Legenda Penguasa Dunia

Legenda Penguasa Dunia
Ep 74. Trombe Dewasa


__ADS_3

Di saat penduduk sedang terkena bencana kelaparan, seorang pahlawan datang kesini, mereka mendengar dari pahlawan yang menggenakan pakaian pelindung dan tombak di tangannya.


Pahlawan itu memberikan benih yang tersegel di reruntuhan di dekat sini, pahlawan itu menunjukan benih yang di dapat dari reruntuhan.


" Katanya itu merupakan benih ajaib." kepala desa berhenti sejenak sebelum melanjutkan.


" Benih ajaib yang tersegel ?." Arthur kembali berpikir.


Ratusan tahun para pahlawan berperang melawan Tanaman Trombe, musuh manusia bukan para monster dan iblis tapi masih ada banyak ras lain yang siap menyerang mereka.


Trombe sangat berbahaya tetapi beberapa ras sangat menyukai buah yang di hasilkan tanaman itu.


Pada awalanya para penduduk bergembira melihat tanaman tersebut tumbuh dan berbuah dengan cepat akan tetapi, tanaman itu tumbuh terlalu liar sampai ke pemukiman penduduk.


Saat penduduk mencari solusi, mereka mengingat sebuah legenda kuno yang ada di desa mereka, konon katanya, seorang alkemis yang ini membuat sebuah benih tanaman tapi entah kenapa benih tersebut di segel.


" Dan katanya, tanaman itu pernah menguasai wilayah sekitar sini sebelumnya." ucap kepala desa di hentikan Arthur.


" Tunggu sebentar, kalau memang ada legenda semacam itu, siapapun pasti akan curiga pada benih itu, kan ?." Arthur bingung dengan penduduk desa yang menerima begitu saja.


" Hanya karena pemberian dari seorang pahlawan, kalian kira benih itu aman, ya ?." ucapan Arthur membuat kepala desa dan penduduk yang lain menundukkan kepala merasa bersalah.


Para penduduk berlutut dihadapan Arthur, mereka berjanji akan segera melunasi biaya pengobatan serta pembasmian tanaman merambat tersebut.


" Kami mohon selamatkan desa ini." ucap kepala desa sambil bersujud beberapa kali.


" Memang menjengkelkan harus menyelesaikan masalah yang dibuat di bodoh itu, tapi karena sudah mendapat bayaran aku akan mengerjakannya."


Arthur berjalan keluar dari pengungsian penduduk di ikuti Rias dan Ruby dari belakannya.


" orang itu jangan-jangan ?." gumam kepala desa sambil melihat ke arah Arthur pergi, dia tidak tahu kalau Arthur adalah salah satu ke empat pahlawan.

__ADS_1


Mereka bertiga berjalan kaki menuju desa Lumber, mereka melihat tanah sekitar desa sudah menghitam di sekitarnya tanaman yang lain mati.


Sekarang desa Lumber seperti desa mati, tidak ada tanda-tanda kehidupan selain akar Trombe yang menjalar keseluruh bangunan desa.


Arthur berjalan mengikuti akar yang ada di sepanjang jalan desa hingga mengarahkannya di alun-alun tengah desa, di sana ada pohon besar yang berdiri kokoh.


Trombe sudah dewasa berbentuk pohon besar yang memiliki banyak buah seperti rambutan dengan cabang yang terus bergerak dan akar yang merambat untuk menyerap energi kehidupan dari tanah.


" Itu adalah induknya." gumam Arthur saat melihat Trombe dewasa.


Cabang Trombe mengarah pada Arthur, dengan cepat Rias mengayunkan sabitnya memotong semua cabang yang bergerak menyerang mereka.


Ruby maju semnyarang pohon yang sudah dekat dengannya, dia melompat menghindari semua serangan Trombe.


Empat cabang Trombe menyerang Ruby yang sedang berada di udara, dia memutar sabit di depan memotong cabang yang menghantamnya dari depan.


Ruby melompat mundur saat mengetahui dirinya tidak dapat maju lebih dekat, Arthur mengeluarkan tongkat berlian.


" Tuan Arthur, banyak sekali senjata yang anda miliki ?." ucap Ruby mendekati Arthur, Ruby sudah pernah melihat sabit yang pernah di gunakan untuk melawannya.


Pohon Trombe yang besar itu menyerang mereka yang sedang berdiri, dengan gerakan cepat Arthur memukul cabang yang mengarah pada mereka.


Arthur sangat lincah memainkan tongkat di tangannya, cabang yang terkena pukulan tongkat langsung hancur. Arthur mengalirkan tenaga dalan ke dalam tongkat miliknya sehingga apa saja yang tersentuh tongkat itu akan hancur.


" Sebaiknya kalian mundur."


Arthur meminta Rias dan Ruby untuk menjauh dari dirinya, Arthur ingin mencoba tongkat berlian yang baru saja diselesaikannya.


" Tapi Tuan Arthur ?." ucap Rias yang khawatir, berbeda dengan Ruby dia langsung melompat mundur menyadari kekuatan tongkat yang di pegang Arthur.


" Rias dengarkan kata tuan Arthur jika kamu tidak ingin terluka." teriak Ruby dari jauh, dia sudah mengatur jarak aman agar dapat melihat pertarungan Arthur.

__ADS_1


Rias akhirnya pergi mendatangi Ruby, yang sedang duduk di atas bangunan sambil memperhatikan Arthur yang mengayun tongkat mencoba beberapa gerakan sebelum maju menyerang Trombe.


" Apa kamu tidak khawatir pada tuan Arthur ?." tanya Rias saat sudah berada di sebelah Ruby.


" Yang harus kamu khawatirkan itu diri mu ?." jawab Ruby, menurutnya tidak perlu mengkhawatirkan tuannya.


Ruby tidak mungkin mengikuti Arthur jika dia lebih lemah dari pada dirinya, karena Ruby sangat mengagumi orang yang lebih kuat dari pada dirinya.


" Tapi tuan Arthur dalam bahaya ?." Rias terus berbicara, takut kalau tuannya terluka.


Ruby mulai kesal mendengar ocehan Rias dari tadi, belum menandakan akan berhenti berbicara.


" Tutup mulut mu kalau kamu tidak mau mati." ucap Ruby yang kesal, tubuhnya sudah mengeluarkan aura membunuh untuk menakuti Rias.


Ruby masih menunggu Arthur untuk mulai menyerang, fokus memperhatikan Arthur yang berdiri memegang tongkat berlian di tangannya.


Rias kembali berbicara, " berapa banyak senjata yang di miliki tuan Arthur, dan dari mana semua senjata itu. ?." tanya Rias sambil menunggu jawaban Ruby.


Ruby memutuskan untuk menjawab, " aku melihat ada tiga senjata yang pernah di keluarkan tuan Arthur dengan tongkat di tangannya." menunjuk tongkat berlian Arthur.


Ruby tidak tahu berapa jumlah senjata yang di miliki Arthur tetapi dia beranggapan kalau Arthur memilik banyak senjata yang disembunyikannya.


Ruby juga merasakan aura yang di miliki Arthur sangat berbeda dengan orang-orang yang dia temui selama ini, menurutnya Arthur pasti dengan mudah membunuh Trombe itu.


****************************************


Terima kasih sudah membaca.


Dukung dengan Like, vote dan komen ya?.


****************************************

__ADS_1


__ADS_2