
Energi jiwa atau biasa disebut kekuatan jiwa adalah sumber energi sihir, yang digunakan untuk mengaktifkan berbagai mantra sihir.
Energi ini secara alami mengalir di lingkungan dan ada di dalam setiap tubuh makhluk hidup, setiap orang dapat menggunakan sihir sampai batas tertentu, tergantung tingkat kekuatan jiwa yang dimiliki.
Dan untuk menentukan tingkatan kekuatan seorang pendekat di bagi beberapa peringkat yaitu perunggu, perak, emas, emas hitam dan hitam atau biasa disebut legend dan setiap peringkat memiliki 5 tingkatan.
Setelah menjelaskan, Ace meminta Arthur untuk memikirkan sedang menyimpan dan mengambil benda dari dalam sebuah ruang yang sudah di simpan ke dalam ruang dimensinya.
Kekuatan jiwa ruang dan waktu tergolong sangat langkah mungkin hanya Arthur yang bisa menggunakan di dunia ini orang yang dapat mengendalikannya bisa mengalahkan pendekar peringkat emas dengan mudah.
“Tangkap buku ini dan coba kamu simpan ke dalam ruang dimensi milik mu” Ace melemparkan sebuah buku putih.
Setelah menangkap buku yang di lemparkan Ace padanya, Arthur mencoba memasukan buku yang dia tangkap ke dalam ruang dimensinya miliknya.
Terlihat tangan Arthur masuk kedalam sebuah portal kecil ke ruang dimensi miliknya, mencoba menyimpan dan mengambil kembali buku yang telah disimpannya.
Arthur berhasil mencoba menggunakan teknik penyimpanan ruang dimensi itu adalah salah satu sihir tingkat tinggi.
“Dunia asal ku hanya beberapa orang yang memiliki kekuatan jiwa itu termaksud aku, kami bisa berpindah kemana saja yang kami inginkan tetapi itu harus tempat yang sudah pernah dikunjungi.” Ace sedikit bercerita tentang dunianya.
Ace memberikan buku itu pada Arthur, itu adalah buku pedang dimensi yang mengajarkan semua teknik ruang dan waktu, menatap kearah buku yang dipegang Arthur.
Arthur bertanya-tanya kenpa Ace memberikan buku berhagar miliknya sembari menatap buku yang ada ditangannya.
Ace sudah tidak membutuhkannya dan tidak sembarang orang yang bisa mempelajarinya kecuali orang itu memiliki kekuatan ruang dan waktu.
“Terima kasih ketua.” ucap Arthur.
“Aku lupa, ini pedang milik ku. namanya pedang dimensi. kamu bisa gunakan untuk melindungi diri mu.” Ace memberikan pedang miliknya.
Ace tidak melihat pedang bayangan Arthur karena saat mengikuti Ace, Arthur menitipkannya pada Evan.
__ADS_1
“Kenapa ketua memberikan pedang ini juga?” Arthur masih bingung apa yang dipikirkan Ace.
“Mungkin hidupku tidak lama lagi. aku menyerahkan pada mu karena hanya kamu yang bisa menggunakannya.” mengajak Arthur keluar untuk mendaftar sebagai anggota kelompok.
“Ada yang bisa saya bantu ketua” Alice menyadari Ace menuruni anak tangga bersama Arthur.
“kamu bisa mendaftarkan Arthur sebagai anggota kelompok Alpa.” melihat kearah Arthur sambil menuruni tangga bersamanya, Ace berpikir Arthur tidak perlu lagi mengikuti tes untuk bergabung di kelompok miliknya.
“Boleh tahu tingkat kekuatannya ketua?” tanya Alice, sebelum mendaftar seharusnya mengikuti tes untuk mengetahui tingkat kekuatan anggota yang ingin bergabung.
“Pendekar peringkat Emas.” Alice dan Evan terkejut mendengar ucapan Ace.
Ace bisa merasakan kekuatan jiwa yang di miliki Arthur bahkan Arthur masih menekan semua kekuatannya.
