
Sekte Pedang Patah sangat besar dan terkemuka, bahkan array tingkat tinggi terpasang di atasnya untuk melindungi sekte saat bahaya genting. Sekte Pedang Patah memiliki beberapa manual berebeda untuk murid-murid mereka. Seperti Jing Yiran yang sudah mahir mengubah qi dalam tubuh menjadi elemen dingin yang leluasa dia kendalikan menjadi es.
Jing Yiran memandu Lau Luo di loket pendaftaran, dia lalu menyerahkan selembar kertas indentitas pada mereka yang mau mendaftar satu persatu.
"Xiao Luo kau harus mengisinya, kau tahu cara membaca dan menulis? Jika kau tidak tahu, aku bisa mengajarinya untuk mu." Tanya Jing Yiran setelah mengetahui Lau Luo selama ini tinggal di pemukiman primitif selama hidupnya, jauh di kota besar pasti sangat sulit untuk mendapat pembelajaran dari sana, maka tidak sedikit dari masyarakat kumuh yang buta huruf.
Lau Luo menerimanya, lalu mengisinya. "Aku tahu, kakak perempuan Chuxi sudah mengajariku sebelumnya."
Jing Yiran juga menyerahkan kertas identitas yang tersisa pada Zhang Ziyi. "Kau yakin ikut mendaftar juga?"
Zhang Ziyi langsung menyambarnya dengan cepat. "Tentu saja! Karena aku hadiah Tn.Luo aku akan mengabdi kepadanya dan mengikuti semua jejaknya bahkan sampai ke ujung neraka dan dunia sekalipun!"
"Kau tidak ikut mendaftar?" Zhang Ziyi melihat ke arah Chuxi, dia lalu beralih pada Jing Yiran. "Senior Yiran, Kau tidak memberinya untuk saudari Chuxi?"
Jing Yiran sedikit tersenyum, Chuxi bisa masuk dan pergi ke Sekte Pedang Patah kapanpun dia mau, jadi Chuxi tidak perlu repot-repot untuk mendaftar.
"Kurasa itu tidak perlu.." kata Jing Yiran.
Chuxi mengerbak marah, dia mengeluarkan kertas identitas yang dia dapatkan sendiri lalu mengisinya.
"Kamu menulis nama itu?" Jing Yiran sedikit mengintip ketika nama Chuxi sudah tertulis di atas kertas.
Chuxi berkata sinis, "Kau kira aku akan menulis apa?! Namamu hah?"
Mendengar keributan beberapa murid pendaftaran mendatangi mereka, ketika mereka melihat ranah praktisi Lau Luo dan Zhang Ziyi di kertas pendaftaran, mereka mencibir rendah.
Jun Shao, "Hanya froqing qi tingkat satu dan dua. Kalian ingin mendaftar di sekte taois yang terkemuka di bawah langit? Cih, kalian hanya akan mempermalukan kami!"
Cao Tao, "Biarkan saja saudara Shao, sebelum mereka sempat mempermalukan sekte terkemuka ini mereka pasti lebih dulu tereliminasi."
__ADS_1
Saat ini praktisi Jun Shao adalah froqing qi tingkat lima, Cao Tao forqing qi tingkat empat. Sedangkan Lau Luo dan Zhang Ziyi hanya tingkat satu dan dua.
Jun Shao mendengus jijik, dia ingin sekali memberi beberapa pelajaran pada dua bocah menyedihkan di depannya.
"Hei, jika kau ikut kami aku akan memastikan keselamatan mu di bandingkan bocah lemah itu!" Jun Shao sedikit melirik wajah Zhang Ziyi yang sesuai dengan seleranya.
"Tidak dan terimakasih!" Zhang Ziyi berkata acuh, dia menggunakan semua fokusnya untuk mengisi kertas identitas lagi.
Lau Luo merasa ini kesempatan yang bagus, dia bisa terbebas dari Zhang Ziyi untuk sementara. "Ziyi, seharusnya kau tidak menolak tawarannya. Aku juga tidak yakin mau terlibat dengan permasalahan dengan mu nanti."
Zhang Ziyi langsung tersenyum masam, meskipun Lau Luo memiliki kultivasi yang rendah. Tapi Zhang Zihan menceritakan sendiri jika kalah bertaruh dengan bocah di depannya.
Zhang Ziyi berkata dengan nada memohon. "Ah, Tn.Luo kau harus menyelamatkan ku saat aku dalam bahaya. Aku dengar ujian kali ini kita harus mendapatkan batu inti Spirit Beast. Aku dalam bahaya kapanpun saat mengikuti mu, bagaimana kau akan menjadi pria yang tidak bertanggung jawab di masa depan kelak?"
