Legenda Penguasa Dunia

Legenda Penguasa Dunia
Rumah Di Tengah Hutan


__ADS_3

Di mata mereka, Arthur terlihat seperti pemuda biasa yang baru belajar menjadi pendekar. Arthur tidak khawatir diikat dengan tali karena dia bisa melepaskan diri kapanpun saat dia mau.


Setelah mengikat semua rombongan pedagang, para perampok menuntun merka memasuki hutan. Suara isak tangis tahanan memenuhi udara, selain Arthur, mereka semua diselimuti ketakutan.


Arthur menghela nafas panjang dalam perjalanan tersebut, sebelum menghabisi mereka semua.


Arthur terus merenung sepanjang perjalanan, dia berpikir banyak nyawa yang akan hilang ketika mereka tiba di markas perampok.


Arthur memperhatikan perampok yang ada disekitarnya, dia bersiap untuk membunuh semua perampok yang ada.


Sekitar 40 perampok yang yang sedang menjaga mereka, tetapi tidak semuanya yang memperhatikan Arthur.


Arthur mengeluarkan pistolnya dengan cepat menembak semua perampok yang ada di sekitarnya tanpa menimbulkan suara.


Pistol yang di gunakan Arthur sudah di pasang peredam suara, dia tahu itu akan sangat berguna untuk membunuh musuh tanpa diketahui.


Satu persatu perampok tumbang, perampok yang melihat mencari asal serangan yang membunuh rekan mereka. Belum menemukan orang yang menyerang mereka sudah ikut tumbang dengan ke adaan tidak bernyawa lagi.


Tidak membutuhkan waktu lama semua perampok mati di bunuh Arthur. Para rombongan pedagang bingung dengan yang terjadi di hadapan mereka. Para gadis berteriak tetapi cepat di tenangkan oleh rombongan pedagang lain.


Pemimpin rombongan pedagang dan sebagain orang mengetahui itu semua perbuatan Arthur yang membantai semua perampok yang ada membuat dirinya takut.


Pemimpin rombongan memberanikan diri untuk berterima kasih ke pada Arthur, sebelum memohon sesuatu padanya.


“Pendekar, aku akan memberikan anda sebuah kereta kuda. Namun, bisakah kita berpisah jalan setelah ini?.”


Arthur merasa heran dengan permintaan pemimpin rombongan, dia meminta penjelasan yang lebih rinci.


Setelah ragu selama beberapa waktu akhirnya pimpinan pedagang itu menjelaskan bahwa banyak orang dari rombongannya menjadi sangat takut dengan tindakan Arthur membunuh semua perampok dan menolak menempuh perjalanan bersamanya.

__ADS_1


Arthur memahami dan bisa mengerti alasan sebagian rombongan anggota ini menjadi takut berada di dekatnya.


“Aku sudah berusaha membujuk anggota rombongan yang lain namun mereka bersikeras, aku khawatir terjadi konflik jika memaksakan dan juga ada sebuah kota di dekat sini, kami akan menyewa pengawalan di sana. Anda tidak perlu mengkhawatirkan kami.”


Arthur menghela nafas panjang, melihat tekad rombongan pedagang sudah bulat, dia tidak berusaha membujuk mereka lebih jauh.


Arthur hanya tersenyum tipis, tidak berkomentar apapun sebelum membalikan badannya.


Dia tidak menerima kereta kuda pemberian pemimpin pedagang, karena dia akan berlari agar cepat sampai di ibu kota. Rencananya untuk bersantai sepanjang perjalanan gagal akibat serangan perampok, hari yang tenang tidak pernah di temui.


Rombongan pedagang sudah pergi meninggalkan Arthur sendirian, dia memutuskan memanggil Ethan keluar dari cincin.


“Ada yang bisa saya bantu, tuan?.” tanya Ethan sambil membungkukkan badan dengan hormat.


“Sepertinya naik naga cukup bagus untuk menikmati pemandangan dari atas.” Batin Arthur tersenyum penuh makna.


Ethan yang melihat merasa bingung dengan tindakan Arthur yang tersenyum tanpa berbicara padanya.


Arthur yang sedang melamun tersadar dengan suara Ethan yang memanggilnya.


“Bisakah kamu mengantarkan aku ke ibu kota ?, aku sudah di tinggal oleh kereta kuda rombongan pedagang.”


“Baik tuan, dengan senang hati.”


Ethan berubah bentuk menjadi naga hitam yang cukup besar yang dapat meratakan satu kota dengan sekali tarikan nafas.


Ethan yang berbentuk naga meminta Arthur untuk naik ke atas punggungnya, dengan cepat Arthur langsung melompat ke atasnya. Tubuh besar Ethan yang kuat sempat ingin jatuh saat Arthur tiba-tiba melompat ke atas tanpa memberi tahunya.


Arthur sudah naik di atas punggung Ethan, kemudian naga hitam mengepakkan sayap hingga menghembuskan angin kencang yang membuat pohon disekitarnya tumbang.

__ADS_1


Arthur terbang bersama Ethan yang dia tunggangi sebagai naga hitam, kemudian mereka melintasi langit yang cerah menuju ibu kota kerajaan Asion dengan kecepatan tinggi.


Hujan turun begitu deras, membuat Ethan tidak bisa terbang dengan cepat. Arthur memandang langit dia pikir hujan akan berlangsung cukup lama. Dia meminta Ethan untuk berhenti saat mereka melihat sebuah rumah di tengah hutan.


Arthur mendekati rumah dan di ikuti Ethan yang kembali ke wujuh manusianya.


“Kita periksa, apa ada orang dalam rumah ini.” Arthur di ikuti Ethan berjalan mendekati rumah yang ada di tengah hutan.


Ketika Arthur memasuki rumah tersebut, dia menemukan seorang perempuan yang terlihat berusia sekitar tiga puluh tahun sedang membersihkan rumah.


Perempuan itu kaget melihat kemunculan Arthur yang tiba-tiba, namun dengan cepat kembali tenang. Ini pertama kalinya dia tidak bisa menyadari hawa keberadaan orang, dia merasa Arthur sanagt berbahaya.


“Apakah anda ingin kan? Maaf, aku sudah lama tidak mendapat tamu jadi aku sedikit terkejut.” ucap perempuan itu dengan hati-hati


Arthur mengangguk, dia mengatakan bahwa dirinya membutuhkan tempat untuk berteduh dari derasnya hujan. Perempuan tersebut langsung terlihat kebingungan.


“Maaf, tapi aku tidak memiliki kamar untuk anda.” wanita itu menolak Arthur dengan halus.


“Tidak masalah, kami hanya akan menunggu hujan berhenti lalu pergi.” Arthur lalu memanggil Ethan yang sedang berdiri di luar.


Perempuan itu merasa kalau Ethan juga sangat berbahaya, terutama saat menyadari masing-masing dari mereka tidak membawa senjata.


“Namanku Karina, ini adalah rumah ku, meskipun sederhana semoga nyaman.”


Arthur menyadari saat wanita itu mendekatinya, sekilas perempuan dihadapannya tidak berbeda dengan Elf lainnya tetapi kulitnya berbeda dari kebanyakan Elf.


Arthur langsung menangkap bahwa perempuan ini berasal dari bangsa Dark Elf.


***

__ADS_1


Terima kasih sudah membaca.


Dukung dengan Like dan Vote.


__ADS_2