
Seperti menurut rumor, Formasi Tigram Zeng-Tai bukan hanya berisi teknik terlarang tingkat tinggi melainkan juga teknik yang menempuh jalur iblis. Tidak ada yang tahu awal mula bagaimana teknik ini terbentuk juga bagaimana persis proses penciptanya. Namun peristiwa dua ribu tahun yang lalu sudah menjadi mimpi buruk bagi benua timur, terutama kota Chang'an.
Malam sudah turun hujan salju, ketika malam hari sudah benar-benar gelap. Cahaya lilin dari bilik-bilik rumah mulai redup, hanya suara jangkrik yang memecah keheningan. Ketika itu pula tanah penuh salju meledak mengeluarkan seteguk mayat, tangan mencengkram oleh ratusan mayat yang tidak utuh mulai merangkak naik keluar bersama suara dan lolongan yang mengerikan.
Dan tepat saat nyala lampu lilin habis, semuanya sudah tertelan oleh gelombang mayat menyisakan sungai dengan lautan berdarah. Bau darah anyir juga berangsur-angsur menyebar di atas kota Chang'an seolah-olah kengerian mulai menyebar ke kota Chang'an mulai dari segerombolan mayat mulai merobek membantai seluruh penduduk, dan hanya menyisakan bau amis darah sebagai tragedi sebelum kehancuran kota Chang'an di malam badai salju oleh tangan seorang pemuda yang menggunakan Formasi Tigram Zeng-Tai sehingga kengerian itu menjadi rumor mengerikan dan di pendam rapat-rapat oleh para petinggi Aliansi Immortal, termasuk pedang yang menjadi segel raja iblis selanjutnya Mobei-jun yaitu pedang Duka Surgawi.
Setelah menggali peristiwa masa lalu, Shao Yi Chen mulai menemukan sedikit akar masalah. "Tepat dulu, kota Chang'an bisa di hancurkan oleh satu orang. Zao Tian sudah menemukan Formasi Tigram Zeng-Tai, tidak masalah di sisinya akan ada beberapa orang. Tapi dari terburuk yang terburuk satu Zao Tian ini bisa membuat tragedi kota Chang'an yang kedua."
Shao Yi Chen paham betul mereka juga harus mencari cara untuk mengetahui siapa saja yang akan terlibat dengan Formasi Tigram Zeng-Tai, dan menemukan bagaimana cara Zao Tian menemukan teknik terlarang yang sudah di larang oleh para cendekiawan beladiri. Masalah ini adalah proses yang rumit, oleh karena itu Shao Yi Chen akan menemukan waktu untuk membahasnya dengan para ahli beladiri di masing-masing sekte dan perguruan nantinya, dan para petinggi seperti itu mereka membentuk sebuah organisasi yang bernama Aliansi Immortal dengan pemimpin marga Duan dari Sekte Bulan Jatuh
Shao Yi Chen mengamati kertas itu dalam beberapa saat. "Aku akan menyimpan kertas ini."
Setelah menyimpannya dia lalu berkata pada Jing Yiran. "Xiao-Yiran, kau sudah menjadi seorang beladiri dengan pemikiran yang tinggi. Tapi aku dan para tetua puncak akan membahas masalah ini, selama waktu itu kau bisa melatih beladiri junior mu untuk persiapan mengikuti Konferensi Pedang Tunggal."
Konferensi Pedang Tunggal adalah kompetisi beladiri yang akan di adakan setiap beberapa tahun sekali, di rekrut dari murid-murid beladiri terkemuka, sekte, perguruan dan juga para taois atau kuil yang menguasai jalur kultivasi. Karena hanya setiap beberapa tahun sekali, Konferensi Pedang Tunggal akan menjadi kompetisi yang meriah. Selain untuk menjadi kompetisi untuk menunjukkan bakat murid-muridnya, Konferensi Pedang Tunggal bisa menaikkan status sekolah beladiri.
Sekte Pedang Patah memiliki tujuh puncak yang menguasai Kekaisaran Yin, sekte ini hanya menjadi sekolah beladiri kelas tiga. Semua orang tahu jika Kekaisaran Yin adalah kekaisaran yang megah dan Sekte Pedang Patah menjadi perguruan yang terkemuka, namun seperti kata pepatah meskipun ada sungai yang luas masih ada laut dan juga langit yang membentang luas.
Jing Yiran tahu betul ini, meski dia menjadi murid pelantaran inti di puncak Yilin dan banyak orang yang mengakui bakatnya, masih ada bakat lain yang belum sepenuhnya muncul jadi dia tidak pernah bersikap sombong atau meremehkan lawannya sekalipun.
__ADS_1
Bahkan dia sendiri juga belum pernah mengikuti Konferensi Pedang Tunggal, meskipun kali ini dia tidak bisa ikut dia merasa sama sekali tidak di rugikan. "Shifu akan di sibukkan permasalahan Formasi Tigram Zeng-Tai. Murid ini sangat senang jika bisa membantu sedikit, untuk melatih potensi para adik beladiri junior."
"Bagus, persiapan secara matang dalam beberapa tahun ini. Aku juga akan meminta pemimpin sekte Gu Hangjun untuk menunjuk mu sebagai pemimpin saat menghadiri Konferensi Pedang Tunggal, kau juga bebas memilih beberapa murid yang layak mengikuti kompetisi. Tapi kau tidak bisa mengikuti pertandingan konferensi dan di bebani tugas berat seperti ini, apa kau mau?"
