Legenda Penguasa Dunia

Legenda Penguasa Dunia
Berkumpul Di Kota Alpa


__ADS_3

Saat Arthur ingin melangkah turun dari arena, dia di kepung oleh puluhan pendekar peringkat perak tingkat 1 yang tidak terima keputusan Ace seperti Delon.


“Apa yang kalian inginkan?.” ucap Arthur yang mulai kesal menatap puluhan pendekar yang ingin mencari masalah dengannya.


“Kami ingin membunuh mu!” kata salah satu orang yang ada di depan Arthur sambil mengarahkan pedangnya.


Evan dan Elien ingin menghentikan pertarungan tetapi mereka di cegah oleh Ace, karena Ace merasakan hal buruk yang akan terjadi.


“Kenapa kakek menghentikan kami?.”


Elien berusaha mendatangi Arthur tapi tangannya dipegang Ace.


Arthur hanya berdiri dengan tenang tanpa rasa takut pada semua pendekar yang ada di sekelilingnya.


“Apa kalian tidak bisa merasakan kehadiran mereka?.” berbicara pelan sambil menatap Elien dan Evan bergantian.


“Tidak.” Evan dan Elien menggelengkan kepala bersama, mereka berdua tidak bisa merasakan kehadiran orang yang di bicarakan Ace.


“Apapun yang terjadi, kalian berdua harus tetap di dekatku.” kata Ace sambil melihat sekeliling mencari keberadaan orang yang mengawasi mereka.


Arthur sudah sadar dari awal, saat pertarungan dengan Delon di mulai. teman-temannya sudah mengawasi pertarungan mereka.


Arthur baru ingat kalau dia meminta mereka berkumpul di kota alpa, setelah berpisah 2 tahun lalu dengan temannya saat berpetualang bertemu membunuh monster dan siluman yang ditemui.


Lima orang berlari menyerang Arthur tetapi langka mereka terhenti saat kepala mereka lepas dari tubuhnya, ada seorang yang menyerang mereka dengan kecepatan yang sangat tinggi.


“Pasti ini perbuatan Spike, karena dia selalu tidak sabaran.” gumam Arthur sambil menepuk dahinya.


“ketua, apa anda melihat yang terjadi barusan?.” tanya Evan yang mulai takut, menatap lima pendekar yang terbunuh dengan mudah.


Ace, Elien dan Evan menahan nafas melihat kejadian di hadapnnya begitu cepat, selama ini mereka belum pernah bertemu dengan orang yang dapat melakukan itu dengan mudah.

__ADS_1


“Aku tidak melihatnya, seperti ucapan ku tadi jangan ada yang mendekat ke sana!.” Ace yang gelisa, dalam pikirannya mungkin ini adalah akhir dari benteng alpa.


Puluhan orang yang ada disitu tidak tinggal diam, melihat yang terjadi didepannya. mereka semua menyerang dari semua arah tetapi mereka tidak sempat mengarahkan senjatanya ke Arthur.


Satu persatu orang yang ingin menyerang Arthur, mati terkena serang oleh orang yang tidak diketahui.


Ace, Evan dan Elien hanya terdiam menyaksikan terbunuhnya semua anggota yang ingin menyerang Arthur.


“Apa sebenarnya yang terjadi?.” keringat Evan mulai bercucuran dari tubuhnya begitu juga Elien dia tidak bisa menyembunyikan rasa takutnya.


Empat orang yang tidak dikenal berjalan ke arah Arthur, semua anggota kelompok alpa sudah dibunuh tanpa tersisa. hanya Ace, Evan dan Elien yang selamat karena tidak menyerang Arthur.


Mereka berempat langsung berlutut di depan Arthur sambil tersenyum. Ace, Evan dan Elien hanya bisa menatap dan mempertanyakan siapa sebenarnya Arthur.


Empat orang yang berlutut itu adalah teman-teman Arthur yang dia temui saat berpetualang mencari tahu keadaan dunia.


“Bagaimana keadaan kalian?.” ucap Arthur sambil melihat mereka berempat secara bergantian.


“Kalian semua berdiri!, kita semua adalah teman.” ucap Arthur, mereka semua berdiri dan memeluk Arthur.


Ace merasa kalau situasi sudah aman, dia memberanikan diri untuk mendatangi Arthur yang sedang bercerita dengan teman-temannya di ikuti Evan dan Elien yang berjalan dibelakang.


“Siapa sebenarnya kamu?.” ucap Elien yang berdiri di belakang Ace.


“Ketua, sebelumnya saya minta maaf. semua terjadi karena kesalahan saya.” Arthur merasa bersalah pada Ace.


“Tuan Arthur, buat apa anda minta maaf!.” Spike mulai kesal, tetapi Arthur dapat menenangkannya karena Spike sangat menghormati Arthur.


“Ketua, perkenalkan saya Arthur pemimpin Asosiasi Langit Biru." Arthur memperkenalkan diri dan juga temannya satu persatu kepada Ace.


Di sebelah kiri Arthur ada Kris sebagai pengambil keputusan jika Arthur tidak ada, karena Arthur sudah sangat dekat dengan Kris dan sekaligus sahabat pertama Arthur saat terjadinya kekacauan.

__ADS_1


Kris memiliki keahlian dalam bidang produksi senjata dan benda yang lain, dia salah satu penempa senjata yang ada di Asosiasi


Rachel, penanggung jawab atas semua anggota yang ada di Asosiasi Langit Biru dan dia yang mengawasi semua anggota yang ada.


Spike sebagai petarung garis depan yang menghabisi semua musuh, kemampuan dan kekuatan tubuhnya tidak perlu di ragukan lagi. sedangkan Jave dia memiliki kemampuan di bidang obat-obatan dan dia mampu membuat pil yang hebat.


Mereka berempat memiliki kemapuan bertarungnya tidak kalah dengan Arthur.


Seluruh anggota Asosiasi Langit Biru memiliki kemampuan bertarung yang cukup bagus. Tidak dapat dibandingkan dengan pendekar peringkat emas yang ada di kelompok Alpa.


“Apa tujuan kalian? apa kalian akan membunuh kami semua?.” tanya Ace melihat Evan dan Elien yang khawatir.


“Kami tidak membunuh sembarang orang.” ucap Kris dengan tegas sambil menatap Ace.


“Terus yang kalian lakukan itu apa?.” Elien menunjuk ke arah tumpukan mayat yang ada di dekat mereka.


“Jadi membiarkan mereka menyerang tuan kami?.” Spike tertawa, menurutnya semua yang membahayakan Arthur akan dihabisinya.


“Arthur adalah pemimpin kami, itu sudah kewajiban kami untuk melindunginya.” ucap Rachel.


Arthur menghentikan perdebatan antara mereka dan menjelaskan tujuannya untuk membangun kota Alpa kembali karena mereka akan melawan dunia luar.


Mereka akan menghadapi manusia dan mahkluk lain yang akan mengancam keselamatan mereka. jadi mereka membutuhkan tempat untuk membangun kekuatan tempur.


Setelah mendengar Arthur akhirnya mereka semua menjadi tenang, tapi Ace belum melupakan kejadian yang terjadi hari ini. hampir semua pendekar yang ada di kelompok Alpa terbunuh dalam sekali serangan.


***


Terima kasih sudah membaca.


Dukung dengan Like dan Vote.

__ADS_1


__ADS_2