Evan dari tadi menunggu Arthur keluar dari ruang Ace, karena penasaran yang akan terjadi padanya dan sekarang Arthur membuat dia terkejut.
Di benteng alpa hanya ada dua orang yang memiliki kekuatan pendekar peringkat emas yaitu Ace dan Elien merupakan cucunya serta memiliki pulahan anggota pendekar peringkat perak.
Kemudian Ace pergi kembali ke ruangannya
Evan mengembalikan pedang bayangan yang di minta Arthur untuk menjaganya, dia kesulitan mengangkat pedang bayangan milik Arthur yang terasa berat.
“Evan siapa dia?” tanya Elien yang baru datang dan menghampiri Evan.
Evan memperkenal Arthur sebagai anggota baru pada Elien kemudian Arthur mengulurkan tangan untuk berjabat tangan.
“Aku Elien” tersenyum lembut sambil menjabat tangan Arthur.
Mereka semua kembali ke aula untuk melanjutkan cerita tetapi banyak orang yang tidak suka dengan keberadaan Arthur, mereka bertiga duduk di meja kosong dan Alice kembali bekerja.
“Permisi tuan Arthur, ini tanda pengenal anda sebagai anggota kelompok Alpa dan anda bisa menjalankan misi yang ada.” ucap Alice sambil menyerahkan tanda pengenal Arthur.
__ADS_1
Elien melihat tanda pengenal milik Arthur, bingung mengapa tanda pengenal yang diberikan kepada Arthur.
Tanda pengenal yang Elien di lihat adalah tanda pengenal untuk anggota yang memiliki kekuatan pendekar peringkat Emas yang berada dalam kelompok.
“Apa itu tidak salah?” Elien bertanya melihat tanda pengenal yang diberikan Alice pada Arthur. Dia bingung anggota baru bergabung sudah mendapatkan tanda pengenal anggota elit yaitu anggota yang memiliki kemampuan khusus.
“Tidak, itu benar. ketua sendiri yang menentukannya untuk Arthur." Alice menjelaskan kepada Elien.
Elien terdiam berpikir mengapa orang seperti Arthur memiliki kemampuan pendekar peringkat emas, padahal untuk mendapat tanda pengenal anggota elit harus mendapat pengakuan dari anggota yang lain.
Memang penampilan Arthur seperti pemuda yang lemah, tetapi di balik sosoknya itu adalah orang yang sangat berbahaya.
Tidak cukup lama datang Delon, dia salah satu pendekar peringkat perak. saat Delon memasuki aula matanya tertuju pada Elien, wanita cantik dan terkuat di kelompok.
Delon langsung menghampiri Elien, tetapi dia mulai kesal saat melihat Elien lagi asik bercerita dengan Arthur.
“Siapa dia?” Delon bertanya pada Elien dan duduk disampingnya, Elien memberitahu kalau Arthur adalah anggota baru di kelompok Alpa
“Punyamu?” Delon menatap tanda pengenal di atas meja yang ada di hadapan Arthur.
“ia” jawab Arthur dengan santai tanpa peduli dengan Delon yang sudah menatapnya kesal.
“Siapa yang mengujinya kenapa dia bisa mendapatkan tanda pengenal anggota Elit”
Delon berteriak kesal sambil melirik Elien, yang dia tahu kalau ingin mendapat tanda pengenal elit harus melawan setiap pendekar yang ada di kelompok.
Elien berusaha menenangkan Delon yang sudah terlihat tidak dapat menahan emosinya, semua pendekar yang ada di dalam ruangan mendukung Delon untuk menantang Arthur bertarung.
Delon ingin membuktikan kalau tindakan yang di lakukan Ace semuanya itu salah, Delon hanya menganggap Arthur pendekar lemah dari penampilan tubuh Arthur memang tidaklah besar.
***
__ADS_1
Terima kasih sudah membaca.
Dukung dengan Like dan Vote.