"...." Tapi dia tidak ingin kau mengikutinya!
"Hei Ziyi! Bagaimana jika aku yang menyelamatkan mu? Kau bisa membayarku dengan jadi pesuruh ku selamanya, bagaimana?"
Zhang Ziyi tersenyum simpul. "Aku terima kebaikan mu Saudari Chuxi. Tapi aku rasa, aku tidak membutuhkannya.."
Merasa di abaikan dengan bocah yang lebih lemah darinya yang seperti dari perkampungan udik, Jun Shao mengertakkan giginya. Dia menyambar belakang leher Lau Luo menggunakan pedangnya. "Jika Ziyi tidak mau ikut denganku, aku akan melawan mu untuk mendapatkannya!"
Cao Tao menaikkan alisnya. "Saudara Shao, kau jangan mengertak pada bocah yang lemah!"
Zhang Ziyi berkata keras, menunjuk pada Jun Shao. "Kau siapa sampai memanggil namaku begitu?!"
Lau Luo mendesah malas. "Kalian bisa mengambil Ziyi kapanpun kalian mau, aku tidak ada urusan dengannya."
Mendengar itu Jun Shao menjadi lebih melonjak, saat melihat wajah Chuxi. "Bagaimana dengan gadis yang itu? Aku juga tertarik padanya."
__ADS_1
"Tidak." Lau Luo segera melayangkan mata hitamnya hanya untuk sesaat sudah Jun Shao menelan ludah. Bagaimana bisa dia sempat takut oleh tatapan orang yang lebih lemah darinya apa dia sempat salah minum obat?
"Tidak untuk dia, jika kau ingin bertarung, aku akan melayani mu."
Chuxi dan Lau Luo sudah bersama selama dua tahun di desa kumuh. Jika di bandingkan dengan gadis lain atau seseorang di sini, mereka jauh lebih dekat.
Chuxi mengambangkan senyumannya, wajahnya sedikit berubah merah. Sedangkan Zhang Ziyi, dia merajut alisnya cepat.
"Tn.Luo! Bagaimana bisa kau pilih kasih saat ada dua gadis di depanmu?! Kau memberikanku cuma-cuma, sedangkan untuk saudari Chuxi tidak? Kau.. jangan seperti ayah tiri yang pilih kasih!"
Chuxi mengibaskan rambut hitam panjangnya, dia sedikit tertawa angkuh. "Bukankah sudah jelas di antara kita? Ziyi, kau bahkan tidak bisa di bandingkan dengan satu ujung kakiku."
Zhang Ziyi, "...."
Semakin ke sini semakin merasa teracuhkan dan di abaikan Jun Shao mengepalkan tangannya kuat-kuat sebelum dia menebaskan beberapa serangan ke arah Lau Luo, Jun Shao tercekat melihat serangannya di hindari mulus oleh targetnya.
Cao Tao juga terkejut, forqing qi tingkat satu bisa menghindari serangan forqing qi tingkat lima?! Atau kemampuan Jun Shao hanya praktisi dengan cangakang kosong, sampai bisa di permalukan oleh orang yang jauh lemah?
Melihat ekspresi Cao Tao yang meragukan kemampuannya, Jun Shao semakin tidak terima. Dia ingin memberi pelajaran lebih pada Lau Luo tapi wajah Chuxi menghentikannya.
Chuxi menyodorkan wajahnya ke dekat Jun Shao yang terlihat marah. "Jika kau berbuat ulah lebih jauh, aku akan memenggal tangan dan kakimu!"
Jun Shao menelan ludah, bagaimana bisa gadis itu bisa berkata menyeramkan dan begitu mudahnya?
Lau Luo yang mendengarnya sedikit merasa simpati untuk Jun Shao, Lau Luo tahu sendiri saat Chuxi tanpa ampun meremukkan leher bandit gunung sampai mati, sedangkan dia hanya mematahkan dua lengan bandit gunung. Tentu saja, perkataan yang di keluarkan Chuxi tidak pernah hanya sekedar gertakan saja.
"Aku tahu kau hanya menggertak saja, kau tidak punya kemampuan untuk melakukannya." Jun Shao merasa Chuxi pastilah memiliki praktisi yang lebih lemah darinya, karena di sekeliling Chuxi hanyalah mereka yang forqing qi tingkat satu dan dua.
Chuxi mengeluarkan niat membunuh yang langsung menekan pundak Jun Shao.
__ADS_1
"Jika kau ragu, aku tidak keberatan mencobanya juga.."