__ADS_1
" itu baru sahabat gue"
pukul setengah tujuh malam
"mommy, mommy, mommy"
"astaga kenapa teriak-teriak" ucap rissa yang baru dari taman dihalaman rumah nya
"hehe issa kangen mommy"peluk issa manja yang dibalas pelukan hangat dari mommy nya
" mommy juga kangen anak manja mommy ini"
"mommy apa kak vano dan daddy belum pulang, sebentar lagi kan waktu makan malam"
" mungkin sebentar lagi sayang"Jawab Rissa yang sudah duduk di kursi ruang tamu yang diikuti issa"
" mommy"
"kenapa sayang"
"dulu waktu kecil issa gimana apa issa nakal"
Marissa yang mendengar pertanyaan dari issa pun tak sengaja menumpahkan air kristal disisi ujung matanya.
"mommy menangis, kenapa mommy menangis, kalau mommy gak mau ceritain masa kecil issa, mommy gak perlu melakukan nya, mommy jangan nangis yah, issa gak suka" menghapus cairan kristal itu.
"astaga mommy nangis, Karena bahagia, mommy terkenang masa kecil mu dulu yang benar-benar manja dan nakal, dulu waktu kecil kamu suka sekali berulah nakal pada kakak mu, sampai saat kakak kamu mau berangkat sekolah harus mencari-cari buku mata pelajaran nya, kamu dulu benar-benar nakal sayang" ucap rissa yang mengenang masa kecil issa asli.
"apaaa, jadi issa waktu kecil nakal mom" kaget issa.
bersambung
maaf yah readers kemarin author gak update 🤗 author lagi banyak tugas sekolah 🤗ma'lum lah lagi masa tahun ajaran baru 🤗 dan maaf juga kalau author jarang update mohon para readers mengerti 🤗
__ADS_1
maaf yah kakak semua, alur author mungkin sangat membosankan dan juga masih banyak typo maklum ini adalah karya pertama author 🤗 jangan lupa like dan komennya 🤗kalo bisa dengan vote nya sekalian hehehe ðŸ¤biar author selalu semangat ðŸ¤ðŸ¤—
salam sayang dari author 🤗