KULTIVASI SURGAWI.

KULTIVASI SURGAWI.
Ujian memasuki sekte II


__ADS_3

Rumor mengatakan jika kemampuan Spirit Beast, merupakan hewan buas yang setara dengan hewan Chi di tempat pemukiman penduduk primitif dan hewan-hewan itu bisa menyerang menggunakan kemampuan beladiri tanpa pola pikir dan Spirit Beast termasuk tergolong hewan liar yang perlu di waspadai.


Spirit Beast ataupun hewan Chi adalah jenis makhluk yang bisa di latih, Spirit Beast di bagi menjadi beberapa tingkatan sesuai dengan ranah praktisi mereka.


Namun dari informasi, kekuatan Spirit Beast tingkat 3 jauh lebih kuat dari seorang kultivator beladiri di tingkat tiga dari ranah forqing qi. Dan bahkan peringkat 3 Spirit Beast bisa di bandingkan dengan tingkat 4 di ranah forqing qi.


Sedangkan Spirit Beast di tingkat rendah, mereka sejajar dengan seorang kultivator di ranah yang sama. Bertemu dengan Spirit Beast dengan tingkat rendah adalah sebuah keberuntungan, tapi bertemu dengan Spirit Beast tingkat tinggi bisa di katakan sebagai malapetaka.


Zhang Ziyi memasuki gua iblis tersembunyi dan dia segera meruntuk pada Zhang Zihan yang menyuruhnya untuk mengikuti Lau Luo. Bukan hanya tidak bisa mendapatkan Belati Petir Mutan, dia akan berakhir menjadi mayat di sini.


-Bang!


Suara keras terdengar dari belakang Zhang Ziyi, dia segera membalikkan badannya dengan hati-hati yang seketika matanya juga langsung di sambut dengan Spirit Beast jenis beruang dengan taring yang sudah berliur dan menetes.


Grrrrr!


Beruang itu memiliki mata yang menyala, secara reflek Zhang Ziyi mundur karena takut.


"Ti-tingkat empat forqing qi!" Zhang Ziyi berteriak terbata-bata, Spirit Beast tingkat 4 sama halnya kekuatannya setara tingkat 5 forqing qi, sedangkan Zhang Ziyi tingkat 2!


Ini.. ini jurang kematiannya!


"Uwaaaaa.. tolong!!!!" Zhang Ziyi hanya bisa berlari dan berteriak keras dan dia langsung memasuki pintu gua secara acak.


Zhang Ziyi lalu melihat Jun Shao yang masih beradu serangan dengan Spirit Beast jenis pengerat, dia langsung menyambarnya. "Awass! Uwaa! Di belakangku ada bom berjalan!"


Melihat Zhang Ziyi berlari kencang, Jun Shao menaikkan alisnya. "Kenapa kau terlihat panik Ziyi?"


Zhang Ziyi tidak menggubrisnya, namun sebagai gantinya auman ganas langsung terdengar.. Grrrrr!


Jun Shao tersundat ludahnya sendiri, dia langsung menghentikan serangannya pada Spirit Beast jenis pengerat untuk menyusul Zhang Ziyi.

__ADS_1


Zhang Ziyi menoleh ke sebelahnya. "Kenapa kau ikut lari? Dasar pengecut!"


Jun Shao tersenyum tipis. "Menghadapi dua Spirit Beast secara bersamaan itu mustahil, apalagi yang kau datangkan setara tingkat lima. Ziyi, aku hanya mencari yang aman seperti yang kamu lakukan. Apa kau juga menuduh dirimu sendiri sebagai pengecut?"


Zhang Ziyi, "...."


Aku hanya gadis forqing qi tingkat 2! Sedangkan kau tingkat 5! Jangan samakan dengan pria pengecut seperti mu!


Spirit Beast menyerang menggunakan cakarnya, Zhang Ziyi hampir terlambat menghindar, goresan kecil langsung mendarat di wajahnya.


"Ouch! Wajahku!? Ini perih! Pantat babi!!"


Jun Shao mengencangkan pedangnya, dia berbalik dan menghadapi beruang ganas. "Ziyi, kau sembunyi di belakang ku! Aku akan melindungi mu!"


Zhang Ziyi beralih di belakang Jun Shao, dia menciutkan tubuhnya karena takut, tapi tetap saja nalurinya mengumpat!


Ah! kenapa aku harus terjebak dengan pria konyol dan jelek ini?!


