
Lili yang merasa penasaran meminta Arthur untuk menaruh telapak tangannya Iagi di atas bola kristal.
“Baiklah.” Arthur mengangguk sambil menaruh telapak tangan di atas bola kristal itu, namun kali ini masih tidak ada reaksi.
Lili merasa aneh, setelah Arthur kembali menaruh telapak tangannya di atas bola kristal, bola kristal itu tetap tidak menunjukkan reaksi apapun.
“Mungkin karena aku menekan kekuatan jiwa Jadi sampai kapanpun, bola kristal itu tidak akan menunjukkan reaksi apapun.”gumam Arthur sambil melepaskan tangannya dari atas bola kristal.
Sekali Iagi, Lilin mencobanya sendiri, dan itu dapat bereaksi padanya. Lalu, dia kembali meminta untuk mencobanya, tapi tetap tidak ada reaksi sama sekali.
Lili meminta bantuan pada rekannya yang ada dalam satu ruangan dengannya, mereka mencobanya dan bola kristal bereaksi pada mereka.
Setelah mencoba beberapa kali, mereka berdua saling memandang bola kristal itu dalam keadaan baik-baik saja.
Meminta Arthur mencoba lagi, namun tetap tidak ada reaksi. Lili dan rekannya juga tidak mengerti alasannya apa yang terjadi dengan bola kristal yang di sentuh Arthur
Lili akhirnya menyerah sembari menarik nafas panjang, dia akan membicarakannya dengan ketua guild. Sekarang, dia meminta Arthur untuk mengisi data diri.
Lili memberikan formulir pendaftarannya pada Arthur, di dalamnya terdapat kolom untuk diisi seperti nama, ras, senjata yang digunakan, dan sebagainya.
Arthur menatap kertas di tangannya, dia merasa terlalu banyak yang harus di isinya. menatap Lili dengan raut wajah lesu sembari bertanya apakah semuanya harus di isi.
Mengetahui Arthur tidak ingin mengisi semuanya, Lili berkata. “Kalau bisa, tapi itu tidak wajib. hanya nama saja yang dibutuhkan. tidak akan ada seseorang yang menganggapmu berbeda hanya karena tidak mengisi semua data. Jadi tidak perlu khawatir.”
“Baiklah.” Arthur tersenyum setelah mendengar semua itu, dia tidak mengisi semuanya dia hanya mengisi yang dibutuhkan.
__ADS_1
Setelah selesai mengisinya, Arthur mengembalikan formulir itu kepada Lili. Dia hanya membacanya sepintas. Mungkin, karena Arthur telah mengisi yang penting saja yaitu namanya.
“Baiklah, Tuan Arthur. Formulirnya sudah benar. Selanjutnya, silahkan teteskan darah diatas kartu ini.” Lili memberikan sebuah jarum pereka dan sebuah kartu putih.
Arthur pikir jarum ini tidak akan bisa menembus kulitnya, jadi dia sedikit mengalirkan tenaga dalam pada jarumnya.
Kemudian menusuk ujung jari telunjuknya dan meneteskan darah diatas kartu. Kartu itu menyerap darahnya, lalu berubah warna menjadi hitam pekat.
Lili terkejut ketika melihat perubahan warna pada kartu. Bukan hanya dia, tapi rekan yang disebelahnya yang terlihat mengeluarkan reaksi yang sama.
“Ada apa?.” Arthur mulai bingung, dengan kedua wanita yang sedang terkejut menatap sebuah kartu di atas meja.
Pertama kalinya Lili melihat kartu yang berubah warna menjadi hitam, biasanya hanya akan berubah jadi warna perak, tidak pernah sekalipun melihat ada yang berubah ke warna Iain selain perak.
“Tidak, ini hanya tidak biasa saja. Tapi, tidak apa-apa. Dengan ini, anda sudah resmi menjadi anggota guild, jadi kartunya bisa diambil besok.”
Arthur harus menunggu sampai besok sebelum menerima kartu miliknya. Karena pendaftaran selesai, dia ingin tahu informasi tentang guild dan petualang.
“Bisakah kau memberikanku informasi tentang guild dan pendekar yang menjadi petualang?.”
“Tentu saja. Pertama-tama, para pendekar yang bergabung menjadi petualang dibedakan dengan sistem rank, mulai dari rank terendah, yaitu E, D, C, B, A, dan yang tertinggi adalah rank S.” Kemudian Lili melanjutkan ucapannya setelah berhenti sejenak.
“Karena Tuan Arthur baru saja mendaftar, ranknya adalah E. Setelah menyelesaikan tugas, rank akan naik jika menyelesaikan misi satu tinggkat di atas rank sekarang dan juga berdasarkan ke kemampuan yang dimiliki.”
“Bagaimana penentuan pemilihan misinya?.”
__ADS_1
Arthur berpikir tidak bisa mengambil sembarang misi jika rank belum memenuhi syarat tertentu.
“Tuab Arthur bisa mengambil misi yang berada dua level di atasmu. Kamu hanya bisa menerima misi satu rank di atasmu kalau kamu sudah mencapai rank B ke atas.”
Arthur mengerti setelah mendengar penjelasan dari Lili, lalu Lili memberi saran untuk Arthur menganggap kalau orang yang ada di hadapannya lemah.
“Sebaiknya kamu membuat tim, Kamu bisa membuat party dengan dua orang anggota atau Iebih. Kamu juga bisa berpartisipasi di dalam misi di atas tiga rank atau Iebih. Tergantung dari anggota mu, kamu akan bisa mendapatkan misi berdasarkan rank tertinggi dari anggota mu.”
Satu tim, biasanya 5 orang bahkan lebih. Ada misi yang membutuhkan jumlah orang yang Iebih banyak, dalam misi yang seperti itu, bisa bekerja sama dengan tim lain membentuk grup, sehingga anggotamu cukup untuk mengisi persyaratan misi tersebut.
Biasanya itu adalah misi tentang penaklukan monster yang sangat kuat, atau misi skala besar membutuhkan banyak pendekar untuk bertarung bersama.
Dan Ada bermacam-macam misi, seperti mencari tanaman, pengawalan, penaklukan, dan masih banyak lagi, itu semua tergantung orang yang meminta bantuan pada guild.
Lili terus memberikan penjelasan selama Iebih dari 15 menit, Arthur sudah terbiasa mendengar penjelasan panjang sejak dulu, memang Arthur dapat dengan mudah mengingat semua penjelasannya dan juga dia sanggat cerdas.
Lili merasa tenggorakannya kering karena sudah cukup lama dia berbicara panjang lebar pada Arthur, ingin melanjutkannya tetapi Arthur merasa sudah cukup.
Arthur akan bertanya lagi jika masih ada yang belum di mengerti, terlihat Lili sudah cukup banyak berbicara memutuskan untuk meninggalkan ruangan itu.
***
Terima kasih sudah membaca.
Dukung dengan Like dan Vote.
__ADS_1