Legenda Penguasa Dunia

Legenda Penguasa Dunia
Pintu Besar Labirin


__ADS_3

Arthur mencoba pistol barunya dengan bantuan tenaga dalam mempercepat laju peluru yang ditembakkan.


Pistol yang di gunakan mengeluarkan medan listrik disekitarnya mendorong peluru menjadi lebih cepat dari gerakan monster kelinci yang dilihatnya.


Pistol yang ada di tangan Arthur merupakan senjata jarak menengah yang telah dimodifikasinya walaupun tidak sehebat ayahnya dalam merakit senjata.


Arthur menembak monster yang di lihatnya dengan pistol barunya, ternyata monster kelinci yang terkena tembakan di kepala membuat monster itu jatuh ke tanah dan tidak bernyawa lagi.


Arthur kembali memakan daging monster berharap dapat memiliki kemampuan dari monster yang di makannya, tetapi dia tidak lupa untuk membakarnya terlebih dahulu.


Arthur menyadari semakin dalam turun ke dasar labirin, dia akan menemukan monster yang lebih kuat dan memutuskan untuk memakan daging monster agar bertambah kuat.


Rasanya lebih baik dari pada saat memakan daging monster yang masih mentah walaupun masih terasa gosong di dalam mulutnya.


“Masih saja sulit.” Tubuh Arthur masih belum menerima daging monster yang masuk. Setiap kali Arthur memakan monster yang berbeda kekuatan jiwanya meningkat dengan pesat.


Arthur juga mempelajari langkah cepat seperti monster kelinci yang baru saja di makannya.


“Sudah waktunya aku berburu monster yang ada di labirin ini.” Arthur berjalan hingga bertemu manusia serigala yang pernah dia lihat sebelumnya.


“Hei, lama tidak berjumpa. Apa daging itu rasanya enak.” ucap Arthur setelah melihat manusia serigala itu sedang makan monster yang lainnya. Di dalam labirin hukum rimba berlaku, dimana yang kuat dapat memangsa yang lemah.


Manusia serigala menatap Arthur lalu berlari mendekati sambil mengayunkan tangannya dengan kuku yang panjang dan tajam.


Arthur menghindar dengan langkah cepat sebuah gerakan lompatan dengan memperkuat kaki, dia menghilang saat sebelum cakar manusia serigala mengenainya.


“Aku bukan lagi mangsa yang bisa kamu buru.” Arthur melompat sambil menembakan pistol ke arah manusia serigala di depannya.


Gerakan manusia serigala tidak kalah cepat dengan peluru yang di tembakan Arthur, dia dapat dengan mudah menghindari serangan Arthur.

__ADS_1


Arthur kemudian menarik pedang bayangan dan memotong tangan manusia serigala.


Tangan manusia serigala terputus dengan cepat Arthur berlari mengambil dan memakannya mentah-mentah.


“Rasanya sangat tidak enak, tapi entah kenapa rasanya jauh lebih enak dibandingkan daging yang lain.” ucap Arthur setelah memakan daging itu kemudian meminum air yang di simpannya dalam botol terbuat dari tanah.


Tubuh Arthur terasa menjadi kuat setelah beberapa saat memakan tangan manusia serigala, terlihat manusia serigala mengamuk dan berlari ke arahnya.


“Terlalu lambat.”


Arthur mengaliri pedang bayangan dengan listrik kemudian menebas leher manusia serigala dengan sekali gerakan.


“Aku akan pulang, aku pasti bertahan hidup lalu pulang. Mau mereka makhluk apapun itu, siapapun yang menghalangi ku. Pasti akan ku bunuh.” terlihat di mata Arthur penuh dengan kebencian.


Arthur mengambil kulit serigala untuk di jadikan baju karena baju yang dia gunakan sudah berlubang di mana-mana.


Arthur terus berjalan tetapi dia tidak menemukan jalan untuk naik dan memutuskan untuk turun ke bawah.


Arthur melanjutkan perjalannanya, dia tidak tahu berapa lama sudah terjebak di dalan labirin. AJarak pandang Arthur semakin berkurang saat terus turun ke bawah labirin.


Arthur berpikir kalau di tempat gelap dia mengeluarkan cahaya pasti dia akan jadi mangsa monster yang bisa melihat dalam gelap.


Arthur memutuskan untuk mengeluarkan batu cahaya sehingga dia dapat melihat disekitarnya.


Terlihat dua titik cahaya merah di depannya, Arthur mengarahkan batu cahaya itu kerarah titik dan sosok monster terlihat.


Arthur terkejut melihat kadal bermata merah berukuran besar mengeluarkan cahaya merah yang membuat terkena menjadi batu.


Cahaya itu mengenai Arthur, dengan cepat Arthur menyiram bajunya yang terkena cahaya kadal merah menggunakan air yang dia dapat sebelumnya dan di simpan dalam botol, hingga proses membatu terhenti.

__ADS_1


Kadal mata merah mendekati Arthur yang sedang bersembunyi dengan cepat Arthur mengayunkan pedangnya ke mata hingga membuat kadal mata merah tersebut buta.


Kadal itu terjatuh di tanah kemudian Arthur berjalan mendekati dan menusuk kadal itu tepat di kepala.


Arthur terus berjalan ratusan ribu monster berhasil di bunuh dan tidak lupa menyantapnya, dia hanya memakan jenis monster yang belum pernah di makannya.


Arthur berhenti berjalan saat melihat pintu besar, dengan kemampuan sihir ia menyentuh tanah membuat dinding yang menutupinya untuk berisitirahat sambil membuat peluru.


“Aku tidak tahu berapa banyak lagi lantai di labirin ini. Kalau di hitung dari tempatku terjatuh, kurasa ini sudah di lantai 60.”


Arthur menatap pintu besar yang di kanan kirinya terlihat patung besar menyerupai iblis bermata satu.


“Baiklah, aku harapan di sana ada jalan keluar.” gumam Arthur kemudian bangkit berdiri mendekati pintu besar itu.


“Aku akan kembali hidup-hidup dan siapapun yang menghalangi adalah musuh ku.” Arthur mengingat Rin yang berteriak dan menangis saat dia jatuh.


Rin adalah orang yang membuat Arthur untuk terus bertahan hidup di dasar labirin yang sangat berbahaya. Arthur sudah berdiri di depan pintu, terlihat ada tiga lubang yang kosong seperti kunci untuk membuka pintu.


Dia menyentuhnya mencoba menghancurkannya dengan kekuatan manipulasi sihirnya akan tetapi di malah mendapat serangan dari pintu tersebut.


Arthur melompat mundur setelah melihat dua patung yang berdiri di antara pintu retak dan sosok monster muncul di balik patung.


“Apa ini sudah lantai paling bawah.” gumam Arthur melihat dua monster besar berada di hadapannya.


Arthur menarik pedang bayangan di tangan kanan dan sedangkan tangan kirinya memegang pistol. Sudah siap untuk bertarung dengan kedua monster bertubuh besar yang ada di hadapannya.


***


Terima kasih sudah membaca.

__ADS_1


Dukung dengan Like dan Vote.


__ADS_2