
Di ranjang rumah sakit terlihat seorang wanita yang tidak tua dan juga tidak muda, tapi dilihat dari wajah nya kecantikannya masih terlihat sempurna, di sisi kanan ranjangnya ada seorang gadis cantik yang sedang menangis.
"hiks ma... bangun ma... maafkan lisa ma...hiks tuhan mengapa semuanya jadi seperti ini hiks....aku tidak mengerti dengan jalan takdir mu ini..." di sofa yang masih berada di ruangan itu ada seorang gadis cantik juga yaitu gitani yang menghela nafasnya.
" ya tuhan sebenarnya apa yang terjadi....ku pikir mama yang jahat ... tapi...apa ayah yang selama ini menginginkan mama menjahati lisa...tapi mengapa ayah bisa sebenci itu pada lisa...apa karena gara-gara lisa rahim mama diangkat...atau memang ada sesuatu dibalik semua ini... ahhhhhhh semuanya tidak masuk akal... sebenarnya takdir macam apa ini... dan maksud anak laki-laki satu-satunya itu siapa...apa ayah dan mama mempunyai anak selain kami bertiga... tapi jika memang seperti itu dimana dia sekarang... dan jika memang ayah dan mama punya anak laki-laki mengapa dulu sampai menyalahkan lisa yang membuat rahim mama harus diangkat dan tidak bisa punya anak laki-laki sesuai yang mereka inginkan...atau mungkin aku salah dengar yah atau memang mama meracau yang tidak-tidak...tapi aku sangat penasaran masa iya mama meracau yang tidak-tidak... dari wajah nya terlihat mama sangat merindukan anak laki-laki yang disebut mama... batin gitani yang tidak mengerti dengan keadaan yang sedang terjadi.
"hiks kakak ..." ucap lisa yang menghampiri sang kakak sekaligus membuyarkan lamunan gitani.
"kenapa sa..."
"hiks apa mama akan baik-baik saja...dari kemarin mama belum bangun-bangun..."ucap lisa, gitani menghela nafas.
"kita berdo'a saja semoga keadaan mama baik-baik saja dan cepat sadar dan sembuh.... sudah jangan menangis terus sa...lihat maat mu itu sudah benar-benar bengkak...." belum juga lisa menjawab perkataan nya harus terhenti dengan kedatangan listiani.
"siang kak adik.... bagiamana keadaan mama ..apa mama sudah sadar..." tanya listiani sambil melihat ke arah ranjang dahlia.
"mama belum sadar... dan apa kau belum pulang ke rumah ani..."tanya gitani yang melihat baju seragam sekolah yang listiani pakai, tadi pagi listiani awalnya tidak mau sekolah namun karena sang kakak menyuruhnya untuk sekolah akhirnya dia mau tidak mau berangkat sekolah, Karena bagi dia perintah sang kakak harus dilakukan kalo tidak dia tidak akan bisa mendekati sang kakak, sedangkan lisa tidak sekolah karena tadi pagi lisa pingsan saat layar monitor sang mama berhenti membuat semua orang panik sampai membuat lisa pingsan namun tidak berselang lama lisa pingsan layar monitor nya berjalan lagi
" Ani keingat mama kak...ani rindu mama...hiks Ani rindu mama..."Ani mulai menangis lagi, walaupun dia jahat tapi sejujurnya hatinya Sangat lembut jika berkaitan dengan dahlia.
"ya tuhan biarkan mama membuka matanya...aku benar-benar rindu mama...aku benar-benar rindu perhatian mama...hiks..."
"apa kau sudah makan Ani..."tanya gitani yang membuat listiani melihatnya, aneh itu yang sedang dia rasakan tumben banget sang kakak perhatian menanyakan apa dia sudah makan atau belum.
"apa kau tidak mendengarkan aku..."
__ADS_1
"a....a.k.u tidak mau makan kak.."
