
Yuan Yi terengah-engah dengan nafas yang memburu cepat, dia mengayunkan ranting sangat gesit seperti sebuah pedang, melesatkannya dan berbenturan dengan ranting milik Lau Luo, suara benturan kecil terdengar dari dua gerakan ranting milik mereka.
Di sekitar mereka juga ada seorang gadis kecil yang duduk tidak jauh darinya sambil mengayunkan kaki, tersenyum senang melihat keduanya yang sedang belajar bela diri. Dia terkekeh mengejek melihat kemampuan Yuan Yi.
"Ah, Yi ge. dengan permainan mu seperti itu sepertinya tikus Chi di hutan ini lebih hebat darimu."
Hewan Chi adalah hewan yang memiliki kemampuan dan pola pikir lebih hebat dari hewan biasa, mereka sangat liar dan memiliki tubuh raksasa, beberapa hewan Chi juga bisa menguasai bela diri seperti seorang kultivator. Lau Luo pernah melawan dua jenis hewan Chi, jenis kelelawar dan belalang, di pertarungan pertamanya yang hampir membuatnya kehilangan nyawa.
Sedangkan untuk tikus Chi, mereka berada di atas tingkatan para kelelawar. Jika Lau Luo melawan tikus Chi dengan kemampuannya sekarang, itu akan menjadi kemenangan yang sulit untuk di raih.
Lau Luo tersenyum kecil, mungkin saja Yuan Yi tidak bisa menjadi lawan tanding seekor tikus Chi sekarang.
"Kita bisa bertarung bersama melawannya." Lau Luo pada Yuan Yi mencoba menghibur.
Masih dalam latihan tanding dengan Lau Luo, Yuan Yi melihat ke arah Chuxi dan berkata sinis. "Apa kau ingin membuat aku mati muda?"
Chuxi memainkan rambutnya dengan jari dan mengibaskannya. "Bagaimana mungkin Yi ge? mereka hewan yang sangat lemah, jika kau melawannya kau tidak akan mati. mungkin saja kau hanya berakhir dengan luka parah."
Yuan Yi, "...."
Lau Luo sedikit berpikir perkataan Chuxi yang mengatakan tikus Chi hewan yang sangat lemah. "Kakak Perempuan Chuxi, kau sudah bertarung dengan tikus Chi? Mereka sangat hebat, aku hampir kehilangan nyawa saat bertarung dengan para kelelawar."
Gadis kecil itu turun dengan wajah gusar dan panik, Chuxi menghampiri Lau Luo dan memeriksanya dari atas ke bawah, setelah cukup mantap dia menghela lega. "Untunglah kau tidak terluka, jika kau terluka..."
Yuan Yi tersenyum kaku, Chuxi selalu kasar dan berkata pedas padanya. Dan hanya baik pada Lau Luo dan Shu Zi jiu, dia sedikit tersenyum pahit tapi masih bertanya.
"Kau menang?"
Lau Luo tidak tahu karena dia pingsan cukup lama dan begitu dia sadar, dia sudah berada di dasar jurang, ada kemungkinan jika Mo Yiyang yang mengalahkan mereka. "Sepertinya bukan aku yang mengalahkannya.."
Mendengar topik pembicaraan dua tahun silam, membuat Chuxi tidak suka jika membahas tentang Mo Yiyang. Dia lalu membusungkan dadanya dengan bangga, untuk berkata menyombong, tangannya menepuk keras dadanya dan mendengus bangga.
__ADS_1
"Lain kali kau ajak aku Luo-didi, aku akan melindungi mu seperti seorang prajurit pemberani!"
Memang benar Chuxi gadis yang kuat, tapi Lau Luo lebih tertarik mati daripada harus berlindung di belakang perempuan, itu menjatuhkan harga dirinya.
"Baiklah, lain kali aku akan mengandalkan mu..." Dia tersenyum kaku, jika dia ingat.
Yuan Yi mendengus kesal ke gadis yang sombong itu. "Buktikan kehebatan mu! Jika kau bisa mengalahkan tikus Chi aku akan memanggilmu senior mulai sekarang!"
Lau Luo memperingati, "Tunggu dulu."
Chuxi tersenyum nyengir, jika Yuan Yi memintanya kenapa tidak? Dia menepuk-nepukkan tangannya tiga kali yang ketika juga tiba-tiba memanggil sekumpulan bocah yang menggotong mayat tikus Chi di pundak mereka.
