Kisah Melissa Arespati

Kisah Melissa Arespati
Di ruang tamu


__ADS_3

jam sudah menunjukkan pukul 7 malam, Arlan sudah pulang dari markasnya begitu juga gitani yang sudah pulang dari kuliah nya 3 jam tadi.


"kemana ani... mengapa dia belum turun-turun..."tanya arlan, dahlia menghembuskan nafasnya sebelum menjawab.


"Tadi siang dia merajuk marah... karena dia merasa perhatian ku hanya teralihkan pada putri bungsu kita ini ..." Arlan mengangguk.


"bibi panggilkan Ani..."


"tidak perlu ayah...Ani sudah disini..."ucap listiani tersenyum menuju meja makan.


"tuhkan apa kata ku... kalo dia lapar dia akan turun sendiri tanpa harus dibujuk-bujuk..."lirih lisa yang masih terdengar jelas oleh dahlia.


"akhirnya kau turun sayang..." ucap dahlia yang hanya di angguki listiani.


"karena sekarang sudah pada ada...mari kita makan..." akhirnya mereka makan dengan diam hanya dentingan sendok pada piring yang terdengar.


.


.


.


15 menit akhirnya mereka selesai makan dan duduk bersantai diruang tamu.


"kamu mau nginep disini sayang...apa mommy dan daddy mu sudah tau" tanya arlan pada lisa.


"sudah yah... mommy sudah mengizinkan lisa ".


"tumben banget ya mommy izinkan kamu menginap disini sa... biasanya mommy selalu posesif pada mu..."ucap gitani.


"hehehe issa pun tidak tau kak...astaga issa lupa belum bilang sama kak vano...pasti kalo vano besok akan merajuk..." heboh lisa yang mendapatkan kekehan dari semua orang kecuali listiani.


drt drt drt drt drt suara dering telpon lisa.


My brother πŸ€ͺ😘


Lisa cepat-cepat mengangkat telpon nya.


"hallo kak.."

__ADS_1


"hallo hallo... kamu jam segini belum pulang kemana saja..."


"apa mommy belum bilang kalau issa hari ini akan nginep di rumah mama..."


"sudah..."


"terus mengapa kakak masih bertanya..."


"karena kamu belum bicara langsung pada kakak adik nakal..."


"huh emang apa bedanya..." bibir lisa mengerucut sebal.


"tentu beda atu kau ini...apa kamu sudah lupa pada kakak ganteng mu ini... jangan mentang-mentang sekarang kau sudah punya kakak baru dan melupakan kakak lama mu ini..." kesal vano.


"siapa yang kakak sebut kakak baru...kak gitani..." tanya lisa.


"iya atu memang siapa lagi...kalo bukan kakak batu mu itu..."


"hey kakak ini bodoh atau tolol..."


"hey ISSANI ARYA DININGRAT...siapa yang kau panggil tolol..."marah vano dari sebrang sana.


"hahaha bukan kakak yang bilang kamu ngaku bodeg tapi kamu sendiri hahahaha..."


"ihhhh kapan issa bilang issa budeg..."


"barusan..."


"i.itu...."


"hahaha gak bisa jawab ya... hahahaha adik budeg..."


"KAK VANO ARYA DININGRAT...."berang lisa.


"hey sakit tau kuping kakak...bisa gak jangan teriak-teriak..."


"sudahlah issa gak mau bicara lagi sama kak vano issa ngambek..."


Tut suara sambungan telpon terputus.

__ADS_1


"kalian Kenapa lagi..." kekeh arlan yang sudah tau pasti kedua adik kakak itu sedang bertengkar.


"paling mereka bertengkar lagi..." ucap dahlia yang ikut terkekeh juga.


"ihhhh ayah dan mama bicara apa sih kami tidak bertengkar kok..."


"hahaha jangan berbohong sayang bohong itu dosa..." tawa arlan.


"ihhhh ayah dan kak vano sama saja sama-sama menyebalkan..." kesal lisa yang mengerucutkan bibirnya yang semakin membuat arlan tertawa kencang.


"sudah mas ketawanya lihat bibir anak kita sudah manyun sekali sudah mirip menara Eiffel...."kekeh dahlia.


"ih mama...."


"hahaha mama Becanda Sayang..."


"kak tani..." adu lisa.


"kakak tidak ikut-ikutan ya sa..."


"ih siapa juga yang bilang kak tani ikut-ikutan ..." marah lisa yang di kekehi semua orang.


brakkkkkkkkk suara kursi yang ditendang listiani yang langsung menaiki tangga.


"kamu kenapa ani..." tanya Gita yang tidak dihiraukan listiani.


.


.


.


bersambung


.


.


Jangan lupa like komen vote dan masukan ke favorit πŸ€—πŸ˜š jangan lupa juga pencet iklan gratis nya yah reader πŸ€— biar author dapat keuntungan πŸ€— tenang itu gak bayar atau pakai Kouta atau sebagainya πŸ€—itu gratis jadi jangan lupa pencet atau tonton πŸ€—salam sayang dari author πŸ€—πŸ˜š.

__ADS_1


__ADS_2