Tn.Luo di mana kamu?


*


Lau Luo sedang melihat salah satu murid sedang bertarung dengan Spirit Beast tingkat dua. Murid itu adalah seorang gadis berumur sepuluh tahun, meskipun memiliki praktisi yang sama dengan lawannya, tapi gadis itu terlihat sangat kesulitan saat bertarung dengan Spirit Beast jenis cacing.


"Kenapa cacing itu susah sekali di kalahkan?!" Xia Xia menyeka keningnya yang sudah mulai mengguyur panas.


Spirit Beast jenis cacing tidak mempunyai taring, tidak berbisa dan sama sekali tidak berbahaya selain ukurannya yang setinggi tiga meter.


Xia Xia menebaskan serangannya ke tubuh Spirit Beast cacing itu, namun tidak meninggalkan bekas luka apapun selain pedang Xia Xia yang menjadi tumpul.


Xia Xia berteriak kesal. "Kenapa kulitmu keras sekali?!Jiika kau tidak menyerah aku akan memanggil Spirit Beast jenis ikan untuk memakan mu!"

__ADS_1


Cacing itu seperti tahu apa maksud yang di katakan Xia Xia, dia langsung mengali lubang di tanah untuk bersembunyi.


"Kau sekarang bersembunyi?" Xia Xia melebarkan matanya di tanah yang datar, cacing itu sangat pandai sekali bersembunyi saat berada di dalam tanah jadi dia segera menusukkan pedangnya di sembarang arah, ketika pedang Xia Xia menancap ke tanah dia berteriak.


"Cacing.. aku hanya bercanda, mana mungkin di sini ada Spirit Beast jenis ikan? Ini bukan sungai.. ini adalah gua.."


Tiba-tiba dia mendengar tawa mencibir seseorang, Xia Xia mengedarkan pandangannya. Saat matanya bisa melihat seseorang yang tidak jauh darinya, dia bisa melihat bocah laki-laki berambut hitam yang sangat pekat.


"Saudari perempuan, kau jangan berbohong. Di dalam gua ini ada aliran air, dan tadi aku melihat seorang sedang bertarung dengan Spirit Beast jenis ikan."


Lau Luo sakali lagi berkata. "Kau jangan bercanda.."


Xia Xia merasa tidak terima. "Kau padahal jauh lebih lemah di bawahku, kenap cara bicaramu tidak menghormati ku. Hei, saudara beladiri aku satu tingkatan di atasmu!"


Lau Luo terdiam selama beberapa detik sebelum dia berbicara. "Spirit itu jenis cacing, jadi tunggu saja nanti akan keluar sendiri."


Xia Xia tahu jika bocah di depannya pasti sangat lemah, hanya Forqing Qi tingkat satu. Tapi..


"Kau tidak sedang mencoba merampas buruanku kan?"


Sambil menunggu cacing itu keluar dari tanah, Lau Luo duduk dan menyandarkan punggungnya di dinding gua.


Dia menutup matanya. "Diamlah, kau sangat berisik."


Xia Xia terlihat kesal, dia sedikit mengendus lalu duduk di sebelah Lau Luo. "Hei! Kenapa kau menutup matamu seolah menyerah?! Aku tahu ujian kali ini benar-benar mengerikan untuk bertahan hidup, tapi kau tidak bisa berhenti berusaha karena kau lemah saja."


Merasa simpati dengan tingkat praktisi Lau Luo yang hanya forqing qi tingkat satu, Xia Xia mencoba menawarkan persekutuan.


"Bagaimana jika kita bekerjasama? Kau bantu aku mendapatkan batu inti cacing itu, dan aku akan membantumu mengalahkan Spirit Beast yang menjadi incaran mu nantinya.. secara metafora ini berarti berat sama di pikul dan ringan sama di jinjing."


Tidak ada respon apapun dari bocah laki-laki di sebelahnya, Xia Xia tersenyum canggung. "Bagaimana? Kau setuju? Asalkan kau tahu saja, aku satu tingkat dari praktisi mu dan kau pasti merasa beruntung bisa bekerja sama dengan ku."

__ADS_1


Karena tanpa respon Xia Xia mengibaskan tangannya di depan wajah Lau Luo, dan itu langsung membuatnya kesal.


"Aku memberimu penawaran yang terbaik, kau malah tidur, kau tidak melihatku cuma sebutiran debu kan?!"


__ADS_2