Legenda Penguasa Dunia

Legenda Penguasa Dunia
Ep 66. Kisah Ruby


__ADS_3

Seorang Nenek berlari keluar desa sambil menggendong anak kecil berumur 9 tahun, mereka berdua sedang dikejar oleh seeokor serigala yang kelaparan.


" Aku harus menyelamatkan cucuku satu-satunya." Nenek itu berlari sambil menggendong gadis kecil di punggungnya, gadis kecil itu adalah Ruby yang mengenakan bertudung berwarna merah.


Nenek yang sedang menggendong Ruby tidak kuat berlari lagi dengan usianya yang sudah cukup tua tidak memungkinkannya untuk terus berlari.


Ruby kecil menangis ketakutan melihat seekor serigala besar seukuran dengan tubuh manusia dewasa.


Pria tua mendengar tangisan Ruby, dia seorang kakek pemburu yang sedang mencari hewan di hutan. kakek itu berlari sambil memegang busur menuju asal suara.


" Aku harus menyelamatkan mereka." kakek pemburu itu melihat seorang wanita tua bersama dengan gadis kecil menjadi mangsa serigala.


Kakek itu menarik busurnya melepaskan anak panah dari jarak yang tidak jauh dari serigala berdiri, anak panah itu mengenai perut serigala hingga tumbang di tanah.


Kakek pemburu menyelamatkan Si Kecil Bertudung Merah dan neneknya dari amukan serigala, kakek itu membawa Ruby dan neneknya kembali ke rumah tempat dia tinggal dan akhirnya mereka pun hidup bahagia.


kakek tua itu bernama Roner, dia adalah mantan jendral pasukan yg. Roner berhenti dari pasukan karena umurnya sudah tua, dia pikir tidak kuat lagi untuk bertarung melindungi kerajaan.


Dia hidup sendiri di hutan semenjak kematian istri dan anaknya akibat peperangan dua kerajaan yang saling merebut daerah kekuasaan.


Roner melihat Ruby kecil dengan cukup senang, jika keluarganya masih hidup mungkin dia sudah memiliki cucu yang seumuran dengan Ruby.


Serigala besar itu menyimpan rasa dendam atas kejadian ini dan tidak akan melupakan luka yang ada di perutnya. Sang serigala yang terkena panah tidak benar-benar mati melainkan menahan rasa sakit serta malu karena luka di perutnya.


Ternyata sosok serigala yang terluka ini merupakan Raja serigala di antara serigala di hutan yang memiliki kawanan yang buas.


Roner melatih Ruby menggunakan tombak dan sesekali mengajaknya pergi berburu di hutan, dia ingin Ruby bisa menjaga diri saat dia pergi meninggalkan mereka nanti.

__ADS_1


Ruby tergolong anak yang cerdas dia mampu mempelajari dengan cepat gerakan yang di ajarkan Roner, di kehidupannya ini Roner sangat senang bisa memiliki murid yang bisa di ajarkan jurus miliknya.


" Guru selanjutnya kita latihan apa ?." tanya Ruby yang antusias dengan pengalaman yang di dapat dari Roner, Mereka berdua sangat dekat seperti cucu dan kakek.


" Waktunya makan siang, kalian berdua kemari." panggil nenek Ruby mengajak Ruby dan Roner untuk makan.


Ruby dan kedua orang tua itu makan sambil sesekali bercerita, kehangatan dari kakek dan nenek yang ada di rumah membuat Ruby sangat bahagia.


Suatu malam yang gelap ketika bulan tak terlihat tepat umur Ruby genap 10 tahun, mereka sedang merayakan bertambahnya umur Ruby di sana banyak makanan kesukaannya.


Ruby tidak pernah membayangkan kalau ini adalah malam terakhirnya bisa berkumpul bersama kakek dan neneknya, tiba-tiba terdengar suara serigala mengaum dari luar rumah.


" Kalian berdiri di belakangku." ucap Roner sambil mengawasi sekeliling, tembok rumah kayunya mulai hancur di serang oleh kawanan serigala.


" Ruby kecil kamu harus tetap hidup, perjalananmu masih panjang." ucap nenek Ruby sambil menyamakan posisinya dengan Ruby.


Ruby menangis tetapi neneknya berusaha menenangkan, dia meminta Ruby untuk lari lewat jendela yang ada di belakang rumah.


Seorang raja serigala memimpin gerombolannya dan menyerang desa untuk balas dendam karena luka yang di berikan Roner.


" Kamu harus bersembunyi." ucap Roner sambil terus meyakinkan Ruby, dia berpikir tidak sempat lagi untuk membiarkan Ruby lari.


Akhirnya serigala berhasil masuk kedalam rumah, Roner mengambil tombak miliknya menusuk satu per satu serigala yang datang.


Roner pun terbunuh dalam upayanya menyelamatkan nenek Ruby, mereka berdua mati di gigit oleh kawanan serigala yang sudah memenuhi rumah.


Roner tidak sanggup melawan puluhan serigala yang masuk dalam rumah, jika dia masih muda mungkin saja dia sudah membunuh semua serigala itu.

__ADS_1


Sebelum serigala masuk, Roner menyembunyikan Ruby di ruang rahasia yang ada di bawah lantai. Ruby hanya bisa mengintip di balik celah lantai sambil menutup mulutnya agar tidak menimbulkan suara.


Semua ini terjadi di depan mata Ruby yang masih kecil, dia melihat kakek dan neneknya di cabit-cabit oleh serigala.


Kejadian tersebut membuat gadis polos ini menjadi gila, Ruby melihat sebuah sabit yang ada di lantai bawah tempat dia bersembunyi. itu sebuah sabit pusaka peninggalan keluar Roner.


" Aku akan bunuh kalian semua." gumam Ruby sambil membuka pintu di bawah lantai, dia berjalan mendekati serigala yang sedang memakan tubuh orang tersayangnya.


Dengan sabit di tangan dan kemapuan tenaga dalam yang di ajarkan oleh Roner, dia mengayunkan hingga serigala tersebut menjadi terbelah.


Ruby membunuh semua serigala yang ada di dalam rumahnya, dia memainkan sabitnya dengan lincah walaupun sabit itu lebih besar dari tubuhnya.


Puluhan serigala dia bunuh satu persatu, tubuh Ruby juga sudah ada beberapa luka gigitan dan cakaran serigala.


" Aku tidak akan mati disini." Ruby tetap berusaha berdiri menahan rasa sakit di sekujur tubuhnya, di dalam pikirnya hanya membunuh semua serigala yang ada.


Ruby terus bertarung hingga tersisa dirinya dan Raja serigala penguasa hutan tersebut, Raja serigala melompat sambil berusaha menggigit tubuh Ruby yang kecil tetapi Ruby masih bisa menghindari serangan itu dengan tubuh yang sudah tidak kuat berdiri.


" Gelombang angin."


Ruby menyerang dengan sabit dan mengalirkan tenaga dalam ke sabit, serangan tersebut membentuk pisau angin dan serangan sabit itu membuat Ruby berlari maju ke arah depan.


****************************************


Terima kasih sudah membaca.


Dukung dengan Like, vote dan komen ya?.

__ADS_1


****************************************


__ADS_2