KULTIVASI SURGAWI.

KULTIVASI SURGAWI.
Dia terlalu kaya!


__ADS_3

Sehari sebelum pertandingan Lau Luo dari puncak Yilin melawan Zhan Chen dari Sekte Awan Giok di adakan, Xian Zi lebih dulu mendatangi rumah perjudian terbesar di kota Chang'Su yang di beri nama Jurang Emas. Di atas pintu besar perjudian itu tertulis 'Pantang Pulang Sebelum Kaya' menarik minat para pelancong dari luar kota Chang'Su seperti Xian Zi untuk ikut memasang taruhan. Jumlah taruhan uang di Jurang Emas itu bukan main-main, karena Jurang Emas sendiri menjadi rumah perjudian terbesar maka jumlah semua taruhannya mengikuti popularitas.


Seperti sekarang karena Chang'Su juga mengadakan Konferensi Pedang Tunggal, Jurang Emas lebih ramai tiga kali lipat dari biasanya. Banyak orang yang berdesak-desakan untuk menunggu giliran mereka mendatangi loket untuk memilih nama serta memberi jumlah uang taruhan.


Ada seorang yang berkulit agak gelap karena terlalu banyak bekerja di bawah sinar matahari, otot yang lumayan ketat, dan kepala tanpa rambut seperti seorang biksu membawa satu karung penuh emas kemudian membantingnya di meja loket.


"Ini sangat mudah! Aku membawa seluruh uangku dari hasil kerja kuli batu, semuanya lima puluh perak! Aku memilih untuk kemenangan dari Sekte Awan Giok!"


Seseorang yang terlihat seperti seorang terpelajar juga meletakkan uang taruhannya di meja loket. "Aku akan bertaruh jumlah sedikit hanya sepuluh keping emas untuk yang bernama Zhan Chen."


Seratus keping perak sama halnya dengan satu emas, ketika terpelajar itu mengatakan 10 emas adalah jumlah yang sedikit. Pria berotot dengan kulit agak gelap itu langsung menjatuhkan rahangnya karena terkejut.


Kemudian loket itu di datangi seorang pria berusia dua puluh sembilan tahun, dia mengenakan pakaian yang mewah jubahnya terlihat berkilau seperti seratus cahaya berkelok-kelok di sana dan sangat menyilaukan mata. Dia adalah orang yang menguasai jalur kapal apung di kota Chang'Su, yang menjadi orang paling kaya di kota.


"Seratus keping emas untuk orang bermarga Zhan itu! Taruhan ini sangat terang hanya orang bodoh yang akan membuang uang untuk bocah dari Yilin!"


Ketika seratus emas itu jatuh ke loket, pria terpelajar sebelumnya langsung menjatuhkan rahangnya karena terkejut. Sedangkan pegawai loket itu memaksakan senyuman renyah, karena orang-orang yang datang ke Jurang Emas semuanya akan memilih nama Zhan Chen dari Sekte Awan Giok untuk bertaruh dalam jumlah BESAR!


Pegawai loket itu ingin sekali mengigit jarinya karena jika semua taruhan mengarah pada Zhan Chen, dan akhirnya Sekte Awan Giok menjadi pemenangnya di Konferensi Pedang Tunggal maka rumah perjudian Jurang Emas akan bangkrut hanya dalam beberapa jam setelah pemenangnya di putuskan. Jadi pegawai loket itu diam-diam mengutuk semua pelanggannya dan berharap ada orang yang akan memilih puncak Yilin untuk kalah, dengan begitu Jurang Emas akan bisa mengembalikan uang modal mereka.


Pegawai loket itu masih memaksakan senyuman ramah ketika datang seorang remaja berumur belasan tahun yang masih terlihat remaja, remaja laki-laki itu tidak mengunakan pakaian dari sekte beladiri manapun. Melainkan jubah cyan yang berwarna keemasan dengan sulaman berbagai emas dan hiasan permata, terlihat lebih mewah dari pakaian yang di kenakan tuan terkaya yang menguasai jalur kapal apung di kota Chang'Su. Penampilannya sangat mencolok, terlihat seolah-olah dia tuan muda yang baru saja kaya dalam waktu semalam dan penampilannya mudah untuk di gertak.

__ADS_1


Jadi pegawai loket itu akan berkata omong kosong untuk membujuk remaja mencolok itu agar memilih nama dari puncak Yilin. Remaja itu terlihat sangat kaya berasal dari luar kota, dia pasti memiliki uang untuk mengembalikan modal dari Jurang Emas ketika pemenangnya adalah Zhan Chen.


