Legenda Penguasa Dunia

Legenda Penguasa Dunia
Penginapan Di Tengah Hutan


__ADS_3

Tiga hari berlalu sejak Arthur resmi mendirikan perusahaan bernama Silver Link, mereka sudah meninggalkan kota Terion. Arthur mengajak Rias dan Ruby kembali melanjutkan perjalanan mereka yang cukup panjang.


Arthur menatap Ruby yang sering berbuat di luar dugaan seperti ingin membunuh siapa saja yang menyinggung atau membahayakan Arthur.


Berbeda dengan Rias, sifat lemah lembutnya selalu di tunjukan di depan Arthur tetapi lain halnya saat tidak dihadapan Arthur, dia bisa menjadi sosok yang berbeda.


Arthur yang sebelumnya merasa cemas dan khawatir karena Ruby terlalu berbahaya dari anak seusianya perlahan-lahan mulai berubah pandangan.


Ruby adalah salah satu pengikut yang baik dan penurut tetapi juga begitu menghormati dan setia padanya, membuat Arthur kini memandangnya sebagai gadis yang berbakat.


“Dunia sekarang adalah dunia yang kejam, tetapi selama kalian berlatih dengan giat maka setidaknya kalian akan bisa bertahan dan hidup dengan baik.”


Arthur memang tidak pernah menceritakan tentang dirinya, melainkan mengajari Rias dan Ruby menjadi gadis baik yang harus berpikir sebelum bertindak.


Arthur merasa sedikit canggung karena sikap Rias dan Ruby yang kekanak-kanakan selalu memeluknya jika hanya bersama dirinya, Arthur memahaminya usia mereka berdua masih muda.


Arthur menjelaskan dirinya akan selalu menghadapi bahaya karena memandang Rias dan Ruby sebagai gadis yang berbakat serta berani, berniat tidak akan membuat mereka berdua dalam bahaya.


“Tuan kalian ini bukan orang terhebat di dunia dan masih banyak kekurangan, tetapi aku harap kalian tidak menyesali telah mengikuti aku. Andai suatu hari ada yang membunuhku, kuharap kalian dapat hidup dengan baik tanpa memikirkan balas dendam, aku tidak membiarkan kalian hidup menderita di dunia yang kejam ini.”


Arthur berkata sambil tersenyum, mereka sudah sangat dekat. Arthur merasa kedua gadis itu akan selalu dalam bahaya jika terus mengikutinya. dia sudah pernah gagal untuk melindungi orang tuanya, sekarang berusaha mengumpulkan kekuatan untuk melindungi orang terdekatnya.


Biarpun Arthur sangat kuat tapi dia tidak pernah memperlihatkannya, Rias dan Ruby mengetahui bahwa Arthur selalu menyembunyikan semua kekuatan dan kemampuan yang di milikinya.


Arthur menyadari, kalau mereka tidak mungkin bisa bersama manusia karena mereka pasti akan menjadi musuh manusia.


Melihat manusia yang serakah dan menganggap sesuatu yang berbahaya harus di musnahkan, dari situlah rencana Arthur membuat markas yang dapat melindungi pengikutnya dengan menyatukan semua kekuatan yang bersedia berjuang bersamanya.

__ADS_1


Lembah bulan yang akan menjadi rumah baru dan sekaligus tempat mereka untuk berkumpul.


Arthur bukan hanya berhasil memimpin Asosia Langit Biru dalam tiga tahun, Arthur masih menyimpan banyak rahasia yang belum terungkap.


"“Tuan Arthur, kami hanya akan mengikuti anda dan tidak akan pernah mengikuti yang lain.”


Rias dan Ruby menolak bersamaan, bagi mereka Arthur hanya satu-satunya orang yang pantas dia panggil tuan, karena telah banyak berjasa pada mereka.


“Dunia ini tidak seperti yang kalian bayangkan. tidak ada salahnya hidup dengan baik, bahkan diriku ingin hidup dengan baik dan bebas melakukan apapun yang ku mau.”


Arthur berkata sambil mengelus kepala Rias dan Ruby dengan kedua tangannya, mereka berdua tersipu malu ketika Arthur mengelus kepalanya tetapi tidak berkata apa-apa, wajah yang memerah dan merasa senang dengan kehangatan yang di berikan Arthur.


Menurutnya dengan pengetahuan dan kekuatan yang diberikan Leonardo, Arthur akan mampu menguasai dunia dan melindungi pengikutnya.


Dia juga mendirikan Silver Link sebagai pemasok perlengkapan untuk mereka sendiri dan bisa mereka jual untuk mencari keuntungan.


Arthur yang mengambil alih kemudi tetap memacu kudanya di tengah hujan yang deras, Arthur sudah membuat atap di bagian tempat mengemudikan kereta kuda.


Hari semakin gelap dan hujan belum berhenti, angin malam berhembus semakin kencang disertai jarak pandang Arthur yang berkurang karena sudah malam.


“Sudah mulai malam dan hujan sangat deras, sebaiknya kita beristirahat di tempat itu.”


Arthur menunjuk sebuah penginapan sederhana dengan dua lantai yang berada di tengah hutan, memang jalur yang ditempuh mereka merupakan jalur perdagangan sehingga tidak jarang ada penginapan di sepanjang jalur perjalanan.


Hujan di sertai angin yang kencang membuat malam semakin dingin dan akan sangat berbahaya jika bermalam diluar, Arthur merasa tidak ada salahnya kali ini mereka beristirahat di tempat itu.


Arthur mengerutkan dahinya setelah berada di depan pintu masuk penginapan, terlihat penginapan yang sepi dan berdebu. Seharunya dalam keadaan hujan banyak pedagang yang akan menginap disitu.

__ADS_1


Sudah seminggu penginapan ini tinggal oleh pemiliknya, beberapa minggu keadaan hutan sangat berbahaya. Banyak monster yang menjadi agresif karena takut pemilik penginapan meninggalkan tempat itu.


Memang penginapan di tengah hutan sangat berbahaya, banyak monster dan bandit yang selalu mengintai.


“Sebenarnya apa yang terjadi dengan penginapan ini?.” batin Arthur saat memandang penginapan di hadapannya.


Arthur tidak memiliki pilihan lain selain menginapan di tempat itu, dia tidak mungkin melanjutkan perjalan di tengah malam dengan keadaan hujan deras.


Arthur tidak mengetahui apa yang terjadi di penginapan ini tetapi pastinya bukan sesuatu yang baik menurutnya.


“Sebaiknya kita masuk, udara diluar semakin dingin.”


Arthur berjalan masuk ke dalam penginapan yang cukup gelap, di dinding ada beberapa lilin yang masih bisa dipakainya.


“Apa yang kalian pikirkan ?, Ayo masuk.”


Arthur sudah menyalahkan beberapa lilin untuk menerangi penginapan, Rias dan Ruby masih berdiri diluar.


“Tuan Arthur, Apakah tidak sebaiknya kita melanjutkan perjalanan saja ?, Saya merasa tempat ini tidak aman.”


Rias sedikit takut sambil mengandeng Ruby yang sedang berdiri disampingnya, terlihat penginapan yang sepi dengan isi ruangan yang masih lengkap hanya saja dipenuhi debu.


Ruby tersenyum licik dan mulai menarik Rias masuk kedalam penginapan, Arthur menjelaskan bahwa tidak akan terjadi apa-apa dan tidak akan pergi kemana-mana hingga pagi menjelang.


***


Terima kasih sudah membaca.

__ADS_1


Dukung dengan Like dan Vote


__ADS_2