"Baik." Meskipun Jing Yiran belum pernah mengikuti konferensi sebelumnya, dan sekarang tidak bisa ikut dia tidak akan mempermasalahkannya jadi Jing Yiran mengangguk sebagai tanggapan.
Dan setelah mengatakannya, Shao Yi Chen keluar untuk berdiskusi dengan para tetua puncak mengenai Formasi Tigram Zeng-Tai setelah bertukar beberapa kata pada Ruan Mingchuan.
Di ruangan itu hanya menyisakan dua orang, dia dan juga Ruan Mingchuan. Jing Yiran menagkupkan tangannya untuk kesopanan sebelum dia berjalan keluar, Jing Yiran juga mendengar suara lembut dari belakang dari Ruan Mingchuan yang menghentikannya.
"Tunggu dulu." Setelah beberapa jeda, Ruan Mingchuan melanjutkan bertanya. "Apa kau bisa memainkan weiqi?"
Ruan Mingchuan adalah tamu penting Shao Yi Chen, karena Shao Yi Chen sekarang memiliki kepentingan yang di urus maka Jing Yiran akan tidak sopan jika tidak menyambutnya dengan baik. Karena Ruan Mingchuan berasal dari Kuil Shanmen, maka dia adalah seorang pendeta taois.
Mereka kemudian duduk bersebrangan dan hanya di pisahkan satu papan torreya yang sudah usang dan tua, bidak-bidak weiqi yang hanya meninggalkan permainan setengah jalan itu mulai di tata kembali. Jadi Jing Yiran menata ulang keseluruhan bidak catur weiqi yang sudah di mainkan oleh Shao Yi Chen dan juga Ruan Mingchuan sebelumnya.
Untuk menyambut junior permainan wiqi, jadi Ruan Mingchuan mempersilahkan Jing Yiran meletakkan bidak yang pertama. Jing Yiran mengambil satu bidak weiqi kemudian meletakkan di tempat aman agar masih menjaga etiket.
Melalui permainan wiqi bisa di lihat bahwa Jing Yiran menghormati Ruan Mingchuan, jadi Ruan Mingchuan hanya tersenyum tapi tidak mengatakan apa-apa selain mengambil satu kemudian menempatkannya juga.
__ADS_1
Untuk sementara di ruangan dalam aula itu hanya ada suara-suara weiqi yang jatuh satu demi satu menunjukkan keseriusan dua orang yang sedang bermain.
Saat sudah sepuluh gerakan, dan keduanya masing-masing sudah bermain lima kali percobaan maka masih menunjukkan permainan yang damai. Tepat saat itu Ruan Mingchuan angkat bicara, perkataannya sangat lembut dan juga menenangkan seperti para taois.
Ruan Mingchuan bertanya pada Jing Yiran. "Kamu tadi mendengar pembicaraan ku dengan Yi Chen."
Perkataan itu bukan seperti pertanyaan ataupun pernyataan, karena suara Ruan Mingchuan seperti angin yang tenang jadi sulit untuk menentukannya, jadi Jing Yiran mau tidak mau mengangguk.
Jing Yiran tertawa tipis. "Tidak sengaja aku mendengar sedikit, maka ada banyak hal yang belum sempat aku dengar juga."
Tapi kenyataannya Jing Yiran tidak untuk tidak sengaja mendengarkannya, masih ada pilihan untuk pergi daripada menguping tamu penting Shao Yi Chen, tapi Jing Yiran lebih memilih untuk mendengarkannya diam-diam karena hal itu menyangkut dengan isi lamaran Lau Luo. Dan jika Ruan Mingchuan tidak sempat melihat Jing Yiran sempat menguping, dia akan percaya bahwa Jing Yiran tidak sengaja mendengarkan mereka.
"Kamu pasti tahu dari Yi Chen bahwa aku juga seorang peramal."
Jing Yiran mengangguk. "Shifu sering membicarakan tentang pendeta taois Mingchuan. Karena itu selama kultivasi tertutup selama dua ribu tahun setelah anda keluar, aku tidak terlalu terkejut karena pendeta taois persis seperti apa yang di bicarakan Shifu sebelumnya."
Ruan Mingchuan membayangkan ketika Shao Yi Chen membicarakannya di belakangnya, dia hanya mengeryitkan keningnya sedikit.
"Selama tiga puluh hari, bintang bintang di selimuti asap tebal. Manik-manik di Shanmen bergetar, dan tiga belas pilar bergetar. Patung kuil terasa lembab juga dingin dari hari biasa. Selama tiga puluh hari semua bintang-bintang menyatu menjadi bintang besar yang paling gelap." Ruan Mingchuan menjelaskan alasan keluarnya dia dari kultivasi tertutup dari waktu dua ribu tahun terakhir.
__ADS_1
Ruan Mingchuan lalu mengangakat sedikit sudut matanya dan melihat ekspresi dalam kelumpuhan wajah Jing Yiran yaitu di wajahnya yang pucat, ada jejak ekspreksi yang acuh tak acuh dengan apapun yang ada di depannya.
Dia akhirnya bertanya pada remaja itu. "Kamu tahu apa artinya dari ramalan yang aku katakan tadi?"