"kau sama saja seperti lisa... jika kalian tidak mau makan bagaimana kalian bisa menjaga mama... sekarang kalian jaga mama jangan kemana-mana... kakak akan beli makanan untuk kalian..." ucap gitani sambil berlalu.
"aku sekarang yang Paling besar diantara kedua adik ku... Sekarang tidak ada mama yang berati aku lah yang bertanggung jawab atas mereka berdua... bukalah mata mu ma liga lah kami yang sedih melihat keadaan mama yang seperti ini...lihat ma sekarang aku dan lisa sudah memaafkan mama..kami sudah berada didekat mama maka bukalah matamu...."batin Gitani yang masih diambang pintu sambil memperhatikan sang mama.
" adik..." lisa menoleh.
"kenapa kak..."
"apa kau sudah memaafkan mama..."
"a..ku ak...ku sudah berusaha melupakan semua yang terjadi..."
"baguslah jika begitu... jangan pernah kau menyakiti hati mama lagi... dan..."
"jika nanti mama sudah siuman... Jangan sekali-kali kau merebut kasih sayang mama untuk ku..."sinis listiani yang mulai menunjukkan sifat nya.
"jadi selama ini seperti yang kuduga kak ani belum berubah..."
"aku tidak akan pernah merebut apa yang bukan hak ku...tapi aku akan memperjuangkan apa hak ku..." tangan Ani terkepal melihat lisa berani menjawab perkataan nya.
"lancang...kau belum apa-apa saja sudah berani menjawab perkataan ku..."sewot listiani.
"bukannya kakak bicara padaku... dan sudah semestinya aku jawab bukan..."
__ADS_1
"awas saja... jangan pernah mengambil apa yang sudah menjadi milik ku... jangan mentang-mentang kau sekarang sudah punya mommy baru mu...kau jadi tidak menghormati ku sebagai kakak mu..."
"harta bukan tolak ukur bagi kehormatan... jika kakak bisa menghormati ku aku juga bisa menghormati kakak... jika Kakak bisa menyayangi ku dengan tulus aku pun bisa menyayangi kakak dengan tulus... begitupun sebaliknya jika kakak tidak menyayangi ku dengan tulus begitu pun dengan aku..." ucap lisa sambil tersenyum senyum manis dan membungkuk pergi ke kursi di dekat ranjang dahlia yang membuat listiani langsung meradang menatap marah lisa yang dibalas tatapan mata lisa yang nyaris tanpa emosi.
"sombong... kita lihat saja sampai kapan kau bisa bersikap sombong seperti ini padaku... akan ku lakukan semua cara asalkan aku bisa mendapatkan apa yang kau miliki...."
"jika kau beranggapan aku masih lemah sungguh kau sudah salah besar kak... dari semua yang telah terjadi mempelajari ku untuk tidak menjadi orang lemah... jika kau belum bisa berdamai dengan ku dan masih mau melanjutkan untuk membenci ku...ayo kita lihat sampai mana rasa benci mu itu...lisa yang berada di hadapan mu sekarang bukan lagi lisa yang lemah dan mudah ditindas...tapi lisa yang berada di hadapan mu ini adalah lisa yang tidak takut dengan siapapun dan tidak mudah ditindas..." batin listiani dan lisa seolah sedang bermonolog.
"kan ku patahkan kesombongan mu itu...lihat saja cepat atau lambat apa yang kau miliki akan menjadi milik ku... hahaha..." lirih ani.
.
.
.
.
bersambung
.
.
.
__ADS_1
akhirnya author bisa update juga π€ jangan lupa tinggalkan jejak nya reader tersayang karena jejak kalian penyemangat untuk author π€ author lihat yang masukkan ke favorit lumayan ada gak hanya satu dua tapi anehnya yang like hanya 1 2 atau 3 π€¦π»ββοΈ tolong jangan pelit dong reader biar author tambah semangat π€¦π»ββοΈ dan jangan lupa vote hadiah dan komentarnya π€biar author tambah semangat dalam menulis π€ salam sayang dari author π€π.