Dengan sedikit menjilat bibirnya pegawai itu berkata. "Tuan pelanggan, memang kabar bahwa marga Zhan kuat dan sulit terkalahkan memang benar adanya. Namun, apa anda tahu lawannya adalah orang dari puncak Yilin!?"


"Anda pernah mendengar kabar tentang Shao Yi Chen saat melakukan perjalanan di luar Kekaisaran Yin, itu sangat memukau! Shao Yi Chen menjadi legenda terkuat di Kekaisaran Yin! Siapa yang tidak akan tahu namanya! Orang-orang pasti akan berdecak kagum hanya mendengar sedikit namanya!"


Dia berbatuk sekali, "Jadi orang hebat seperti Dewa puncak Shao pasti akan mengambil murid yang hebat juga untuk menjadi murid pelantaran inti di puncak Yilin!"


Pegawai loket itu terlihat menyakinkan. "Aku takut pertarungan antara kedua sekolah beladiri itu akan menjadi kemenangan yang sulit untuk ditentukan karena keduanya adalah orang-orang yang luar biasa! Hanya dewa yang tahu ketika marga Zhan itu akan kalah dengan Luo-Xianjun dari Yilin!"


"Aku yakin Luo-Xianjun pasti akan menang! Bahkan orang dari Jurang Emas pasti berdoa untuk kemenangannya!"


Entah apa yang di katakan pegawai loket itu memang benar atau tidak, tapi mata remaja mencolok itu langsung terbuka lebar. Dia tersenyum puas dan berkata. "Jadi kamu yakin dia akan memenangkannya?!"


Pegawai loket itu berkata tegas dan menganggukkan kepalanya sangat antusias. "Sangat yakin bahwa Luo-Xianjun pasti pemenangnya!"


Remaja mencolok itu langsung melemparkan sekantong emas, meraih pundak pegawai loket itu dan menepuk pundaknya dengan keras. "Aku tahu mata kita tidak buta! Jumlah semuanya adalah lima ratus keping emas untuk namanya! Aku bertaruh nama Lau Luo dari puncak Yilin untuk kemenangannya!"


Pria remaja mencolok yang tidak lain adalah Xian Zi mengusap hidungnya dan berkata. "Kau tahu! Luo-shidi pastilah pemenangnya! Dia tidak akan kalah dengan Zhan Chen, yang seonggok marga Zhan yang menempel di ketenaran kakaknya yang sebenarnya dia sangat lemah!''


Pewagai loket itu tidak mendengar kata-kata terakhirnya, dia sudah terlalu terkejut dengan jumlah lima ratus keping emas di depannya yang langsung membuat matanya terbelalak lebar.

__ADS_1


Orang-orang juga tidak mendengar kata 'shidi' di belakangnya, karena terkejut untuk bereaksi cepat. Kebanyakan dari mereka langsung diam dan semua mata tertuju ke arah remaja berpakaian mencolok yang menjadi satu-satunya orang yang datang ke rumah perjudian dan memilih nama Lau Luo.


Melihat seberapa jumlah uang taruhan Xian Zi, pria berotot di barisan belakang terkejut dan pria terpelajar lebih terkejut.


Sedangkan bangsawan pemilik jalur kapal apung langsung menjatuhkan rahangnya ke tanah karena terlalu syok. Dia hanya bisa bertaruh seratus keping emas! Bahkan itu sudah mempertaruhkan keuntungan bersih usahanya selama setahun penuh!


Tapi! Remaja berpenampilan mencolok itu membuang lima ratus keping emas seperti membuang sekantong penuh upil!


Apa dia sinting...


Seolah-olah Xian Zi membuang uang hanya dengan menggaruknya dari hidung! Atau dalam sekali bersin! Tidak perlu repot-repot melirik emasnya karena dia bisa mengeluarkan uang lagi dengan jumlah lebih besar!


Melihat wajah kaku pegawai loket, Xian Zi merasa jumlah uang yang dia taruhkan termasuk dalam jumlah yang sedikit. Bagaimanapun dia adalah Shixiong-ketiga Lau Luo dan menjadi saudara senior di sekte. Jadi dia harus mempertaruhkan jumlah emas yang lebih besar untuk mendukung nama Lau Luo sebagai seorang Shixiong yang baik hati.


Xian Zi kembali meletakkan lima ratus keping emas. "Tunggu dulu, aku merasa itu masih terlalu sedikit. Seribu keping emas untuk Lau Luo dari puncak Yilin! Aku percaya kemenangannya dan mataku tidak buta untuk melihat siapa pemenangnya nantinya!"


Pegawai loket itu tiba-tiba menatap Xian Zi seperti jimat keberuntungan berjalan.


Sial! Xian Zi memandang seribu keping emas seperti upil!


Dia terlalu kaya!

__ADS_1


__ADS_2