Chuxi mengusap hidungnya dengan sangat bangga. "Mulai sekarang panggil aku senior."
Yuan Yi sedikit panik, "Mu-mungkin saja para bocah itu bergerombol mengalahkan satu tikus Chi, dan kau mengakuinya sebagai rampasan mu! Karena itu tidak mungkin!!"
Para bocah yang terlihat kurus lemah dan kumal, serta ingusan, salah satunya berkata pada Chuxi. "Senior Chu! kami membawa buruan mu, senior sangat hebat! Kami bangga jadi pengikut mu senior Chu!"
"...."
"Lebih baik kau bilang aku menemukan mayat tikus Chi dan mengakuinya sebagai buruanku, itu akan lebih masuk akal." kata Chuxi.
Kenapa Yuan Yi tidak berpikir begitu, "Jadi kau hanya menemukannya?"
Chuxi mendengus kesal. "Aku mengalahkannya!"
Yuan Yi dan Chuxi menarik tangan Lau Luo. "Menurutmu siapa yang benar Luo-didi?"
Melihat Chuxi yang tanpa goresan pertarungan sedikit pun sulit untuk mengatakan jika memang Chuxi yang mengalahkannya, apalagi luka gorokan leher tikus Chi mati dalam sekali tebas, seorang gadis kecil pasti tidak bisa melakukannya, dan lagi Chuxi tidak memiliki senjata apapun bagaimana cara Chuxi mengalahkannya? Itu mustahil.
Lau Luo lebih tepatnya menelan curiganya, dia takut Yuan Yi marah, tapi lebih takut jika melihat Chuxi kesal sedikit saja.
__ADS_1
"Ah, aku hanya mengikuti ucapan pria dewasa, jika perempuan selalu benar. Kakak Perempuan Chuxi pasti tidak berbohong."
Yuan Yi "...."
Chuxi melompat senang seperti anak kecil dan mengangkat kedua tangannya ke atas, yah! Perempuan selalu benar, dia berpikir sejenak, kenapa dia tidak merasa bangga dengan ucapan Lau Luo, dia mengalahkan tikus Chi karena kekuatannya sendiri!
Chuxi. "...."
Chuxi menatap tajam Lau Luo, pipinya mengembung gemuk karena kesal, dan mendengus kasar.
Lau Luo melihat Chuxi yang marah, dia sudah membelanya tapi tetap saja di mata gadis itu salah. Dia meliriknya dan berkata. "Kenapa kau kesal?'
Chuxi mengabaikannya, tangannya melipat ke dada karena kesal dan berjalan pergi lalu menendang kaki Yuan Yi, "Pikir saja sendiri!"
Yuan Yi meringis sedih merasakan ujung kakinya nyeri dan juga sakit, kenapa dia selalu menjadi target kekesalan Chuxi selain batang pohon? Sangat mengesalkan!
Dari kejauhan Chuxi berteriak yang di tunjukkan untuk Yuan Yi, "Ingatlah untuk memanggilku senior Chu!"
Lau Luo sudah mengambil alih tikus Chi itu dari para bocah yang menjadi bawahan Chuxi. Para bocah kumuh banyak yang tunduk dan mengakui Chuxi sebagai senior mereka, Lau Luo melihat sekitar hampir lima puluh bocah kumuh, entah bagaimana cara Chuxi memimpin bocah sebanyak ini.
Melihat seberapa besar tikus Chi, Lau Luo mencoba menawari mereka. "Apa kalian ingin makan bersama?"
Seorang bocah kumuh berkata, "Mana berani kami.. nanti senior Chu akan marah."
Lau Luo mengangguk mengerti lalu membawa tikus Chi sendirian, enam bocah yang tadi mengangkat tikus Chi hanya bisa menelan ludah, tangan mereka masih kebas karena beban berat, tapi Lau Luo dengan mudahnya mengangkat itu sendirian dan berjalan ringan.
Lau Luo berjalan kembali ke gubuk dan berkata pada Yuan Yi yang memandang jijik tikus itu.
"Kita akan mencoba daging tikus, mungkin saja rasanya tidak seburuk bentuknya."
"Setidaknya.. ini tidak akan membuat kita mati karena memakannya, untuk sekarang.."
__ADS_1
Yuan Yi, "!?"